English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

🏅 IHSG Tembus 8.900 dan Kembali Cetak ATH

IHSG naik +0,84%, Pengendali Tambah ~8% Kepemilikan di MMLP Senilai Rp310 M. Kompilasi berita untuk hari ini.
open

🏅 IHSG Tembus 8.900 dan Kembali Cetak ATH

Photo by: Stockbit

Daily Market Performance 🚀

IHSGForeign FlowKurs USD/IDRGold
8.934 +0,84%+Rp590,9 miliar16.750 +0,06%4.456 +0,10%
OilCoalCPONickel
62,0 +0,31%106,9 +0,61%3.992 -0,55%17.003 +1,09%

👋 Stockbitor!

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencetak rekor all–time high (ATH) pada perdagangan Selasa (6/1) di level 8.940 sebelum ditutup di level 8.934 (+0,8%). Sejak perdagangan awal tahun ini, dari 1 hingga 6 Januari 2026 atau year to date (YTD), IHSG telah menguat +3,3%, melanjutkan kenaikan pada 2025 (+22%).

Kenaikan IHSG secara YTD didorong utamanya oleh 1) saham–saham sektor logam — terutama tembaga dan emas — serta 2) saham–saham konglomerasi. Top 15 kontributor terbesar terhadap kenaikan YTD IHSG dapat dilihat selengkapnya pada tabel di atas.

Penguatan harga saham–saham tembaga — seperti $AMMN dan $MDKA — dan juga emas — seperti $BRMS dan $ANTMberjalan seiring dengan reli harga komoditasnya. Harga tembaga di pasar spot mencetak ATH pada Selasa (1/6) ke level US$13.380/ton secara intraday sebelum melemah ke level US$13.293/ton per Selasa sore, menandai kenaikan +6,6% YTD setelah naik +44% pada 2025. Sementara itu, harga emas pada pasar spot telah menguat +2,9% YTD ke level US$4.452/oz per Selasa (6/1), setelah melonjak +63% sepanjang 2025.

Adapun, kenaikan saham–saham konglomerasi pada perdagangan awal tahun ini — seperti Grup Bakrie — juga melanjutkan tren yang berlangsung pada 2025.

Key Takeaway

Rangkuman reli harga komoditas logam beserta faktor–faktor pendorongnya telah kami tuliskan di Snips berikut: Logam Lanjutkan Reli, Emas & Tembaga Cetak ATH dan Harga Nikel Naik ke Level Tertinggi 9 Bulan.

Sementara itu, kenaikan IHSG selama 2025 terjadi seiring kenaikan jumlah investor di pasar modal. Berdasarkan data KSEI, jumlah investor yang memiliki saham (dan efek lainnya) mencapai 8,59 juta investor per akhir 2025, meningkat +34,6% YoY.

🏠 Pengendali Tambah ~8% Kepemilikan di MMLP Senilai Rp310 M

  • $MMLP: Pengendali Mega Manunggal Property, PT Saka Industrial Arjaya, membeli ~534,8 juta saham MMLP dengan harga rata–rata Rp580/lembar atau senilai total ~Rp310,2 M pada 30 Desember 2025. Setelah transaksi ini, porsi kepemilikan langsung PT Saka Industrial Arjaya di MMLP naik dari 83,67% menjadi 91,43%.
  • $UNTR: United Tractors mencatat penjualan alat berat merek Komatsu sebesar 306 unit pada November 2025 (-24% YoY, -12% MoM). Hasil ini membuat penjualan Komatsu selama 11M25 mencapai 4.305 unit (+3% YoY), setara 96% target 2025 yang telah di-downgrade ke level 4.500 unit (vs. 11M24: 95% realisasi tahunan). Market share turun ke level 21% selama 11M25 (vs. 11M24: 27%, 10M25: 22%), menandai market share kumulatif terendah setidaknya sejak 2024. Dari segmen kontraktor pertambangan, UNTR mencatatkan kenaikan volume produksi batu bara sebesar +8% YoY pada November 2025, sedangkan overburden removal turun -6% YoY. Selama 11M25, volume produksi batu bara dan overburden masing–masing turun sebesar -1% YoY dan -9% YoY.
  • $INCO: Vale Indonesia melakukan penyesuaian operasional dan memastikan kegiatan operasional tetap berjalan di tengah peninjauan rencana kerja dan anggaran biaya (RKAB) 2026 perseroan. Dirjen Minerba ESDM, Tri Winarno, mengatakan bahwa hanya terdapat beberapa koreksi teknis pada RKAB 2026 INCO. Sebelumnya, INCO mengumumkan bahwa RKAB 2026 belum mendapatkan persetujuan, sehingga kegiatan operasional pertambangan di seluruh wilayah IUPK akan dihentikan sementara hingga persetujuan tersebut resmi diperoleh. Namun, pemerintah telah memberikan relaksasi sementara di mana RKAB 2026 lama yang telah disetujui sebelum pergantian peraturan masih dapat digunakan sebagai acuan sementara dengan batasan produksi maksimal 25% dari rencana produksi 2026 hingga 31 Maret 2026.
  • $MARK: Direktur Utama Mark Dynamics Indonesia, Ridwan Goh, mengatakan bahwa pihaknya memproyeksikan pertumbuhan penjualan 2026 di kisaran double digit (vs. realisasi 9M25: -15% YoY). Proyeksi tersebut sejalan pertumbuhan permintaan sarung tangan global di kisaran +8%–10% YoY. Selain itu, perseroan melihat peluang peningkatan laba yang lebih baik melalui peningkatan produktivitas serta pengembangan inovasi produk baru. Perseroan juga berencana meningkatkan utilisasi produksi secara bertahap dari sekitar 13 juta pieces per tahun menjadi 14 juta pieces per tahun, dengan potensi peningkatan lebih lanjut.
  • $IATA: Pemegang saham MNC Energy Investments, PT Karya Pacific Investama (KPI), berencana melaksanakan penawaran tender sukarela atas ~535,4 juta (~1,71%) saham IATA dengan harga penawaran sebesar Rp99/lembar. Periode penawaran diperkirakan berlangsung pada 5 Februari–6 Maret 2026. Setelah transaksi, kepemilikan KPI berpotensi meningkat dari 48,79% menjadi 50,5% sehingga KPI akan menjadi pengendali baru IATA.

Top Gainer 🔥

$RAJA$KIJA$AMMN$SSIA
+16,02%+14,29%+10,71%+10,24%

Top Loser 🤕

$PNLF$ISAT$ENRG$MAPA
-8,38%-7,30%-4,72%-4,41%

 🔥 Hal lain yang lagi hot yang perlu kamu ketahui…

  • Harga tembaga kembali naik dan mencatatkan rekor tertinggi ke US$13.090/ton (+4,5%) per Senin (5/1). Kenaikan ini melanjutkan tren reli harga tembaga, didorong oleh meningkatnya kekhawatiran akan kekurangan pasokan serta ketatnya persaingan global di tengah pertumbuhan permintaan dari penerapan artificial intelligence (AI) pada data center dan kendaraan listrik (EV). Harga tembaga sendiri telah naik ~40% sepanjang 2025.
  • Direktur Utama PT Bank Jakarta, Agus Haryoto Widodo, mengatakan bahwa pihaknya telah memulai persiapan IPO dan menargetkan proses pencatatan saham pada awal 2027. Agus memproyeksikan bahwa potensi dana yang diperoleh dari IPO tersebut mencapai minimal Rp3 T. Adapun rencana IPO Bank Jakarta sendiri telah dicanangkan sejak 2024. Dalam kesempatan yang sama, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengatakan bahwa pihaknya telah meminta pemerintah pusat untuk menepati janji yang disampaikan pada Oktober 2025 terkait rencana penempatan dana saldo anggaran lebih (SAL) senilai Rp10–Rp20 T di Bank Jakarta. Pramono menjelaskan bahwa per November 2025, Bank Jakarta telah menyalurkan 100% dana penempatan senilai Rp1 T yang sebelumnya diberikan oleh pemerintah pusat, terutama kepada UMKM.
  • Kementerian Keuangan melaporkan pada Selasa (6/1), bahwa investor asing tercatat melakukan pembelian bersih (net foreign buy) obligasi pemerintah Indonesia sebesar US$388 juta pada Desember 2025, menandai inflow bulanan pertama sejak Agustus 2025. Hasil ini membuat. Sebelumnya, investor asing melakukan penjualan bersih (net foreign sell) selama September–November 2025 dengan total sebesar US$4,6 miliar, seiring meningkatnya kekhawatiran terhadap pergantian Menteri Keuangan, potensi pelebaran defisit fiskal, serta isu independensi Bank Indonesia. Selama 2025, net foreign buy pada obligasi pemerintah Indonesia mencapai US$337 juta, melanjutkan tren foreign inflow tahunan selama 3 tahun terakhir.
  • Pemerintah melalui PMK No.90/2025 resmi memperpanjang insentif PPN DTP bagi sektor properti sebesar 100% hingga akhir 2026. Insentif ini berlaku untuk pembelian rumah tapak dan rumah susun dengan harga jual maksimal masing–masing sebesar Rp2 M dan Rp5 M. Perpanjangan insentif ini menyusul pengumuman kelanjutan pembebasan pajak penghasilan (PPh 21) pada 2026 bagi pekerja di lima sektor padat karya dengan penghasilan bruto hingga Rp10 juta/bulan. Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengatakan bahwa kedua paket stimulus tersebut diberikan untuk menjaga pertumbuhan ekonomi Indonesia. Pada Oktober 2025, Purbaya menyebut bahwa insentif PPN DTP sebesar 100% akan diperpanjang hingga 2027.
  • Direktur Utama Medikaloka Hermina ($HEAL), Yulisar Khiat, membeli ~11,2 juta saham HEAL dengan harga Rp1.387/lembar pada 30 Desember 2025. Total nilai transaksi mencapai ~Rp15,6 M. Setelah transaksi ini, porsi kepemilikan langsung Yulisar Khiat di HEAL naik dari 6,35% menjadi 6,42%.

👑 MSCI, Target Harga, dan Ilusi Harapan di Forum Saham

"Padahal, di titik itu, kita sebenarnya bukan lagi mencari informasi, tapi mencari validasi." — Stockbiz8

Kutipan menarik dari komunitas Stockbit minggu ini

Dalam praktik investasi, banyak investor ritel sering terjebak mengambil keputusan berdasarkan informasi dari forum atau media sosial yang terdengar meyakinkan, padahal tidak semua informasi itu dapat dipercaya. Dalam tulisannya, Stockbiz8 menyoroti bahwa pola pencarian informasi ritel sering hanya mencari validasi atas posisi yang sudah dimiliki, bukan benar–benar mencari data yang obyektif. Ketika isu seperti potensi masuk MSCI tersebar, narasi sederhana dan target harga sering dipakai untuk memancing minat beli ritel tanpa membahas risiko atau ketidakpastian yang sesungguhnya, sehingga berpotensi menciptakan exit liquidity ketika harga sudah tinggi dan pelaku pasar lain keluar lebih dulu. Untuk memahami cara memilah informasi yang layak dipercaya dan menghindari jebakan narasi semacam ini, baca selengkapnya di sini!

Copyright 2025 Stockbit, all rights reserved. Anda menerima email ini karena terdaftar sebagai akun aktif di Stockbit dan/atau telah mendaftar melalui website Stockbit/Stockbit Snips.

Disclaimer:

Email ini dikirim oleh PT Stockbit Sekuritas Digital ("Stockbit"), perusahaan efek yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Semua konten dalam email ini dibuat untuk tujuan informasional dan bukan merupakan rekomendasi untuk membeli/menjual saham tertentu. Always do your own research.

Selanjutnya, semua keputusan investasi nasabah mengandung risiko dan adanya kemungkinan kerugian atas investasi tersebut. Seluruh risiko investasi bukan merupakan tanggung jawab Stockbit melainkan menjadi tanggung jawab masing-masing nasabah.

Domain resmi Stockbit adalah https://stockbit.com/ dan semua informasi yang dikirimkan oleh kami akan menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit dan/atau alamat email yang diakhiri "@Stockbit.com". Semua pemberian Informasi Rahasia kepada pihak–pihak yang mengatasnamakan Stockbit namun tidak berasal dari atau tidak menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit merupakan tanggung jawab pribadi pihak pemilik Informasi Rahasia dan kami tidak bertanggung jawab atas setiap penyalahgunaan Informasi Rahasia yang dilakukan oleh pihak–pihak yang mengatasnamakan Stockbit yang tidak berasal dari atau tidak menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit.


Want to change how you receive these emails?
Unsubscribe here

0 komentar:

Posting Komentar

Terima kasih atas komentar anda

 
Copyright © Faceblog Blogger Theme by BloggerThemes & newwpthemes Sponsored by Internet Entrepreneur