English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

📝 ELSA 1H26 Results & Earnings Call Takeaways

0 komentar
IHSG naik +0,80%, TLKM Dikabarkan Pertimbangkan Jual MDI Ventures. Kompilasi berita untuk hari ini.
open

📝 ELSA 1H26 Results & Earnings Call Takeaways

Photo by: Stockbit

Daily Market Performance 🚀

IHSG Foreign Flow Kurs USD/IDR Gold
6.236,1 +0,80% -Rp250,5 miliar 18.000 -0,47% 4.052 -1,25%
Oil Coal CPO Nickel
89,5 +0,56% 130,5+0,23% 4.642 -0,88% 17.270 +0,78%

👋 Stockbitor!

Elnusa ($ELSA) telah merilis kinerja keuangan periode 2Q26/1H26 dan mengadakan earnings call pada Kamis (30/7). Laba bersih ELSA tumbuh +29% YoY selama 1H26, didorong pertumbuhan segmen downstream dan faktor non–operasional lainnya, sementara kinerja segmen upstream diproyeksikan akan membaik pada 2H26 dan perseroan berencana ekspansi ke bisnis operator migas. Berikut beberapa catatan penting dari kami:

  • Laba Bersih +29% YoY selama 1H26, Ditopang Faktor Non–operasional & Efisiensi Biaya

ELSA mencatat laba bersih Rp245 M pada 2Q26 (+63% YoY, +29% QoQ), sehingga laba bersih selama 1H26 menjadi Rp435 M (+29% YoY). Kenaikan laba bersih selama 1H26 utamanya didorong oleh: 1) penurunan opex (-14% YoY); 2) meningkatnya pendapatan finansial bersih (+175% YoY); dan 3) berkurangnya beban lainnya. Secara operasional, laba usaha selama 1H26 hanya naik +9% YoY menjadi Rp464 M, dengan margin laba usaha flat di level 6,1%.

  • Segmen Downstream Naik +27% YoY, Topang Kenaikan Pendapatan

Pendapatan ELSA pada 2Q26 naik menjadi ~Rp4 T (+23% YoY, +10% QoQ), sehingga pendapatan selama 1H26 menjadi ~Rp7,6 T (+9% YoY). Pendapatan segmen downstream (distribusi energi dan logistik) — yang merupakan kontributor pendapatan terbesar (~65% total pendapatan 1H26) — tumbuh +27% YoY selama 1H26 menjadi ~Rp4,9 T, dengan margin laba kotor naik sedikit ke level 8,2% (vs. 1H25: 7,3%). Pertumbuhan tersebut didorong oleh kenaikan volume penyaluran bahan bakar +18% YoY. Segmen downstream menjadi satu–satunya segmen yang mencatat pertumbuhan pendapatan pada 1H26. Sementara itu, pendapatan segmen upstream (~27% total pendapatan 1H26) turun -11% YoY menjadi Rp2,1 T, dengan margin laba kotor menyusut ke level 10,4% (vs. 1H25: 13,2%).

Dalam earnings call, manajemen ELSA menjelaskan bahwa penurunan margin segmen upstream disebabkan oleh karakteristik bisnis jasa tersebut, di mana biaya proyek telah dibukukan pada tahap awal proyek, sementara pendapatan baru diakui sekitar 2–3 bulan kemudian setelah proyek selesai. Manajemen optimistis kinerja segmen upstream akan membaik seiring mulai diakuinya pendapatan dari proyek–proyek tersebut pada 2H26. Per Juni 2026, segmen upstream membukukan nilai kontrak baru Rp1,6T (-13% YoY), dengan nilai backlog kontrak Rp9,5 T (+7% YoY).

  • Rencana Ekspansi Segmen Upstream ke Bisnis Operator Lapangan Migas

Sejalan dengan target pemerintah untuk meningkatkan lifting minyak nasional menjadi 1 juta barrel per hari, manajemen ELSA mengungkapkan rencana untuk berekspansi ke bisnis operator lapangan migas. Selain tetap berfokus pada bisnis upstream services (jasa migas), ELSA juga mulai menjajaki peluang menjadi operator lapangan migas melalui skema kerja sama operasi (KSO) maupun partisipasi pada production sharing contract (PSC) migas. Dengan demikian, segmen upstream ELSA akan beroperasi pada 2 lini bisnis, yaitu jasa migas dan operator migas.

Key Takeaway

Secara keseluruhan, kami menilai kinerja ELSA selama 1H26 menunjukkan hasil yang relatif moderat. Meski laba bersih tumbuh +29% YoY, kenaikannya ditopang oleh faktor non–operasional dan efisiensi biaya. Dalam earnings call, manajemen ELSA optimistis bahwa kinerja segmen upstream akan membaik pada 2H26, sementara ekspansi ke bisnis operator migas berpotensi menjadi sumber pertumbuhan baru.

💸 TLKM Dikabarkan Pertimbangkan Jual MDI Ventures

  • $TLKM: CNBC melaporkan bahwa Telkom Indonesia melalui anak usahanya, PT Multimedia Nusantara (TelkomMetra), sedang mempertimbangkan untuk menjual MDI Ventures. Narasumber CNBC mengatakan bahwa pertimbangan divestasi tersebut masih dalam tahap awal dan belum ada keputusan akhir yang dibuat, sembari menambahkan bahwa TelkomMetra telah menyewa Jefferies sebagai penasihat kesepakatan tersebut. Perwakilan MDI Ventures dan Jefferies enggan mengomentari isu ini kepada CNBC, sementara TelkomMetra belum memberikan tanggapan. MDI Ventures sendiri merupakan salah satu investor teknologi milik negara yang paling aktif di Indonesia dengan portofolio lebih dari 80 perusahaan, di mana 6 di antaranya berstatus unicorn seperti platform kredit digital Kredivo serta penyedia layanan sistem pembayaran Nium yang berbasis di San Francisco dan Singapura. CNBC menyebut bahwa rencana divestasi MDI Ventures muncul menyusul vonis korupsi terhadap 2 mantan eksekutif perusahaan tersebut terkait investasi di startup agritech TaniHub, serta di tengah kabar arahan pemerintah kepada TLKM untuk memangkas jumlah anak usahanya.
  • $ANTM: Aneka Tambang mengumumkan kinerja volume penjualan pada 2Q26/1H26 sebagai berikut: 1) emas 9,62 ton pada 2Q26 (+14% QoQ, -38% YoY), 18,08 ton selama 1H26 (-38% YoY); 2) bijih nikel 3,37 juta wmt pada 2Q26 (-1% QoQ, -23% YoY), 6,77 juta wmt selama 1H26 (-17% YoY); 3) feronikel 4.802 ton pada 2Q26 (+71% QoQ, +420% YoY), 7.605 ton selama 1H26 (+32% YoY); 4) bauksit 0,66 juta wmt pada 2Q26 (+12% QoQ, +38% YoY), 1,26 juta wmt selama 1H26 (+24% YoY); dan 5) alumina 51.364 ton pada 2Q26 (+5% QoQ, +9% YoY), 100.437 ton selama 1H26 (+10% YoY).
  • $RATU: Raharja Energi Cepu berencana menggelar private placement hingga ~271,5 juta saham baru dengan efek dilusi hingga 9,09%. Harga pelaksanaan dan calon investor belum diumumkan, sementara perolehan dana ditujukan untuk modal kerja serta pengembangan kegiatan usaha. Rencana ini akan dibahas dalam RUPSLB pada 8 September 2026.
  • $GGRM: Gudang Garam mencatat laba bersih Rp1,4 T pada 2Q26 (vs. 2Q25: Rp13 M, 1Q26: Rp1,5 T), naik signifikan secara tahunan seiring efek low–base, sehingga laba bersih selama 1H26 mencapai Rp3 T (vs. 1H25: Rp117 M) dan melampaui ekspektasi karena setara 77% estimasi 2026F konsensus. Kinerja laba bersih pada 2Q26/1H26 didukung oleh ekspansi margin laba kotor +510 bps YoY/+600 bps YoY dan margin laba usaha +800 bps YoY/+830 bps YoY, meski pendapatan turun -1% YoY/-7% YoY. Ekspansi margin laba kotor utamanya didorong oleh penurunan biaya cukai -12% YoY/-14% YoY pada 2Q26/1H26, sementara kenaikan margin laba usaha didukung oleh penurunan opex -33% YoY/-34% YoY. Kami menyoroti penurunan beban karyawan sebesar -27% YoY selama 1H26 sebagai salah satu faktor penekan opex, seiring turunnya jumlah karyawan menjadi 21 ribu per Juni 2026 (vs. Juni 2025: ~27 ribu). Dari segi top–line, kami memperkirakan penurunan pendapatan lebih disebabkan oleh penurunan volume penjualan, mengingat kami melihat GGRM menaikan harga jual rata–rata produknya berdasarkan channel checks kami.
  • $BREN: Barito Renewables Energy mencatat laba bersih US$44 juta pada 2Q26 (+41% YoY, +3% QoQ), menandai laba bersih kuartalan tertinggi sejak 2023, sehingga laba bersih selama 1H26 mencapai US$87 juta (+33% YoY). Kenaikan laba bersih selama 1H26 utamanya berasal dari kenaikan produksi listrik di 2 aset panas bumi terbesar, Salak dan Wayang Windu, seiring rampungnya retrofit Salak pada 3Q25 (+7,7 MW) dan retrofit Wayang Windu pada 1Q26 (+16 MW) yang mengerek kapasitas terpasang panas bumi menjadi 926 MW. Alhasil, laba setelah pajak segmen Salak naik +20% YoY menjadi US$53 juta dan Wayang Windu naik +17% YoY menjadi US$46 juta, di mana keduanya menyumbang US$15 juta dari total kenaikan laba setelah pajak BREN sebesar US$24 juta selama 1H26. Segmen pembangkit listrik tenaga angin Sidrap juga turut menopang laba bersih BREN, dengan laba setelah pajak segmen tersebut mencapai US$4 juta selama 1H26 (vs. 1H25: US$1 juta). Di sisi biaya, BREN berhasil menahan laju beban di tengah pertumbuhan pendapatan. Beban pokok pendapatan selama 1H26 hanya naik +3% YoY, jauh di bawah pertumbuhan pendapatan (+11% YoY), dengan seluruh kenaikan berasal dari depresiasi dan amortisasi yang naik +12% YoY. Laba bersih juga terbantu oleh tarif pajak efektif yang turun ke level 42,3% (vs. 1H25: 46,1%). Ke depannya, BREN akan fokus menyelesaikan 3 proyek ekspansi panas bumi pada 4Q26, yaknu Salak unit 7 (+40 MW), Wayang Windu unit 3 (+30 MW), serta retrofit Darajat unit 3 (+7 MW), menjaga kelanjutan pertumbuhan kapasitas terpasang panas bumi dari 910 MW pada akhir 2025 dan 926 MW saat ini menjadi lebih dari 1 GW pada akhir 2026.
  • $KLBF: Kalbe Farma mencatat laba bersih Rp891 M pada 2Q26 (-1% YoY, -13% QoQ), sehingga laba bersih selama 1H26 mencapai Rp1,9 T (-3% YoY) dan relatif sejalan dengan ekspektasi karena setara 53% estimasi 2026F konsensus (vs. rata–rata 3 tahun: ~55% laba bersih tahunan). Pendapatan pada 2Q26 tumbuh solid (+18% YoY, +1% QoQ), sehingga pendapatan selama 1H26 naik +14% YoY dan melampaui guidance 2026F manajemen di kisaran +8–10% YoY serta sejalan dengan ekspektasi (51% estimasi konsensus vs. rata–rata 3 tahun terakhir: ~49% pendapatan tahunan). Margin laba kotor pada 2Q26 menyusut signifikan ke level 36,8% (vs. 2Q25: 40,8%, 1Q26: 38,3%), dipengaruhi oleh: 1) pergeseran bauran pendapatan ke segmen ‘distribution & logistics’ yang bermargin paling rendah; serta 2) penurunan margin di hampir seluruh segmen, terutama segmen ‘prescription pharmaceutical’ yang turun ke 46,6% (vs. 2Q25: 51,5%) dan ‘nutritionals’ ke 52,8% (vs. 2Q25: 56,5%). Margin laba usaha pada 2Q26 turun ke level 11,9% (vs. 2Q25: 12,8%, 1Q26: 13,6%), meski opex relatif terkendali (+5% YoY).
  • $CMRY: Cisarua Mountain Dairy mencatat laba bersih Rp617 M pada 2Q26 (+20% YoY, +11% QoQ), sehingga laba bersih selama 1H26 mencapai Rp1,2 T (+18% YoY) dan sejalan dengan ekspektasi karena setara 52% estimasi 2026F konsensus (vs. rata–rata 3 tahun terakhir: ~51% laba bersih tahunan). Pendapatan pada 2Q26 mencapai Rp3,3 T (+23% YoY, +7% QoQ), sehingga realisasi pendapatan selama 1H26 mencapai Rp6,5 T (+25% YoY) dan melampaui guidance 2026F manajemen di kisaran +15–20% YoY. Pertumbuhan pendapatan pada 2Q26 ditopang oleh kedua segmen, dengan ‘dairy products’ melonjak +57% YoY seiring efek low–base dan ‘consumer foods’ naik +6% YoY. Ini membuat kontribusi segmen ‘dairy’ naik ke level 44% dari total pendapatan pada 2Q26 (vs. 2Q25: 34%). Margin laba kotor pada 2Q26 turun ke level 43,5% (vs. 2Q25: 45,3%) seiring kenaikan beban bahan baku dan kemasan sebesar +38% YoY, tapi masih sejalan guidance 2026F dari manajemen di kisaran 42–44%. Laba bersih pada 2Q26 juga ditopang oleh kenaikan ‘net finance income’ menjadi Rp147 M (vs. 2Q25: Rp17 M) yang sebagian terkompensasi oleh pos ‘others, net’ yang tercatat negatif Rp77 M (vs. 2Q25: negatif Rp9 M).
  • $ULTJ: Ultrajaya Milk Industry & Trading Company mencatat laba bersih Rp553 M pada 2Q26 (+131% YoY, +12% QoQ), sehingga laba bersih selama 1H26 mencapai Rp1,1 T (+74% YoY). Pendapatan pada 2Q26 tercatat Rp2,7 T (+51% YoY, -3% QoQ), didukung oleh low–base pada 2Q25 yang saat itu turun -16% YoY, sehingga realisasi pendapatan selama 1H26 mencapai Rp5,5 T (+35% YoY). Margin laba kotor meningkat ke level 34,9% pada 2Q26 (vs. 2Q25: 32,1%, 1Q26: 34,1%), sehingga margin laba kotor selama 1H26 naik ke 34,5% (vs. 1H25: 33,6%), ditopang oleh pertumbuhan pendapatan yang solid meski beban bahan baku melonjak. Margin laba usaha pada 2Q26 juga naik signifikan ke level 24,1% (vs. 2Q25: 16%, 1Q26: 21,1%), ditopang oleh opex yang relatif flat (+1% YoY) seiring efisiensi beban advertising & promotion (A&P) yang turun ke level 1,9% terhadap pendapatan (vs. 2Q25: 6,3%, 1Q26: 4,3%).
  • $MAPI: Mitra Adiperkasa mencatat laba bersih Rp587 M pada 2Q26 (+20% YoY, -6% QoQ), sehingga laba bersih selama 1H26 mencapai Rp1,2 T (+26% YoY) dan sejalan dengan ekspektasi karena setara 50% estimasi 2026F konsensus (rata–rata 3 tahun terakhir: ~49% laba bersih tahunan). Realisasi tersebut lebih mencerminkan margin yang relatif flat — di mana margin laba usaha 1H26 flat di level 8,4% — mengingat pendapatan selama 1H26 justru berada di atas pola musiman historis dengan mencapai 51% estimasi 2026F konsensus (vs. rata–rata 3 tahun terakhir: ~46% pendapatan tahunan). Pertumbuhan laba bersih secara tahunan pada 2Q26 ditopang oleh: 1) pertumbuhan pendapatan menjadi Rp11,9 T (+15% YoY) seiring SSSG +3,3% YoY dan ekspansi 53 gerai neto; serta 2) penurunan tarif pajak efektif ke level 24% (vs. 2Q25: 26,8%). Adapun penurunan laba bersih secara kuartalan pada 2Q26 disebabkan oleh penurunan pendapatan -3% QoQ serta relatif tingginya tarif pajak efektif (vs. 1Q26: 18,4%), meski sebagian terkompensasi oleh penurunan pos ‘other charges – net’ (-47% QoQ) dan minority interest (-23% QoQ).

🔎 Insider Transactions

Source: IDX

Top Gainer 🔥

$BBYB $BUVA $INCO $TINS
+8,20% +7,98% +7,65% +6,74%

Top Loser 🤕

$COIN $MYOR $ADRO $TAPG
-5,07% -2,03% -1,99% -1,96%

 🔥 Hal lain yang lagi hot yang perlu kamu ketahui…

  • Dharma Satya Nusantara ($DSNG) mencatat laba bersih Rp571 M pada 2Q26 (+4% YoY, +33% QoQ), sehingga laba bersih selama 1H26 menjadi Rp1 T (+9% YoY) dan setara 45% estimasi 2026F konsensus. Mengingat tren produksi CPO secara musiman biasanya akan lebih tinggi pada 2H26, kami menilai hasil DSNG selama 1H26 ini melampaui ekspektasi. Kenaikan laba bersih DSNG selama 1H26 utamanya didorong oleh faktor non–operasional, yakni: 1) meningkatnya kontribusi laba dari entitas JV dan asosiasi (+64% YoY); 2) berkurangnya beban bunga bersih (-26% YoY); dan 3) pendapatan lainnya. Pendapatan selama 1H26 naik +3% YoY menjadi ~Rp6,3 T, didorong oleh kenaikan penjualan CPO (+2% YoY) dan harga jual CPO (+3% YoY). Secara operasional, laba usaha selama 1H26 turun menjadi ~Rp1,4 T (-4% YoY), dengan margin laba usaha 1H26 menyusut ke level 22,1% (vs. 1H25: 23,7%). Dalam investor newsletter, DSNG menjelaskan bahwa penurunan tersebut disebabkan oleh kenaikan biaya produksi (+5% YoY), utamanya akibat naiknya pembelian TBS eksternal, serta kenaikan biaya pupuk, bahan baku, dan energi. Di sisi lain, beban opex juga meningkat +10% YoY.
  • Blue Bird ($BIRD) mencatat laba bersih Rp165 M pada 2Q26 (-3% YoY, +6% QoQ), sehingga laba bersih selama 1H26 menjadi Rp321 M (-5% YoY) dan di bawah ekspektasi karena hanya setara 46% estimasi 2026F konsensus (vs. 1H25: 53% laba bersih 2025). Penurunan laba bersih selama 1H26 utamanya disebabkan oleh tekanan pada operasional, di mana laba usaha turun menjadi Rp321 M (-12% YoY) dengan margin laba usaha turun ke level 11% (vs. 1H25: 14%). Tekanan pada laba usaha selama 1H26 utamanya disebabkan oleh kenaikan beban pokok pendapatan sebesar +15% YoY seiring berlanjutnya accelerated depreciation, yang membuat lonjakan biaya depresiasi hingga sekitar +30% YoY dalam 4 kuartal terakhir (3Q25–2Q26), dibandingkan kuartal-kuartal sebelumnya yang hanya naik sekitar +5–10% YoY. Di sisi lain, opex juga meningkat sebesar +14% YoY.
  • Adi Sarana Armada ($ASSA) mencatat laba bersih Rp102 M pada 2Q26 (-2% YoY, +3% QoQ), sehingga laba bersih selama 1H26 menjadi Rp201 M (-2% YoY). Penurunan laba bersih selama 1H26 utamanya disebabkan oleh tekanan pada operasional, di mana laba usaha turun menjadi Rp454 M (-4% YoY) dengan margin laba usaha turun ke level 14,8% (vs. 1H25: 16,7%). Tekanan pada laba usaha utamanya disebabkan oleh: 1) kenaikan beban pokok pendapatan sebesar +9% YoY akibat lonjakan pada biaya gaji sebesar +17% YoY; dan 2) kenaikan opex sebesar +16% YoY akibat lonjakan pada biaya G&A sebesar +17%.
  • Nusantara Sejahtera Raya ($CNMA) mencatat laba bersih Rp181 M pada 2Q26 (-49% YoY, 1Q26: rugi bersih Rp8 M). Hasil tersebut membuat laba bersih selama 1H26 mencapai Rp173 M (-40% YoY). Penurunan laba bersih secara tahunan pada 2Q26 utamanya disebabkan oleh penurunan pendapatan menjadi Rp1,5 T (-21% YoY) seiring penurunan admissions -24% YoY ke level 21,9 juta (vs. 2Q25: 28,6 juta). Pendapatan yang lebih rendah menyebabkan operating deleverage, dengan margin laba usaha pada 2Q26 turun ke level 18,2% (vs. 2Q25: 26%) di tengah kenaikan margin laba kotor ke level 60,3% (vs. 2Q25: 59,5%) dan relatif stabilnya opex (-1% YoY). Kami menilai kinerja CNMA pada 2H26 akan berpotensi lebih baik seiring pipeline film Hollywood ke depan yang diekspektasikan menarik banyak penonton, termasuk The Odyssey, Spider–Man: Brand New Day, dan Avengers: Doomsday.
  • Garuda Indonesia ($GIAA) mengatakan dalam klarifikasi kepada BEI bahwa rencana konsolidasi Pelita Air ke dalam grup perseroan saat ini masih berada dalam tahap kajian dan pembahasan bersama pemegang saham dan pihak–pihak terkait. Kajian tersebut mencakup arah strategis, bentuk, struktur, tahapan, jangka waktu, serta mekanisme pelaksanaan konsolidasi. Pernyataan GIAA muncul setelah Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria, mengatakan pada pekan lalu bahwa GIAA akan menjadi perusahaan holding BUMN di bidang maskapai penerbangan, di mana Pelita Air akan menjadi bagian dari GIAA.
  • Pemerintah China mengumumkan bahwa kontribusi batu bara dalam bauran energi China kini hanya mencapai 49,7% selama 1H26, menandai untuk pertama kalinya kontribusi sumber energi tersebut berada di bawah level 50% dalam bauran energi China. Pangsa batu bara dalam bauran energi China tersebut turun jauh dibandingkan level 65,5% pada 2016. Sementara itu, pangsa energi terbarukan dalam bauran energi China tumbuh menjadi 41,2% selama 1H26 — melampaui level 40% untuk pertama kalinya — dengan pangsa sisanya berasal dari gas alam dan nuklir. Meski pangsa batu bara menyusut, Reuters melaporkan bahwa para analis memproyeksikan China masih akan menggunakan lebih banyak batu bara pada 2026 dibandingkan 2025 karena permintaan listrik meningkat pesat seiring penggunaan kendaraan listrik, kebutuhan data center untuk AI, dan ekspor yang terus tumbuh. Di sisi lain, Reuters mencatat bahwa penurunan penggunaan batu bara dalam bauran energi China dapat berdampak bagi pemasok utamanya seperti Indonesia, Mongolia, Australia, dan Rusia, meski pangsa batu bara impor sangat bergantung pada perbedaan harga.
  • Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif Dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, mengatakan bahwa pihaknya menargetkan untuk dapat menerbitkan peraturan terkait demutualisasi BEI pada pekan ke–2 September 2026. Hasan menambahkan bahwa sebagaimana diamanatkan oleh revisi undang–undang pengembangan dan penguatan sektor keuangan (UU P2SK), keterlibatan Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, dan Danantara tidak boleh mengkompromikan independensi BEI, di mana OJK berjanji akan memperkuat hal tersebut dalam rancangan peraturan, khususnya mengenai mekanisme pengambilan keputusan, penerbitan peraturan, dan kerangka kerja yang memerlukan persetujuan OJK terlebih dahulu.
  • Menteri Perindustrian Agus, Gumiwang Kartasasmita, mengatakan pada Kamis (30/7) bahwa pemerintah memutuskan untuk memprioritaskan insentif kendaraan listrik bagi mobil dan motor listrik merek nasional. Bentuk insentif dan mekanisme penyalurannya belum dirinci, termasuk apakah akan diberikan langsung ke konsumen atau melalui produsen. Secara terpisah, pemerintah provinsi DKI Jakarta tengah mengkaji skema pajak kendaraan bermotor (PKB) baru untuk mobil listrik, bergantung pada harganya, di mana mobil dengan harga <Rp150 juta akan dibebaskan PKB, ~40% dari tarif normal untuk harga Rp150–400 juta, dan ~75% dari tarif normal untuk harga >Rp400 juta.

📚 Cara Memahami Reaksi Harga ke EMA dan Reaksi EMA ke EMA

“Trader yang cuma lihat crossover biasanya baru sadar waktu pergerakannya udah jauh. Trader yang baca reaksi harga dan reaksi antar EMA bisa melihat perubahan jauh lebih cepat karena sinyalnya memang muncul lebih dulu di sana.” — ariefhidayatst

Kutipan menarik dari komunitas Stockbit minggu ini

EMA seringkali hanya dilihat sebagai pemicu sinyal ketika adanya persilangan antar EMA. Padahal, EMA bisa dikatakan sebagai alat untuk membaca bagaimana pasar menghargai suatu tingkat harga pada setiap kondisi. Oleh karena itu, Stockbitor ariefhidayatst menuliskan bahwa membaca harus diawali dari pergerakan harga, bukan dari EMA. Melalui tulisannya, beliau mengajak untuk mengamati bagaimana harga bereaksi saat berinteraksi dengan EMA dan sebaliknya. Selain itu, perubahan jarak dari EMA ke EMA bisa mengartikan pelemahan tren dan momentum sehingga perlu diperhatikan. Untuk mengerti hubungan antar harga dan EMA serta EMA dengan EMA lainnya secara menyeluruh, klik link tulisan ariefhidatayst dibawah ini!

Sekilas tentang ariefhidayatst

Stockbitor ariefhidayatst aktif posting di stream seputar hal-hal dari pergerakan market sampai analisa teknikal mendalam. Tulisan–tulisan ariefhidayatst cocok untuk investor yang memiliki ketertarikan pada analisa teknikal dan ingin memperhatikan pergerakan market

Copyright 2026 Stockbit, all rights reserved. Anda menerima email ini karena terdaftar sebagai akun aktif di Stockbit dan/atau telah mendaftar melalui website Stockbit/Stockbit Snips.

Disclaimer:

Email ini dikirim oleh PT Stockbit Karya Indonesia (“Stockbit”), perusahaan media ekonomi dan keuangan yang menghadirkan berita, analisis, dan insight tentang dunia bisnis, investasi, dan kebijakan ekonomi, khususnya yang terkait Pasar Modal.

Semua konten dalam email ini dibuat untuk tujuan informasional dan bukan merupakan rekomendasi untuk membeli/menjual saham tertentu. Always do your own research.

Selanjutnya, semua keputusan investasi nasabah mengandung risiko dan adanya kemungkinan kerugian atas investasi tersebut. Seluruh risiko investasi bukan merupakan tanggung jawab Stockbit melainkan menjadi tanggung jawab masing-masing nasabah.

Domain resmi Stockbit adalah https://stockbit.com/ dan semua informasi yang dikirimkan oleh kami akan menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit dan/atau alamat email yang diakhiri “@Stockbit.com”. Semua pemberian Informasi Rahasia kepada pihak–pihak yang mengatasnamakan Stockbit namun tidak berasal dari atau tidak menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit merupakan tanggung jawab pribadi pihak pemilik Informasi Rahasia dan kami tidak bertanggung jawab atas setiap penyalahgunaan Informasi Rahasia yang dilakukan oleh pihak–pihak yang mengatasnamakan Stockbit yang tidak berasal dari atau tidak menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit.
Want to change how you receive these emails?
Unsubscribe here

Amazon Men’s Shoes Up to 70% Off / AirPods Max for $429 / Fire HD Tablet from $22 

0 komentar
Plus REI Outlet handpicked deals, Dick’s 2-day flash sale, Costco membership with $50 Shop Card, portable ACs, and $7 boxer briefs.͏‌ ͏‌ ͏‌ ͏‌ ͏‌ ͏‌ ͏‌ ͏‌ ͏‌ ͏‌  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏  ͏ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­ ­  
DealNews

Today's Best Deals

Hi there — handpicked deals just for you

★ Top Pick

Amazon Outlet Men's Shoes Deals
Amazon

Amazon Outlet Men's Shoes Deals

Get deals on a large selection of clearance men's shoes in this Amazon Outlet sale. Discounted brands include Skechers, adidas, and Columbia. Sizes …

Up to 70% off

More Deals

Major Fitness Drone R1 Indoor Rowing Machine
Sponsored

Major Fitness Drone R1 Indoor Rowing Machine

It's $140 under list price.

Get it for $559.99
adidas Ultraboost Back to School Deals
Sponsored

adidas Ultraboost Back to School Deals

adidas is taking up to 50% off Ultraboost running shoes during its Back to School Sale, with prices starting …

Up to 50% off + extra 15% off

Editor's Picks

Costco 1-Year Gold Star Membership
Sponsored

Costco 1-Year Gold Star Membership

Apply coupon code "GOLDEN" to save.

CODE: GOLDEN

$65 w/ $50 Costco Shop Card
Apple AirPods Max Wireless Over-Ear USB-C Headphones
Apple

Apple AirPods Max Wireless Over-Ear USB-C Headphones

It's $120 under list price.

Get it for $429
Dick's Sporting Goods 2-Day Flash Sale
Dick's

Dick's Sporting Goods 2-Day Flash Sale

For two days only, Dick's Sporting Goods is running a giant flash sale on lots of its most popular brands, …

Up to 70% off
REI Outlet Handpicked Deals
REI

REI Outlet Handpicked Deals

A new REI Outlet Handpicked Sale has just gone live this morning, with discounts of up to 70% live on brands …

Up to 70% off
Refurb Amazon Fire HD 10 32GB 10.1
Woot

Refurb Amazon Fire HD 10 32GB 10.1" Tablet

Apply coupon code "FIREHD25" for a savings of $18.

CODE: FIREHD25

From $22
Skechers Men’s Zinger 2.0 The Arwen Retro Court Shoes
Amazon

Skechers Men’s Zinger 2.0 The Arwen Retro Court Shoes

It's $30 under list price.

Get it for $40
Portable Air Conditioners at Home Depot
Home Depot

Portable Air Conditioners at Home Depot

The Home Depot carries a wide range of portable air conditioners covering small bedrooms up to large open …

Up to 50% off
Amazon Outlet Patio, Lawn & Garden Deals
Amazon

Amazon Outlet Patio, Lawn & Garden Deals

Get deals on clearance patio, lawn, and garden deals in this section at Amazon. Shop for garden power tools, …

Up to 70% off
The North Face Handpicked Outlet Deals at REI
REI

The North Face Handpicked Outlet Deals at REI

REI Outlet has handpicked and discounted a wide range of The North Face gear by up to 70%, with the sale …

Up to 70% off
21V Cordless 4-in-1 Weed Wacker w/ 2 Batteries
Amazon

21V Cordless 4-in-1 Weed Wacker w/ 2 Batteries

It's $72 under list price.

Get it for $44
Backcountry Outlet
Backcountry

Backcountry Outlet

Brands include Fjallraven, Helly Hansen, Marmot, Mountain Hardwear, Patagonia, Rab, and more.  Shipping is …

At least 70% off
Fruit of the Loom Men's Americana Stretch Boxer Briefs 3-Pack
Walmart

Fruit of the Loom Men's Americana Stretch Boxer Briefs 3-Pack

It's $6 under list price.

$7 ... or less
Herschel Supply Co. Weather-Resistant Heritage Duffel Bag
REI

Herschel Supply Co. Weather-Resistant Heritage Duffel Bag

It's $84 under list price.

Get it for $36
16
Amazon

16" Undercarriage Cleaner Pressure Washer Attachment

It's $25 under list price.

Get it for $25
10x12-Foot 50% Sun Shade Cover
Amazon

10x12-Foot 50% Sun Shade Cover

It's $11 under list price.

Get it for $11
Kitchen Deals at Amazon
Amazon

Kitchen Deals at Amazon

Amazon's kitchen deals span coffee, blending, and cooking gear, with Keurig machines like the K-Mini Mate at …

Up to 70% off
REI Men's Co-op Trailmade Rain Jacket
REI

REI Men's Co-op Trailmade Rain Jacket

It's $50 under list price.

Get it for $20
Workpro Garage Wall Car Door Bumper Guard 4-Pack
Amazon

Workpro Garage Wall Car Door Bumper Guard 4-Pack

It's $2 under list price.

Get it for $17

Follow Us

Facebook Instagram X TikTok YouTube
App Store
Google Play

DealNews.com, Inc. | PO Box 1567, Huntsville, AL 35807

© 2026 DealNews® disclaims responsibility for all content, prices, and availability.

Unsubscribe | Manage Interests | Privacy

 
Copyright © Faceblog Blogger Theme by BloggerThemes & newwpthemes Sponsored by Internet Entrepreneur