English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

$1 eBay Live Auctions: Tech, Pokémon, LEGO & More 

0 komentar

SPONSORED

DealNews   1784793118-product-trimmed

48 Hours of Live Auctions. Deals Start at $1.

Shop rapid-fire live auctions featuring tech, collectibles, luxury accessories, sneakers, and more.

Explore the Live Events

★ Spotlight Deal

eBay Live 48-Hour Tech Deals

eBay Live 48-Hour Tech Deals

From 1:30 pm ET, QuickShip Electronics will start bids at just $1 on iPads, monitors, headphones, and action cameras from brands like …

Starting bids at $1, from 1:30pm

More Deals

Milwaukee Tool Deals on eBay Live

Milwaukee Tool Deals on eBay Live

From 8pm ET today, R&E Tools and Home will host a live auction on a range of Milwaukee …

Deals from $1, from 8pm
Designer Flash Sale on eBay Live

Designer Flash Sale on eBay Live

Neon Luxury is running a live eBay auction event from 7 pm ET today, with bids on …

Deals from $1, from 7pm
IceTime Diamond Watch Flash Sale on eBay Live

IceTime Diamond Watch Flash Sale on eBay Live

eBay Live's Luxury Watch Flash Sale goes live at 4:30pm with the opening bids on a …

Starting bids at $1, from 4:30pm
eBay Live 48-Hour Designer Sunglasses Flash Sale

eBay Live 48-Hour Designer Sunglasses Flash Sale

From 10:30 am ET today, Bolt Luxury is hosting a live eBay auction event on women's …

Deals from $1, from 10:30am
eBay Live 48-Hour Handbag Deals

eBay Live 48-Hour Handbag Deals

From 2:30 pm ET, Design Of WallStreet is running a live eBay auction event with $1 …

From $1, from 2:30pm

Follow Us

Facebook Instagram X TikTok YouTube
App Store
Google Play

DealNews.com, Inc. | PO Box 1567, Huntsville, AL 35807

© 2026 DealNews® disclaims responsibility for all content, prices, and availability.

Unsubscribe | Manage Interests | Privacy

🏦 Laba Bersih BMRI 1H26 (+24% YoY) Lampaui Ekspektasi, Didorong Fee Income & Efisiensi Opex

0 komentar
IHSG turun -0,30%, AKRA: Laba Bersih +21% YoY selama 1H26, Bagi Dividen Interim dengan Indikasi Yield 3,5%. Kompilasi berita untuk hari ini.
open

🏦 Laba Bersih BMRI 1H26 (+24% YoY) Lampaui Ekspektasi, Didorong Fee Income & Efisiensi Opex

Photo by: Stockbit

Daily Market Performance 🚀

IHSG Foreign Flow Kurs USD/IDR Gold
6.315,3 -0,30% -Rp1,2 triliun 17.915 +0,20% 4.096 -1,35%
Oil Coal CPO Nickel
98,3 +4,50% 130,9-0,04% 4.709 +1,88% 17.234 +0,87%

👋 Stockbitor!

Bank Mandiri ($BMRI) mencatat laba bersih Rp15 T pada 2Q26 (+33% YoY, -2% QoQ). Realisasi ini membuat laba bersih selama 1H26 mencapai Rp30,4 T (+24% YoY), melampaui ekspektasi karena setara 53% estimasi 2026F konsensus (vs. rata–rata 3 tahun terakhir: 46% realisasi tahunan). Kinerja laba bersih yang solid ini utamanya didorong oleh: 1) Non–Interest Income (Non–II) yang kuat; 2) biaya operasional (opex) yang efisien; dan 3) penurunan beban provisi.

Non–II Kuat, Mengkompensasi Pelemahan Net Interest Income (NII) Total pendapatan operasional BMRI (NII + Non–II) tumbuh +13% YoY pada 2Q26 dan +11% YoY selama 1H26. Non–II menjadi pendorong utama pendapatan BMRI khususnya pada 2Q26 — ketika NII melemah — dengan kenaikan +33% YoY seiring pendapatan fee yang solid dari seluruh sub–bagian, recurring maupun non–recurring (treasury income). Sementara itu, pertumbuhan NII melemah menjadi +5% YoY pada 2Q26 (vs. 1Q26: +11% YoY) akibat penurunan loan yield dan kenaikan Cost of Fund (CoF). Dinamika tersebut menyebabkan NIM BMRI turun ke level ~4,4% pada 2Q26, berdasarkan estimasi kami. Selama 1H26, Net Interest Margin (NIM) berada di level 4,6% (vs. 1H25: 4,8%). Dalam earnings call, manajemen BMRI memproyeksikan bahwa tekanan NIM masih akan berlanjut pada 3Q26 sebelum stabil pada 4Q26, didorong oleh ekspektasi lanjut naiknya CoF akibat kondisi likuiditas yang ketat. Oleh karena itu, manajemen menurunkan guidance NIM 2026F sebesar 20 bps ke kisaran 4,3–4,5%.

Penurunan Opex & Beban Provisi Berikan Dorongan pada Laba Bersih — BMRI mencatat penurunan opex -9% YoY pada 2Q26 dan -1% selama 1H26, lebih baik dibandingkan guidance manajemen yang menargetkan flat hingga naik low–single digit selama 2026. Sementara itu, beban provisi juga turun -2% YoY pada 2Q26 dan -12% YoY selama 1H26, sehingga Cost of Credit (CoC) per Juni 2026 berada di level 0,6% — lebih rendah dari 1H25 (0,7%) serta berada di range bawah guidance manajemen di 0,6–0,8% — seiring dengan kualitas aset (NPL dan LAR) yang stabil. Manajemen pun mempertahankan guidance opex dan CoC untuk 2026.

Key Takeaway

Dengan prospek NIM yang menantang, opex yang lebih ternormalisasi (mendekati guidance), dan efek high–base pada 2H25, kami menilai bahwa pertumbuhan laba bersih BMRI selama 2H26 akan lebih landai dibanding 1H26, meski kami memperkirakan akan tetap terdapat revisi naik estimasi laba bersih 2026F oleh konsensus. Dinamika penting yang perlu dimonitor oleh investor pada 2H26 antara lain: 1) kondisi likuiditas perbankan dengan nilai tukar rupiah yang kembali dalam tekanan seiring kembali naiknya harga minyak mendekati level ~US$100/barrel; 2) kemungkinan dipangkasnya pinjaman ke PT Agrinas Pangan Nusantara — akibat pemangkasan target program Koperasi Desa Merah Putih — yang akan berpengaruh terhadap realisasi loan growth; dan 3) berlanjut atau tidaknya tanda–tanda pemulihan di sektor swasta setelah kredit ke sektor swasta tumbuh +3% QoQ pada 2Q26, yang memiliki dampak positif terhadap NIM karena memiliki loan yield lebih tinggi dibandingkan kredit ke ‘related parties’ seperti BUMN lain beserta anak usahanya.

Mengingat sulitnya menebak kapan kembalinya foreign inflow secara signifikan, BMRI setidaknya dapat menawarkan potensi dividend yield ~10% per Kamis (23/7). Perhitungan tersebut mengasumsikan BMRI membukukan laba bersih Rp60 T selama 2026F dengan payout ratio sebesar ~70%, yang menurut manajemen termasuk range payout yang ditargetkan untuk dipertahankan.

💸 AKRA: Laba Bersih +21% YoY selama 1H26, Bagi Dividen Interim dengan Indikasi Yield 3,5%

  • $AKRA: AKR Corporindo mencatat laba bersih Rp774 M pada 2Q26 (+26% YoY, +18% QoQ), sehingga laba bersih selama 1H26 mencapai Rp1,43 T (+21% YoY) atau setara 52% estimasi 2026F konsensus. Kinerja ini ditopang segmen ‘kawasan industri’ yang membukukan laba sebelum pajak sebesar Rp346 M (+48% YoY, +97% QoQ), seiring penjualan lahan JIIPE sebesar 41 ha pada 2Q26 (+86% YoY, +141% QoQ), jauh melampaui guidance ~20 ha pada 2Q26 yang dipaparkan manajemen pada earnings call 1Q26. Realisasi tersebut membuat penjualan lahan JIIPE selama 1H26 mencapai 58 ha (+164% YoY), setara 58–64% target 2026 di kisaran 90–100 ha. Sementara itu, segmen ‘perdagangan dan distribusi’ membukukan laba kotor Rp738 M pada 2Q26 (+6% YoY, -10% QoQ), sehingga laba kotor segmen ‘perdagangan dan distribusi’ selama 1H26 tumbuh +8% YoY dan melampaui guidance awal di kisaran +4–6% YoY. Meski demikian, margin laba kotor segmen ‘perdagangan dan distribusi’ turun dari 6,95% pada 1Q26 menjadi 4,56% pada 2Q26, yang kami perkirakan bersumber dari bisnis ritel. Manajemen AKRA kini mengekspektasikan laba bersih selama 2026F dapat melanjutkan tingkat pertumbuhan saat ini — lebih tinggi dibandingkan target awal di kisaran +7–10% YoY — yang berdasarkan perhitungan kami mengimplikasikan pertumbuhan sekitar +16–21% YoY. AKRA juga mengumumkan akan membagikan dividen interim tahun buku 2026 senilai ~Rp1 T atau Rp50/saham, mengindikasikan dividend yield ~3,5% per Kamis (23/7). Cum dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 31 Juli 2026, sementara pembayaran pada 14 Agustus 2026.
  • $HMSP: Philip Morris International mencatat bahwa volume penjualan rokok Hanjaya Mandala Sampoerna flat secara tahunan pada 2Q26 (vs. 1Q26: -2% YoY). Hasil ini membuat penurunan volume penjualan rokok HMSP selama 1H26 terkontraksi -1% YoY (vs. 1H25: -2% YoY). Market share HMSP juga turun menjadi 29,6% selama 1H26 (vs. 1H25: 31%, 1Q26: 29,1%), seiring pertumbuhan volume penjualan industri sebesar +3,5% YoY (vs. 1H25: -4,3% YoY). Philip Morris International mengatakan bahwa pihaknya menaikan harga jual produk combustibles sebesar +9% YoY selama 1H26, yang salah satunya didorong oleh kenaikan harga dari produk HMSP.
  • $BBRI: Bank Mandiri ($BMRI), Bank Rakyat Indonesia, serta Bank Negara Indonesia ($BBNI) masing–masing telah menandatangani akta terkait pengalihan kepemilikan di PT Mandiri Manajemen Investasi, PT BRI Manajemen Investasi, dan PT BNI Asset Management kepada PT Danantara Asset Management. Transaksi ini merupakan bagian dari konsolidasi bisnis manajemen investasi dari himpunan bank milik negara (Himbara) ke dalam ekosistem Danantara, yang sudah diumumkan sejak April 2026. Setelah transaksi ini, PT Mandiri Manajemen Investasi, PT BRI Manajemen Investasi, dan PT BNI Asset Management tidak lagi menjadi bagian dari grup usaha BMRI, BBRI, dan BBNI.
  • $PGJO: Bahtera Bumi Raya melalui anak usahanya, PT Samudera Sejahtera Shipping, mengumumkan penambahan 1 set kapal tunda dan tongkang senilai total Rp62 M dari pihak non–afiliasi. Pengadaan kedua kapal tersebut merupakan tindak lanjut dari persetujuan RUPSLB pada 24 Desember 2025.
  • $EPAC: Megalestari Epack Sentosaraya mengumumkan bahwa PT Triple Berkah Bersama telah merampungkan akuisisi atas 34,56% saham EPAC dengan harga Rp12/lembar atau senilai total Rp13,7 M dari Ryan Permana dan Nessy Sarinda. Dengan transaksi ini, PT Triple Berkah Bersama menjadi pengendali baru EPAC dan akan melakukan penawaran tender wajib. Rencana transaksi ini sebelumnya telah diumumkan sejak April 2026.

🔎 Insider Transactions

Source: IDX

Top Gainer 🔥

$SMIL $BUMI $DEWA $DSNG
+10,59% +8,93% +7,27% +7,14%

Top Loser 🤕

$AKRA $TPIA $RAJA $BBCA
-5,05% -4,82% -3,70% -3,46%

 🔥 Hal lain yang lagi hot yang perlu kamu ketahui…

  • Harga minyak Brent naik sekitar +4,5% ke kisaran US$98,3/barrel per Kamis (23/7) sore, melanjutkan kenaikan sekitar +3,4% pada Rabu (22/7), setelah kelompok militan Houthi yang didukung Iran mengatakan bahwa mereka telah menyerang 2 kapal tanker Arab Saudi di Laut Merah. Serangan tersebut menandai serangan pertama terhadap kapal tanker minyak di Laut Merah, membuka front konflik baru di wilayah Timur Tengah setelah perang antara AS–Iran mengganggu jalur perdagangan di Selat Hormuz. Bloomberg melaporkan bahwa beberapa menit sebelum Houthi mengumumkan serangan tersebut, UK Maritime Trade Operations mengatakan bahwa sebuah kapal telah terkena proyektil di lepas pantai Laut Merah, Arab Saudi, yang menyebabkan kebakaran di atas kapal. UK Maritime Trade Operations tidak mengidentifikasi kapal tersebut.
  • Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan pada Kamis (23/7) bahwa eksportir sumber daya alam (SDA) ke China, Australia, dan Kanada termasuk ke dalam kelompok yang mendapatkan relaksasi aturan devisa hasil ekspor SDA (DHE SDA). Berdasarkan aturan saat ini, eksportir sumber daya alam yang tercakup dalam perjanjian bilateral atau perjanjian perdagangan tertentu akan mendapatkan keringanan kewajiban DHE SDA, dengan hanya 30% devisa hasil ekspor yang perlu ditahan di dalam negeri setidaknya selama 3 bulan dalam rekening valuta asing khusus di bank domestik, bukan hanya di bank BUMN. Sebelumnya, relaksasi ini hanya diberikan kepada eksportir SDA ke AS.
  • Bank Indonesia pada Rabu (22/7) mengumumkan insentif Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) bagi bank yang menjaga rasio kepemilikan SBN dan SRBI non–repo terhadap total pendanaan di bawah 19%, sebagai langkah untuk mengatasi segmentasi likuiditas di pasar uang. Bank yang menjaga rasio kepemilikan SBN dan SRBI non–repo terhadap total pendanaan di bawah 19% akan memperoleh insentif maksimum sebesar 2% dari dana pihak ketiga (DPK), sementara bank yang kepemilikan SBN dan SRBI non–repo–nya berada pada atau di atas 19% tidak akan menerima insentif. Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, mengatakan bahwa secara keseluruhan, likuiditas perbankan sebenarnya lebih dari cukup, tercermin dari rasio alat likuid terhadap dana pihak ketiga (AL/DPK) yang mencapai 23,08% pada Juni 2026. Namun, distribusi alat likuid tersebut belum merata antar–bank karena bank yang memiliki alat likuid dalam jumlah besar cenderung menempatkannya pada SRBI dan SBN sebagai instrumen investasi, bukan sebagai instrumen likuiditas. Bank Indonesia juga mengumumkan akan meningkatkan total besaran insentif KLM yang dapat diterima oleh bank menjadi maksimum 6% dari DPK, dari sebelumnya sebesar maksimum 5,5% dari DPK. Di sisi lain, insentif terkait penyaluran kredit ke sektor prioritas akan dikurangi dari 4,5% dari DPK menjadi 4% dari DPK. Kebijakan–kebijakan ini akan berlaku per 1 September 2026.
  • Bank Indonesia mencatat bahwa likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) tumbuh +8,7% YoY menjadi Rp10.432,8 T pada Juni 2026 (vs. Mei 2026: +10,8% YoY). Perkembangan tersebut didorong oleh pertumbuhan uang beredar sempit (M1) sebesar +9,8% YoY dan uang kuasi sebesar +6,9% YoY.
  • Philip Morris International mencatat bahwa volume penjualan rokok seindustri di Indonesia — termasuk produk smoke–free — tumbuh +3% YoY pada 2Q26 (vs. 1Q26: +4% YoY) atau +6% QoQ di tengah pergeseran libur Idulfitri. Hasil ini membuat volume penjualan rokok seindustri tumbuh +3% YoY selama 1H26 (vs. 1H25: -4% YoY), yang turut dipengaruhi oleh keputusan pemerintah untuk tidak menaikkan cukai hasil tembakau pada 2026.

🆕 Pasar Modal Indonesia Sedang Memasuki Babak Baru

“Semakin banyak masyarakat memahami investasi, semakin besar pula peluang lahirnya investor baru yang mampu menjadi fondasi likuiditas pasar Indonesia.” — husin1030

Kutipan menarik dari komunitas Stockbit minggu ini

Lewat aturan baru yang diterapkan oleh BEI, pasar modal Indonesia sedang berubah pada arah yang lebih baik. Peraturan ini tentunya bertujuan untuk menciptakan pasar yang lebih sehat, meningkatkan kualitas likuiditas, mengurangi distorsi harga, dan memperkuat kredibilitas Bursa Efek Indonesia. Namun, Stockbitor husin1030 menuliskan bahwa pasar modal indonesia yang masih memiliki satu hal yang perlu ditingkatkan yaitu kualitas investor. Adanya peraturan ini dapat membawa konsekuensi turunnya likuiditas karena ruang bagi transaksi yang bersifat spekulatif dipersempit. Oleh karena itu, edukasi dan peningkatan jumlah investor yang berkualitas diperlukan agar nantinya dapat menjadi menopang likuiditas pasar modal Indonesia.

Copyright 2026 Stockbit, all rights reserved. Anda menerima email ini karena terdaftar sebagai akun aktif di Stockbit dan/atau telah mendaftar melalui website Stockbit/Stockbit Snips.

Disclaimer:

Email ini dikirim oleh PT Stockbit Karya Indonesia (“Stockbit”), perusahaan media ekonomi dan keuangan yang menghadirkan berita, analisis, dan insight tentang dunia bisnis, investasi, dan kebijakan ekonomi, khususnya yang terkait Pasar Modal.

Semua konten dalam email ini dibuat untuk tujuan informasional dan bukan merupakan rekomendasi untuk membeli/menjual saham tertentu. Always do your own research.

Selanjutnya, semua keputusan investasi nasabah mengandung risiko dan adanya kemungkinan kerugian atas investasi tersebut. Seluruh risiko investasi bukan merupakan tanggung jawab Stockbit melainkan menjadi tanggung jawab masing-masing nasabah.

Domain resmi Stockbit adalah https://stockbit.com/ dan semua informasi yang dikirimkan oleh kami akan menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit dan/atau alamat email yang diakhiri “@Stockbit.com”. Semua pemberian Informasi Rahasia kepada pihak–pihak yang mengatasnamakan Stockbit namun tidak berasal dari atau tidak menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit merupakan tanggung jawab pribadi pihak pemilik Informasi Rahasia dan kami tidak bertanggung jawab atas setiap penyalahgunaan Informasi Rahasia yang dilakukan oleh pihak–pihak yang mengatasnamakan Stockbit yang tidak berasal dari atau tidak menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit.
Want to change how you receive these emails?
Unsubscribe here

Undangan Nikah untuk Arum

0 komentar
KEBAYA COUPLE Custom Wedding Invitation | Undangan Pernikahan | Wedding Flat Lay | Art | Design Undangan Nikah Maroon Simple (DIKIRIM HARI INI) Tasyakuran bulan kehamilan Cetak Kartu Cetak Stiker 7 bulanan 4 bulanan UNDANGAN JAWA Cetak Undangan Custom Glossy | Undangan Luxury Three | Bisa COD Undangan digital minimalis
 
 
 
 
Apakah Anda tertarik dengan
Undangan Nikah?
Umpan balik Anda membuat notifikasi lebih baik untuk semua orang
 
Ya
Tidak
 
 
 
Copyright © Faceblog Blogger Theme by BloggerThemes & newwpthemes Sponsored by Internet Entrepreneur