🦅 The Fed Diperkirakan Masih Hawkish meski Tenaga Kerja & Inflasi Diekspektasikan Melambat
Daily Market Performance 🚀
IHSG |
Foreign Flow |
Kurs USD/IDR |
Gold |
| 5.744,6 +0,87% | -Rp237,9 miliar | 17.994 +0,26% | 4.074 -0,21% |
Oil |
Coal |
CPO |
Nickel |
| 70,6 -1,30% | 129,6-0,04% | 4.506 -1,12% | 16.355 +0,42% |
👋 Stockbitor!
Data ketenagakerjaan AS yang dirilis oleh ADP mencatat bahwa tenaga kerja AS di sektor swasta hanya tumbuh 98 ribu pada Juni 2026 (vs. Mei 2026: 122 ribu), di bawah ekspektasi konsensus di level 113 ribu. Menyusul rilis data tersebut, ekspektasi konsensus memperkirakan pertumbuhan non–farm payroll AS — yang akan dirilis pada Kamis (2/7) waktu setempat — akan melambat menjadi 110 ribu pada Juni 2026 (vs. Mei 2026: 172 ribu), dengan tingkat pengangguran tetap di level 4,3% (vs. Mei 2026: 4,3%).
Secara terpisah, Ketua The Fed, Kevin Warsh, mengatakan pada Rabu waktu setempat (1/7) bahwa pihaknya melihat risiko inflasi mulai melandai, meski inflasi AS mencapai 4,2% YoY pada Mei 2026 dan jauh melampaui target The Fed di level 2%. Warsh sendiri tetap menolak memberikan sinyal arah kebijakan suku bunga The Fed, sejalan dengan rencananya untuk menghapus forward guidance guna membiarkan pasar keuangan bergerak secara mandiri dengan lebih sedikit ‘intervensi’ dari bank sentral.
Di sisi lain, market masih mencerminkan ekspektasi sikap hawkish dari The Fed. Menurut analisis dari CME FedWatch Tool, probabilitas kenaikan suku bunga The Fed hingga Desember 2026 berada di level 83% per hari ini, Kamis (2/7), sedikit lebih tinggi dari pekan lalu di level 81%. Meski demikian, indeks dolar AS (DXY) justru melemah -0,3%, sementara harga emas spot naik +1% per sore hari ini.
Sebelumnya, pejabat The Fed pada Juni 2026 memproyeksikan suku bunga acuannya akan naik 1x sebesar 25 bps ke kisaran 3,75–4% hingga akhir 2026. Meski ditunjuk Presiden Donald Trump yang mendorong penurunan suku bunga, Warsh tetap menegaskan independensi The Fed. Ia sebelumnya menggantikan Powell yang dinilai terlambat memangkas suku bunga.
Key Takeaway
Selain data non–farm payroll dan tingkat pengangguran AS, investor juga perlu memonitor data inflasi AS yang dijadwalkan rilis pada 14 Juli 2026. Rilis data–data makroekonomi tersebut memiliki implikasi terhadap arah kebijakan suku bunga AS, yang pada ujungnya memengaruhi prospek nilai tukar rupiah. Dari dalam negeri, review sovereign credit rating Indonesia oleh S&P juga kemungkinan akan dirilis pada periode Juli 2026, sehingga turut perlu dicermati oleh investor.
📶 ISAT Resmi Divestasikan Aset Fiber, Catat Untung Rp1,6 T
- $ISAT: Indosat bersama anak perusahaannya, PT Aplikanusa Lintasarta, mengumumkan telah mendivestasikan kepemilikan di PT Infra Fiber Teknologi kepada PT Nusantara Fiber Teknologi. Transaksi ini mencakup: 1) penjualan 84,9% saham PT Infra Fiber Teknologi senilai ~Rp11,7 T; serta 2) transaksi inbreng atas sisa 15,1% saham milik ISAT dan Lintasarta di PT Infra Fiber Teknologi, dengan imbalan ISAT dan Lintasarta masing–masing akan menerima 49,1% dan 0,8% kepemilikan di PT Nusantara Fiber Teknologi. Sisa 50,1% saham di PT Nusantara Fiber Teknologi dimiliki oleh PT Ainfrastruktur Indonesia Raya selaku investor pihak ketiga. Setelah transaksi ini, ISAT tetap memiliki kepemilikan efektif sebesar 49,68% di PT Infra Fiber Teknologi, serta akan mencatat keuntungan ~Rp1,6 T. Transaksi ini merupakan bagian dari co–investment aset fiber milik ISAT dan Lintasarta.
- $DSSA: Dian Swastatika Sentosa melalui 2 anak usahanya, PT DSST Mas Gemilang dan PT Sinarmas Sukses Sejahtera, mengumumkan akuisisi 100% saham PT Bali Media Telekomunikasi dari PT Infinity Investama dan PT Prima Mas Abadi senilai Rp4 T atau ~US$238,4 juta. PT Bali Media Telekomunikasi merupakan pemegang ~24,57% saham XLSmart Telecom Sejahtera ($EXCL), sehingga transaksi ini secara efektif memberikan DSSA eksposur tidak langsung di EXCL. Transaksi ini merupakan transaksi afiliasi karena PT Bali Media Telekomunikasi dan DSSA sama–sama dikendalikan oleh Franky Oesman Widjaja. Perseroan menyatakan akuisisi ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat dan mengintegrasikan ekosistem infrastruktur digital dan teknologinya.
- $AKRA: AKR Corporindo melalui entitas usahanya, PT Andalanesa Energi Primer, mengumumkan telah menandatangani kontrak dengan Hyundai Industries untuk pembangunan dan pembelian 1 unit kapal floating storage regasification unit (FSRU) berkapasitas 170.000 meter kubik. Nilai transaksi mencapai ~US$319,7 juta, yang pembayarannya akan dilakukan dalam 6 tahap. FSRU tersebut akan digunakan untuk mendukung kegiatan usaha AKRA dalam rangka penyimpanan, regasifikasi, dan penyaluran liquefied natural gas (LNG).
- $CMRY: Cisarua Mountain Dairy mengumumkan telah menyuntik modal senilai Rp375 M kepada anak usahanya, PT Macroprima Panganutama. PT Macroprima Panganutama sendiri merupakan manufaktur pengolahan daging bermerek Kanzler. Transaksi ini ditujukan untuk mendukung penambahan kapasitas fasilitas produksi dan modal kerja PT Macroprima Panganutama. Setelah transaksi ini, porsi kepemilikan CMRY di PT Macroprima Panganutama tidak berubah di level 99,99%.
- $COCO: Wahana Interfood Nusantara mengumumkan bahwa harga pelaksanaan rights issue adalah Rp120/lembar, dengan rasio rasio 1 saham existing mendapatkan 3 rights. Dalam aksi korporasi ini, COCO akan menerbitkan hingga ~10,7 miliar saham baru, sehingga potensi perolehan dana mencapai ~Rp1,3 T. Perolehan dana ditujukan untuk akuisisi PT Sari Murni Abadi senilai ~Rp1,2 T, sementara sisanya untuk modal kerja perseroan. Rights issue ini disertai penerbitan waran hingga ~355,9 juta lembar dengan rasio 30 saham baru hasil pelaksanaan rights mendapatkan 1 waran, dengan harga pelaksanaan waran sebesar Rp800/lembar. Efek dilusi hingga 75,61% pasca–pelaksanaan waran. Pengendali COCO, Mahogany Global Investment, akan melaksanakan seluruh haknya dan bertindak sebagai pembeli siaga hingga ~4,3 miliar rights. Cum rights di pasar reguler dan negosiasi pada 8 Juli 2026, sementara periode perdagangan dan pelaksanaan rights pada 14–21 Juli 2026.
- $BBTN: Bank Tabungan Negara mengumumkan bahwa akuisisi portofolio kredit dan aset terkait Taspen senilai Rp12,6 T dari Bank SMBC Indonesia ($BTPN) mengimplikasikan diskon sebesar -0,8% terhadap nilai pasar atau premium +3,5% terhadap nilai buku berdasarkan nilai referensi per 31 Desember 2025. Transaksi ini akan menghasilkan manfaat ekonomis sebesar Rp114 M, serta potensi pendapatan bunga sebesar Rp8 T selama sisa tenor portofolio kredit. Pada 2026, transaksi ini diproyeksikan akan menurunkan rasio NPL BBTN sebesar -0,11 percentage point, meningkatkan yield dan NIM sebesar +0,1 percentage point, serta menaikkan RoA dan RoE masing–masing sebesar +0,14 percentage point dan +1,8 percentage point. Akuisisi ini merupakan bagian dari rangkaian transaksi yang juga mencakup pembiayaan pensiun dan kredit karyawan kelolaan Asabri senilai ~Rp7,3 T pada akhir Agustus 2026. Sebelumnya, manajemen BBTN memperkirakan bahwa RoA dari pembiayaan yang diakuisisi, termasuk pembiayaan kelolaan Asabri, mencapai 2%. Dengan asumsi ceteris paribus, kami memperkirakan kedua akuisisi tersebut akan meningkatkan laba bersih perseroan sebesar +5% YoY pada 2026.
- $SMAR: Sinar Mas Agro Resources and Technology melalui anak usahanya, PT Maskapai Perkebunan Leidong West Indonesia, menjual pabrik kelapa sawit Leidong West di Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung senilai ~Rp67,6 M kepada PT Bumipermai Lestari selaku pihak afiliasi. SMAR menjelaskan bahwa penjualan pabrik tersebut ditujukan untuk optimalisasi portofolio aset karena kurang memberikan manfaat ekonomi yang optimal bagi PT Maskapai Perkebunan Leidong West Indonesia.
🔎 Insider Transactions
Top Gainer 🔥
$BRPT |
$WIFI |
$EMTK |
$ANTM |
| +8,70% | +7,19% | +6,85% | +5,75% |
Top Loser 🤕
$RATU |
$JPFA |
$MYOR |
$BREN |
| -5,41% | -3,71% | -3,59% | -3,27% |
🔥 Hal lain yang lagi hot yang perlu kamu ketahui…
- Pemerintah dan DPR sepakat untuk memulai pembahasan RUU terkait Pusat Finansial Internasional Indonesia, dengan Ketua Komisi XI, Mukhamad Misbakhun, menargetkan agar RUU ini dapat disahkan dalam 20 hari ke depan pada rapat paripurna 21 Juli 2026. Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengatakan bahwa RUU ini ditujukan untuk menarik modal asing dan memperdalam pasar keuangan Indonesia. Purbaya menyebut bahwa pusat finansial ini akan diizinkan untuk mengadopsi, memasukkan, menerapkan, atau menyesuaikan prinsip–prinsip hukum komersial internasional. Purbaya menambahkan bahwa pusat finansial nantinya akan memiliki pengadilan khusus yang berwenang untuk memutus sengketa terkait kegiatan bisnis di wilayah tersebut. Purbaya juga menyebut bahwa pemerintah Indonesia akan menawarkan insentif yang serupa dengan yang diberikan oleh otoritas pusat finansial seperti di Dubai. Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengatakan pada April 2026 bahwa pemerintah sedang mencari lokasi untuk membangun pusat keuangan khusus, sembari menambahkan bahwa salah satu opsi untuk lokasi tersebut adalah Bali.
- DPR pada Kamis (2/7) mengesahkan rancangan awal asumsi makroekonomi 2027 sebagai berikut:
- Pertumbuhan ekonomi: +5,8–6,5% YoY (vs. target APBN 2026: +5,4% YoY).
- Defisit APBN: 1,8–2,4% (vs. target APBN 2026: 2,68% YoY)
- Inflasi: 1,5–3,5% (vs. target APBN 2026: 2,5%).
- Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS: 16.800–17.500 (vs. target APBN 2026: 16.500).
- Yield SBN tenor 10 tahun: 6,5–7,3% (vs. target APBN 2026: 6,9%).
- Harga minyak mentah Indonesia: US$70–95/barrel (vs. target APBN 2026: US$70/barrel).
- Lifting minyak: 605–620 ribu barrel per hari (vs. target APBN 2026: 610 ribu barrel per hari).
- Lifting gas: 951–990 ribu barrel setara minyak per hari (vs. target APBN 2026: 984 ribu barrel setara minyak per hari).
- Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengatakan dalam sidang parlemen bersama DPR pada Kamis (2/7) bahwa APBN 2025 yang telah diaudit mencatat defisit Rp670,34 T atau setara 2,81% terhadap PDB, lebih rendah dibandingkan defisit pada laporan awal di level 2,92% terhadap PDB. Meski turun dibandingkan laporan awal, realisasi tersebut melebar dari realisasi APBN 2024 yang mencetak defisit 2,29% terhadap PDB maupun outlook defisit APBN 2025 di level 2,78% terhadap PDB.
- Danantara mengatakan pada Kamis (2/7) bahwa seluruh BUMN di bawah pengelolaannya telah menyelesaikan laporan keuangan tahun 2025, sementara laporan keuangan konsolidasian Danantara tahun buku 2025 masih dalam tahap penyelesaian audit dan akan dipublikasikan setelah proses audit selesai. Danantara tidak merinci jadwal penyelesaian laporan keuangannya. Sebelumnya, Danantara menyatakan laporan keuangannya untuk tahun buku 2025 akan dirilis sebelum akhir Juni 2026. Laporan keuangan tersebut akan menjadi laporan keuangan pertama Danantara sejak dibentuk pada Februari 2025. Danantara juga menyatakan telah menginvestasikan kembali dividen yang diterima pada tahun lalu ke sejumlah proyek strategis, termasuk pembangunan infrastruktur haji di Mekkah serta pembangkit listrik berbasis pengolahan sampah di Indonesia.
- Indonesia Investment Authority (INA) mengatakan bahwa pihaknya dan para mitranya telah menginvestasikan Rp74,5 T di Indonesia sejak berdiri pada Desember 2020. INA merinci bahwa realisasi investasinya sendiri mencapai Rp33,3 T, sementara foreign direct investment yang terkait dengan kesepakatan INA mencapai Rp41,2 T. INA juga menyebut bahwa aset yang dikelolanya telah meningkat 1,9x lipat menjadi Rp146,2 T sejak awal peluncurannya. CEO INA, Oki Ramadhana, mengatakan pihaknya akan terus memperkuat kemitraan investasi, menghubungkan modal jangka panjang dengan peluang strategis, dan mendukung pembangunan ekonomi Indonesia melalui investasi berkelanjutan. INA mengatakan transportasi dan logistik merupakan alokasi investasi terbesarnya saat ini di level 44%, diikuti oleh aset terkait digital dan AI sebesar 29,5%. INA juga mengatakan telah mengamankan komitmen investasi sekitar US$25 miliar dari 40 mitra di 15 negara.
- TikTok mengkonfirmasi kepada Tech in Asia pada Rabu (1/7) bahwa mereka telah melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap karyawan di Indonesia, meski tidak merinci jumlahnya lebih lanjut maupun departemen mana yang terkena dampaknya. Sebelumnya, komunitas pekerja tech, Ecommurz, melaporkan bahwa ByteDance, perusahaan induk TikTok, telah melakukan PHK pada 90% karyawan Tokopedia.
- Kementerian Investasi dan Hilirisasi mengatakan pada Kamis (2/7) bahwa Pure Battery Technologies asal Australia sedang mempertimbangkan rencana pembangunan fasilitas produksi precursor cathode active material (pCAM) senilai US$350 juta di Indonesia. pCAM adalah komponen penting dalam baterai lithium–ion yang digunakan pada kendaraan listrik. Kementerian Investasi dan Hilirisasi mengatakan bahwa proyek ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperkuat rantai pasokan untuk industri kendaraan listrik Indonesia.
- Centre for Research on Energy and Clean Air (CREA) pada Kamis (2/7) memperkirakan bahwa ekspansi kapasitas produksi alumina dan aluminium di Indonesia akan menyebabkan booming pembangkit listrik captive berbahan bakar batu bara dan memicu penipisan cadangan bijih bauksit. Kapasitas produksi alumina di Indonesia diperkirakan akan meningkat dari 9 juta ton pada 2025 menjadi 32,5 juta ton pada 2030, sementara kapasitas smelter aluminium diperkirakan meningkat dari 1 juta ton menjadi 14 juta ton. CREA mencatat bahwa sebagian besar proyek alumina dan aluminium yang direncanakan di Indonesia masih bergantung pada pembangkit listrik tenaga batu bara di luar jaringan PLN, meski secara geografis cadangan bauksit di Indonesia berpotensi terhubung dengan jaringan PLN dan sumber daya energi terbarukan. CREA juga memperkirakan bahwa dengan proyeksi permintaan bahan baku mencapai 65 juta ton bauksit per tahun, cadangan terbukti (proven reserve) bauksit Indonesia diperkirakan akan habis sepenuhnya dalam waktu sekitar 12 tahun.
🚀 Bagaimana Mencari Saham yang Mulai Reversal?
“Namun ingat, reversal selalu butuh konfirmasi. Jangan asal fomo tanpa trading plan yang jelas. Selalu perhatikan batas toleransi risiko masing-masing. Pantau terus, siapa tahu incaran mu siap terbang.” — agasmhndr
Kutipan menarik dari komunitas Stockbit minggu ini
Menurut Stockbitor agasmhndr, ada beberapa indikator atau tanda-tanda kunci bahwa sebuah saham akan mengalami reversal. Mengenali sinyal ini penting karena reversal sering kali menjadi titik masuk yang menarik sebelum harga bergerak lebih jauh. Pertama-tama, harga di chart sudah di atas MA5 atau MA10. Dengan MA yang lebih rendah menembus MA10, ini menunjukkan bahwa ada short-term momentum yang kuat. Sinyal ini biasanya jadi tanda awal bahwa tekanan beli mulai lebih dominan dibanding tekanan jual. Dalam tulisannya, ada beberapa indikator lainnya seperti volume, RSI, dan broker activity. Ketiganya berfungsi sebagai konfirmasi tambahan agar sinyal reversal yang terlihat bukan sekadar pergerakan sesaat. Dengan memperhatikan pergerakkan semua indikator ini, kita memiliki peluang lebih baik untuk mengambil kesempatan saat sebuah saham akan reversal. Baca selengkapnya di sini!
Disclaimer:
Email ini dikirim oleh PT Stockbit Karya Indonesia (“Stockbit”), perusahaan media ekonomi dan keuangan yang menghadirkan berita, analisis, dan insight tentang dunia bisnis, investasi, dan kebijakan ekonomi, khususnya yang terkait Pasar Modal.
Semua konten dalam email ini dibuat untuk tujuan informasional dan bukan merupakan rekomendasi untuk membeli/menjual saham tertentu. Always do your own research.
Selanjutnya, semua keputusan investasi nasabah mengandung risiko dan adanya kemungkinan kerugian atas investasi tersebut. Seluruh risiko investasi bukan merupakan tanggung jawab Stockbit melainkan menjadi tanggung jawab masing-masing nasabah.
Domain resmi Stockbit adalah https://stockbit.com/ dan semua informasi yang dikirimkan oleh kami akan menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit dan/atau alamat email yang diakhiri “@Stockbit.com”. Semua pemberian Informasi Rahasia kepada pihak–pihak yang mengatasnamakan Stockbit namun tidak berasal dari atau tidak menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit merupakan tanggung jawab pribadi pihak pemilik Informasi Rahasia dan kami tidak bertanggung jawab atas setiap penyalahgunaan Informasi Rahasia yang dilakukan oleh pihak–pihak yang mengatasnamakan Stockbit yang tidak berasal dari atau tidak menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit.
Unsubscribe here
IHSG
Foreign Flow
Kurs USD/IDR
Gold
Oil
Coal
CPO
Nickel
$BRPT
$WIFI
$EMTK
$ANTM
$RATU
$JPFA
$MYOR
$BREN
0 komentar:
Posting Komentar
Terima kasih atas komentar anda