English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

📉 IHSG -4,6% Terseret Panic Selling Bursa Asia

IHSG turun -4,57%, MEDC: Guidance Produksi ATH pada 2026. Kompilasi berita untuk hari ini.
open

📉 IHSG -4,6% Terseret Panic Selling Bursa Asia

Photo by: Stockbit

Daily Market Performance 🚀

IHSGForeign FlowKurs USD/IDRGold
7.577,1 -4,57%-Rp117,9 miliar16.885 +0,17%5.192 +1,33%
OilCoalCPONickel
84,0 +3,19%134,0 -0,74%4.180 -0,14%17.120 -0,23%

👋 Stockbitor!

IHSG sempat anjlok -5,6% pada intraday hari ini, Rabu (4/3), sebelum ditutup di level 7.577,1 (-4,6%). Hanya 54 dari 910 saham yang berhasil ditutup di zona hijau, dengan Telkom Indonesia ($TLKM) (-26,4 pts), Amman Mineral Internasional ($AMMN) (-22,1 pts), dan Bumi Resources Minerals ($BRMS) (-19,5 pts) menjadi penekan terbesar indeks dari segi market cap. IHSG terseret pelemahan pasar saham Asia seiring berlanjutnya kekhawatiran terkait eskalasi konflik geopolitik di Timur Tengah. Selain faktor eksternal, sentimen negatif juga muncul dari dalam negeri seiring kabar terkait downgrade outlook sovereign credit Indonesia dari Fitch.

Ketegangan di Timur Tengah memicu market crash bersejarah di Asia, dengan indeks Kospi Korea anjlok -12% dan halt 20 menit akibat likuidasi paksa saham terkait AI. Selain itu, indeks SET Thailand turun hingga -8,6% dan halt 30 menit akibat ketergantungan tinggi pada impor minyak, sementara Nikkei 225 Jepang (-3,6%) dan Hang Seng Hong Kong (-2%) ikut turun akibat outflow dari saham–saham semikonduktor.

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS sendiri tertekan sekitar -0,17% ke level 16.885 pada hari ini, sementara yield obligasi pemerintah tenor 10 tahun naik +6,9 bps ke level 6,61%. Pada hari ini, pasar saham mencatatkan net foreign outflow sebesar Rp117,9 M.

Menjelang penutupan perdagangan hari ini, Fitch mengumumkan downgrade outlook sovereign credit Indonesia dari 'stable' menjadi 'negative', mengonfirmasi rumor yang beredar sejak sesi I pada hari yang sama. Keputusan Fitch tersebut mengikuti langkah serupa dari Moody's pada awal Februari 2026. Selain kedua lembaga tersebut, S&P Global pada Februari 2026 telah memperingatkan risiko penurunan profil kredit Indonesia seiring meningkatnya tekanan fiskal, meski S&P Global belum merevisi outlook dan rating sovereign credit Indonesia.

Key Takeaway

Dalam waktu dekat, potensi de–eskalasi menjadi faktor kunci untuk membalikkan sentimen global, sehingga perlu dimonitor secara ketat oleh investor. Dalam jangka yang lebih panjang, konflik yang berlarut–larut dapat membuat harga minyak bertahan di level yang tinggi dan berisiko menekan kondisi fiskal Indonesia jika tidak diimbangi dengan kenaikan harga batu bara dan CPO sebagai komoditas ekspor utama Indonesia — mengingat status Indonesia sebagai net importir minyak. Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengatakan bahwa pemerintah siap untuk menyesuaikan anggaran belanja — termasuk memangkas anggaran program Makan Bergizi Gratis — guna menjaga defisit fiskal tetap di bawah limit 3% terhadap PDB, seiring risiko kenaikan harga minyak di tengah eskalasi konflik geopolitik di Timur Tengah.

🎯 MEDC: Guidance Produksi ATH pada 2026

  • $MEDC: Tim investor relations Medco Energi Internasional mengatakan dalam closed door meeting bersama Stockbit bahwa total produksi migas perseroan selama 2025 naik +2,7% YoY menjadi 156 MBOEPD (vs 2024: 152 MBOEPD), sejalan dengan guidance 2025 di kisaran 155–160 MBOEPD, didorong oleh proyek baru di Blok B Natuna serta peningkatan kepemilikan operasi di Blok Corridor menjadi 70%. Produksi migas mencapai puncaknya di 178 MBOEPD pada 4Q25, dengan rata–rata 176 MBOEPD pada kuartal tersebut. Cadangan migas (2P reserve) per 2025 juga naik +14,4% YoY menjadi 564 MMBOE (vs 2024: 493 MMBOE), dengan umur cadangan sebesar 11,4 tahun (vs 2024: 10,4 tahun). Manajemen pun memberikan guidance pertumbuhan produksi sekitar +6,5% YoY selama 2026, dengan range 165–170 MBOEPD (vs 2025: 155–160 MBOEPD), yang merupakan level produksi all–time high bagi MEDC.
  • $ITMG: Manajemen Indo Tambangraya Megah dalam earnings call pada Rabu (4/3) mengatakan bahwa perseroan menargetkan volume penjualan batu bara sebesar 6,8 juta ton pada 1Q26 (+0% QoQ, +15% YoY). Dari total target tersebut, 45% bersifat fixed, 54% indexed, dan 1% masih unsold. Sementara itu, perseroan juga menargetkan produksi batu bara sebesar 5,1 juta ton pada 1Q26 (-12% QoQ, -4% YoY), dengan estimasi stripping ratio sebesar 10,1x (vs. 4Q25: 9,3x, 1Q25: 8,8x) seiring aktivitas eksplorasi di area baru.
  • $BBNI: Bank Negara Indonesia meng–update rencana buyback saham yang sebelumnya diumumkan pada 29 Januari 2026, di mana alokasi dana buyback direvisi turun dari Rp1,5 T menjadi ~Rp905,5 M. Nilai maksimum buyback yang telah direvisi ini sudah mendapat persetujuan dari OJK. Rencana ini akan dibahas dalam RUPST pada 9 Maret 2026. Periode pelaksanaan buyback direncanakan berlangsung pada 9 Maret 2026–8 Maret 2027.
  • $WIFI: Solusi Sinergi Digital berencana mengubah peruntukan dana hasil rights issue 2025, di mana dana sebesar Rp5,89 T yang awalnya sebagian besar dialokasikan untuk penyertaan modal ke PT Integrasi Jaringan Ekosistem guna pembangunan jaringan fiber–to–the–home (FTTH) direvisi menjadi penyertaan modal ke PT Telemedia Komunikasi Pratama untuk proyek fixed wireless access (FWA). Rencana ini akan dibahas dalam RUPSLB pada 8 April 2026. Perubahan strategi ini dilakukan untuk mempercepat ekspansi layanan broadband melalui model fixed wireless access yang memiliki waktu implementasi lebih cepat dibandingkan pembangunan jaringan fiber secara masif.
  • $LPPF: Matahari Department Store mengusulkan untuk membagikan dividen tahun buku 2025 senilai Rp250/saham, berdasarkan materi paparan publik perseroan. Jumlah tersebut mengindikasikan dividend yield 13,6% berdasarkan harga saham LPPF per Rabu (4/3).
  • $SCMA: Komisaris Utama Surya Citra Media, Adi Wardhana Sariaatmadja, membeli ~241,8 juta saham SCMA dengan harga rata–rata Rp276/lembar atau senilai total ~Rp66,7 M pada 26 Februari 2026. Setelah transaksi ini, porsi kepemilikan langsung Adi Wardhana Sariaatmadja di SCMA naik dari sekitar 0% menjadi 0,33%.
  • $IRSX: Pengendali Folago Global Nusantara, PT Matra Tri Abadi, membeli ~31,2 juta saham IRSX dengan harga rata–rata Rp540/lembar atau senilai total ~Rp16,9 M pada 3 Maret 2026. Setelah transaksi ini, porsi kepemilikan langsung Matra Tri Abadi di IRSX naik dari 63,44% menjadi 63,95%.
  • $BNBR: Pemegang saham Bakrie & Brothers, Port Fraser International Ltd., menjual 2,95 miliar saham BNBR dengan harga Rp147/lembar atau senilai total ~Rp434 M pada 26 Februari 2026. Setelah transaksi ini, porsi kepemilikan langsung Port Fraser International di BNBR turun dari 26,01% menjadi 24,31%.

Top Gainer 🔥

$ENRG$ITMG$MIKA$SMIL
+0,47%+0,00%+0,00%+0,00%

Top Loser 🤕

$FILM$BUVA$BRMS$RATU
-14,74%-14,52%-13,27%-12,87%

 🔥 Hal lain yang lagi hot yang perlu kamu ketahui…

  • Lembaga pemeringkat kredit, Fitch, merevisi turun outlook kredit Indonesia 'stable' menjadi 'negative', berdasarkan pengumuman resmi di websitenya, meski mempertahankan rating untuk Indonesia di level BBB. Fitch menjelaskan bahwa revisi turun outlook tersebut mencerminkan meningkatnya ketidakpastian kebijakan dan terkikisnya konsistensi serta kredibilitas bauran kebijakan Indonesia di tengah meningkatnya sentralisasi kewenangan pembuatan kebijakan. Hal ini dapat melemahkan prospek fiskal jangka menengah, merusak sentimen investor, dan memberi tekanan pada buffer eksternal. Sebelumnya, Moody's telah melakukan revisi serupa untuk outlook kredit Indonesia pada Februari 2026.
  • Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengatakan pada Selasa (3/3) bahwa pemerintah siap untuk menyesuaikan anggaran belanja guna menjaga defisit fiskal tetap di bawah limit 3% terhadap PDB, seiring risiko kenaikan harga minyak di tengah eskalasi konflik geopolitik di Timur Tengah. Purbaya menjelaskan bahwa jika harga minyak naik ke kisaran US$90–92/barrel dan pemerintah tidak menyesuaikan ulang anggaran belanja, maka APBN 2026 dapat defisit hingga 3,6% terhadap PDB. APBN 2026 sendiri mengasumsikan harga minyak mentah domestik di level US$70/barrel, sementara harga minyak Brent per penutupan bursa hari Selasa (3/3) telah naik ke level US$81,4/barrel seiring kekhawatiran gangguan supply dari Timur Tengah. Purbaya menyebut bahwa anggaran program Makan Bergizi Gratis dapat dipangkas untuk menghemat anggaran sebesar Rp100 T. Purbaya sendiri sebelumnya berjanji untuk menjaga defisit fiskal tetap di bawah limit regulasi di tengah upaya pemerintah mendorong pertumbuhan ekonomi ke level +8%.
  • Harga minyak Brent naik +4,7% ke US$81,4/barrel pada penutupan perdagangan hari Selasa (3/3), setelah sempat menyentuh level US$85,1/barrel yang menandai level tertinggi sejak Juli 2024. Kenaikan harga minyak kembali didorong oleh meningkatnya konflik AS–Iran yang mengganggu pengiriman energi dari Timur Tengah dan memicu kekhawatiran akan konflik yang berkepanjangan. Presiden AS, Donald Trump, mengatakan bahwa serangan udara AS dan Israel diperkirakan akan berlangsung selama 4–5 pekan, tetapi dapat berlangsung lebih lama. Sementara itu, Irak — yang merupakan produsen minyak terbesar kedua di OPEC setelah Arab Saudi — telah memangkas produksi minyak hampir 1,5 juta barrel per hari, dengan pemangkasan dapat meningkat lebih dari 2x lipat dalam beberapa hari ke depan seiring berkurangnya kapasitas penyimpanan minyak akibat proses ekspor yang terganggu oleh konflik tersebut.
  • Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, mengatakan pada Selasa (3/3) bahwa pemerintah berencana meningkatkan impor minyak dari AS untuk menggantikan impor minyak dari Timur Tengah seiring eskalasi konflik di wilayah tersebut. Pemerintah juga berencana mengamankan pasokan LPG dari negara–negara di luar wilayah Selat Hormuz. Timur Tengah sendiri berkontribusi sekitar 20–25% impor minyak dan 30% impor liquefied petroleum gas (LPG) Indonesia. Selain itu, Bahlil menyebut bahwa pemerintah juga berencana meningkatkan kapasitas stok BBM menjadi 90 hari, dari maksimum saat ini di level 26 hari.
  • Presiden Donald Trump mengatakan pada Selasa (3/3) bahwa pemerintah AS akan memberikan jaminan asuransi dan pengawalan angkatan laut untuk memastikan jalur yang aman bagi kapal tanker minyak dan kapal lainnya melalui Selat Hormuz. Trump menambahkan bahwa US International Development Finance Corporation (DFC) akan menawarkan asuransi "dengan harga yang sangat wajar" untuk membantu memastikan kelancaran logistik energi dan perdagangan komersial lainnya di wilayah tersebut. Meski demikian, Trump tidak menjelaskan mekanisme asuransi yang akan ditawarkan oleh DFC.
  • Pjs Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, mengatakan pada Selasa (3/3) bahwa pihaknya telah mengirimkan rancangan peraturan kenaikan minimum free float dari 7,5% menjadi 15% kepada OJK, dengan harapan bahwa regulasi tersebut dapat diterapkan pada Maret 2026. Sebelumnya, OJK mengatakan bahwa pihaknya akan membagi waktu relaksasi bagi emiten untuk memenuhi minimum free float baru ke dalam 3 kelompok berbeda, yakni 1 tahun, 2 tahun, dan 3 tahun. Selain kenaikan minimum free float, Jeffrey juga menyebut bahwa BEI menargetkan dapat menerbitkan daftar konsentrasi pemegang saham pada pekan ini atau pekan depan. Pernyataan Jeffrey tersebut muncul seiring mulai dirilisnya daftar pemegang saham dengan kepemilikan minimum 1% pada Selasa (3/3), turun dari ambang batas sebelumnya di level 5%.

🚢 Perang Siapa, Jaminan Siapa? Tentang Asuransi Pengawalan Selat Hormuz

"Yang dibutuhkan dunia adalah api padam, bukan diskon premi." — skydrugz27

Kutipan menarik dari komunitas Stockbit minggu ini

Peperangan di Timur Tengah antara Iran dan Israel, yang didukung oleh Amerika Serikat, tidak hanya menimbulkan ketidakstabilan di kawasan tersebut, tetapi juga mengganggu alur perdagangan dunia. Iran memiliki kendali atas Selat Hormuz, jalur strategis yang setiap harinya dilalui sekitar 30% pasokan minyak global. Setelah serangan Amerika Serikat dan Israel yang melemahkan posisi Iran di selat tersebut, Donald Trump mengumumkan rencana penyediaan jasa pengawalan berbayar bagi kapal tanker minyak agar dapat menjaga kelancaran supply chain dunia. Dalam tulisannya, Stockbitor Skydrugz27 menganalisis faktor pendorong dibalik kebijakan ini serta potensi keuntungan politik dan ekonomi bagi Trump dan Netanyahu yang sedang berkolaborasi. Penasaran bagaimana Skydrugz27 menafsirkan kebijakan tersebut? Baca selengkapnya di sini!

Copyright 2026 Stockbit, all rights reserved. Anda menerima email ini karena terdaftar sebagai akun aktif di Stockbit dan/atau telah mendaftar melalui website Stockbit/Stockbit Snips.

Disclaimer:

Email ini dikirim oleh PT Stockbit Sekuritas Digital ("Stockbit"), perusahaan efek yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Semua konten dalam email ini dibuat untuk tujuan informasional dan bukan merupakan rekomendasi untuk membeli/menjual saham tertentu. Always do your own research.

Selanjutnya, semua keputusan investasi nasabah mengandung risiko dan adanya kemungkinan kerugian atas investasi tersebut. Seluruh risiko investasi bukan merupakan tanggung jawab Stockbit melainkan menjadi tanggung jawab masing-masing nasabah.

Domain resmi Stockbit adalah https://stockbit.com/ dan semua informasi yang dikirimkan oleh kami akan menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit dan/atau alamat email yang diakhiri "@Stockbit.com". Semua pemberian Informasi Rahasia kepada pihak–pihak yang mengatasnamakan Stockbit namun tidak berasal dari atau tidak menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit merupakan tanggung jawab pribadi pihak pemilik Informasi Rahasia dan kami tidak bertanggung jawab atas setiap penyalahgunaan Informasi Rahasia yang dilakukan oleh pihak–pihak yang mengatasnamakan Stockbit yang tidak berasal dari atau tidak menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit.
Want to change how you receive these emails?
Unsubscribe here

0 komentar:

Posting Komentar

Terima kasih atas komentar anda

 
Copyright © Faceblog Blogger Theme by BloggerThemes & newwpthemes Sponsored by Internet Entrepreneur