🤑 Pemerintah Lanjutkan Stimulus Ekonomi, Kaji Kenaikan Batas Penghasilan Bebas Pajak
Daily Market Performance 🚀
IHSG |
Foreign Flow |
Kurs USD/IDR |
Gold |
| 6.009,5 -1,02% | -Rp241,9 miliar | 17.950 +0,45% | 4.195 +0,20% |
Oil |
Coal |
CPO |
Nickel |
| 100,2 -3,24% | 148,5+1,37% | 4.553 -1,24% | 15.928 -0,19% |
👋 Stockbitor!
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, pada Rabu (30/9) mengumumkan sejumlah stimulus dan insentif yang akan diberikan oleh pemerintah ke depan, termasuk bantuan sosial (bansos) hingga ~Rp31 T pada 4Q26, wacana kenaikan batas penghasilan tidak kena pajak (PTKP), perluasan insentif pajak penghasilan (PPh) pasal 21 ditanggung pemerintah ke seluruh sektor, dan kepastian kelanjutan insentif PPN ditanggung pemerintah (PPN DTP) terkait pembelian rumah pada 2027. Berikut rinciannya:
- Siapkan Bansos Rp31 T pada 4Q26 — Dari jumlah tersebut, sebanyak ~Rp17,5 T akan dialokasikan untuk bantuan pangan berupa beras 10 kg/bulan selama Oktober–Desember 2026 bagi 33,2 juta keluarga, sementara ~Rp12 T untuk bantuan subsidi upah senilai Rp900.000 bagi 13,3 juta pekerja. Rencana anggaran tersebut saat ini masih ditinjau oleh Kementerian Keuangan.
- Kaji Kenaikan Batas PTKP, Perluas Insentif PPh 21 untuk Pekerja — Airlangga juga mengatakan bahwa pemerintah mempertimbangkan untuk menaikkan batas PTKP, dengan perhitungan besaran penyesuaian sedang didiskusikan dengan Kementerian Keuangan. Langkah tersebut didasarkan pada pertimbangan atas perkembangan inflasi, di mana besaran PTKP saat ini di level Rp54 juta/tahun tidak berubah sejak 2016. Selain itu, pemerintah akan melanjutkan insentif PPh pasal 21 ditanggung pemerintah bagi pekerja dengan penghasilan di bawah Rp10 juta/bulan pada 2027, dengan cakupan diperluas menjadi seluruh sektor, dibandingkan kebijakan existing yang hanya mencakup sektor padat karya dan pariwisata.
- PPN DTP Rumah 100% Berlanjut pada 2027 — Airlangga menyebut bahwa pemerintah pada 2027 akan melanjutkan insentif PPN DTP sebesar 100% atas bagian harga jual rumah baru siap huni hingga Rp2 M, dengan batasan harga rumah hingga Rp5 M. Pernyataan tersebut menegaskan ulang kebijakan sebelumnya, di mana mantan menteri keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, sempat mengatakan pada Oktober 2025 bahwa insentif tersebut akan diperpanjang hingga 2027. Di sisi kredit, pemerintah juga menyiapkan skema baru KPR bersubsidi berbunga 6% bagi masyarakat berpenghasilan tetap sekitar Rp17 juta/bulan, untuk rumah seharga hingga Rp500 juta.
Airlangga menambahkan bahwa pemerintah akan menyiapkan regulasi teknis pada 4Q26 untuk seluruh program 2027, termasuk kelanjutan program magang dan vokasi serta tambahan manfaat bagi pekerja yang kehilangan pekerjaan.
Key Takeaway
Paket bansos merupakan kelanjutan kebijakan yang sudah berjalan, meski nominalnya tampak diperbesar dibandingkan rencana awal di level ~Rp26 T selama 2H26. Sementara itu, rencana perluasan insentif PPh pasal 21 ke seluruh sektor serta peningkatan PTKP akan berdampak positif terhadap daya beli. Namun, kami menilai, posibilitas realisasi kenaikan batas PTKP akan lebih tinggi jika harga minyak sudah lebih ternormalisasi, misalnya kembali ke level US$80/barrel, mengingat tingginya harga minyak saat ini mendorong kebutuhan subsidi dan menekan kondisi fiskal. Terkait magnitude kenaikan PTKP, jika hanya berdasarkan akumulasi inflasi sejak terakhir kali ditingkatkan, potensi kenaikannya mencapai sekitar +30% dari level saat ini.
💰 AADI Terima US$814,1 Juta Sebelum Pajak dari Divestasi Kestrel Coal Group
- $AADI: Adaro Andalan Indonesia melalui entitas anaknya, Adaro Capital Ltd., menerima ~US$814,1 juta dari hasil penjualan 47,99% saham di Kestrel Coal Group kepada Yancoal Australia Ltd. (ASX: YAL). Nilai tersebut merupakan nilai sebelum pajak dan masih tunduk pada syarat dan ketentuan dalam perjanjian transaksi. Setelah dikurangi pajak, nilai total penjualan objek transaksi yang diterima menjadi ~US$734,8 juta. Berdasarkan kesepakatan para pihak, para penjual dapat menerima contingent cash consideration hingga US$550 juta, yang akan dibayarkan secara tahunan selama 5 tahun sejak tanggal penyelesaian transaksi. Nilai contingent cash consideration yang akan diterima Adaro Capital Ltd. akan dihitung berdasarkan proporsi kepemilikan Adaro Capital Ltd. di Kestrel Coal Group. Sebelumnya, rencana transaksi ini telah diumumkan sejak April 2026.
- $TLKM: Telkom Indonesia dalam RUPSLB pada Rabu (30/9) mengangkat Nanang Hendarno sebagai direktur utama yang baru, menggantikan Dian Siswarini. Sebelumnya, Nanang menjabat sebagai direktur network TLKM dan sempat menempati sejumlah posisi strategis di perseroan, termasuk menjabat sebagai chief executive officer PT Infrastruktur Telekomunikasi Indonesia pada 2022–2025 dan chief of technology PT Telekomunikasi Indonesia International pada 2016–2022. Selain menunjuk direktur utama baru, TLKM juga mengubah sejumlah jajaran direksi, di mana Karim Siregar diangkat sebagai direktur IT digital menggantikan Faizal Rochmad Djoemadi, serta Radita Ali Putra ditunjuk sebagai direktur wholesale & international service menggantikan Budi Satria Dharma Purba yang digeser menjadi direktur network.
- $UNTR: United Tractors berencana melaksanakan buyback saham dengan alokasi dana hingga Rp2 T pada periode 1 Oktober–31 Desember 2026. Rencana ini tidak memerlukan persetujuan pemegang saham, seiring relaksasi yang diberikan OJK untuk mendukung stabilitas pasar modal. Dalam keterbukaan informasi terpisah, UNTR menyebut telah membeli kembali ~58 juta saham dengan nilai ~Rp1,4 T pada buyback saham periode 1 Juli–30 September 2026, mengimplikasikan nilai rata–rata pembelian sebesar Rp24.556/saham. UNTR juga mengumumkan perubahan jadwal pembagian dividen interim dari 26 Oktober 2026 menjadi November 2026, tanpa merinci tanggalnya lebih lanjut, dengan jumlah dividen interim tetap Rp430/saham. Perubahan jadwal pembagian dividen tersebut karena UNTR bermaksud untuk melakukan pembagian dividen interim dengan mengacu kepada laporan keuangan per 30 September 2026.
- $ASGR: Astra Graphia mengumumkan perubahan rencana pembagian dividen, di mana rencana pembagian dividen interim tahun buku 2026 sebesar Rp297/saham yang diumumkan oleh perseroan pada kemarin akan diubah menjadi pembagian tambahan dividen tunai final. Meski berubah, ASGR menyebut bahwa rencana pembagian tambahan dividen tunai final tersebut tetap dalam jumlah yang sekurang–kurangnya Rp297/saham. ASGR menjelaskan bahwa perubahan rencana ini karena pembagian dividen Rp297/saham tersebut membutuhkan persetujuan pemegang saham terlebih dahulu dalam RUPSLB yang rencananya akan diselenggarakan pada November 2026, mengingat dividen tersebut berasal dari saldo laba ditahan (retained earnings). ASGR belum mengumumkan jadwal RUPSLB tersebut, sementara jadwal baru atas pelaksanaan dividen akan disampaikan setelah rencana pembagian dividen ini disetujui dalam RUPSLB.
- $JPFA: Japfa Comfeed Indonesia mengumumkan telah menjual seluruh kepemilikannya secara langsung maupun tidak langsung atas PT Vaksindo Satwa Nusantara beserta anak usahanya di India dan Vietnam senilai ~Rp1,8 T kepada pengendali perseroan, Japfa Pte. Ltd., dan pihak afiliasi, Bionovus Pte. Ltd. PT Vaksindo Satwa Nusantara sendiri bergerak di bidang kesehatan hewan, produksi vaksin, dan farmasi veteriner, serta kegiatan penunjang di bidang peternakan dan perdagangan. Divestasi ini didasarkan pada beberapa pertimbangan, antara lain agar perseroan dapat fokus pada bisnis inti, monetisasi aset dan reinvestasi atas pengembangan PT Vaksindo Satwa Nusantara dalam 18 tahun terakhir, hingga mengurangi alokasi modal perseroan atas rencana ekspansi PT Vaksindo Satwa Nusantara di luar negeri.
- $GIAA: Garuda Indonesia berencana menggelar rights issue hingga ~124,4 miliar saham baru dengan efek dilusi hingga 23,4%. PT Danantara Asset Management selaku pemegang saham utama GIAA akan melaksanakan hanya melalui inbreng 65,77% saham Garuda Maintenance Facility ($GMFI) senilai ~Rp5,7 T, sementara perolehan dana secara tunai dari publik ditujukan untuk modal kerja perseroan. Rencana ini akan dibahas dalam RUPSLB pada 6 November 2026.
- $GEMS: Golden Energy Mines akan membagikan dividen interim tahun buku 2026 senilai Rp611,93/saham, mengindikasikan dividend yield ~7,5% per Kamis (1/10). Cum dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 8 Oktober 2026, sementara pembayaran pada 22 Oktober 2026.
- $AALI: Astra Agro Lestari akan membagikan dividen interim tahun buku 2026 senilai Rp233/saham, mengindikasikan dividend yield ~2,9% per Kamis (1/10). Cum dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 8 Oktober 2026, sementara pembayaran pada 26 Oktober 2026.
- $SMGR: Semen Indonesia mencatat penurunan volume penjualan semen -6% YoY pada Agustus 2026, meski volume penjualan secara kumulatif selama 8M26 masih tumbuh +4% YoY (vs. 8M25: -3% YoY). Volume penjualan domestik naik +6% YoY selama 8M26 (vs. 8M25: -7% YoY), di bawah pertumbuhan volume seindustri, dengan market share SMGR relatif stabil di level ~47% selama 8M26 (vs. 8M25: ~48%). Sementara itu, volume penjualan non–domestik SMGR turun -4% YoY (vs. 8M25: +14% YoY), utamanya ditekan oleh lemahnya ekspor dari fasilitas Indonesia (-12% YoY). Dari segi segmentasi, volume penjualan segmen kantong (bag) naik +7% YoY selama 8M26, sementara volume penjualan semen curah (bulk) tumbuh +3% YoY.
- $ADHI: Adhi Karya mengumumkan telah menandatangani perjanjian bersyarat untuk menjual 47,18% saham PT Jasamarga Jogja Solo kepada PT Sarana Multi Infrastruktur senilai ~Rp1,8 T dan 51% saham PT Dumai Tirta Persada kepada Futura Energi Global ($FUTR) senilai Rp141 M. Total nilai transaksi ini mencapai ~Rp1,9 T, sebelum memperhitungkan pajak dan biaya terkait. Setelah transaksi rampung, ADHI tidak lagi memiliki saham di kedua perusahaan tersebut. Penjualan saham PT Jasamarga Jogja Solo memerlukan persetujuan RUPS, sementara penyelesaian kedua transaksi ditargetkan paling lambat pada 30 November 2026.
🔎 Insider Transactions
Top Gainer 🔥
$KPIG |
$ENRG |
$CUAN |
$BULL |
| +11,63% | +4,44% | +2,37% | +2,35% |
Top Loser 🤕
$GOTO |
$KPIG |
$BRIS |
$BUVA |
| -12,50% | -6,78% | -5,56% | -4,56% |
🔥 Hal lain yang lagi hot yang perlu kamu ketahui…
- Presiden Prabowo Subianto pada Kamis (1/10) kembali melakukan reshuffle kabinet, menandai reshuffle ke–7 dalam Kabinet Merah Putih. Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, diangkat sebagai menteri koordinator bidang hilirisasi dan transisi energi. Sebelum dilantik, Bahlil mengatakan kepada wartawan bahwa dirinya akan merangkap jabatan. Presiden Prabowo juga menunjuk Muhammad Sarmuji selaku menteri perindustrian, menggantikan Agus Gumiwang Kartasasmita. Selain itu, Sugiono dilantik sebagai menteri koordinator bidang pembangunan manusia dan kebudayaan, menggantikan Pratikno. Adapun posisi menteri luar negeri diisi oleh Arrmanatha Nasir yang sebelumnya menjabat sebagai wakil menteri luar negeri. Dudung Abdurachman dilantik sebagai menteri koordinator bidang politik dan keamanan, menggantikan Djamari Chaniago, dengan posisi kepala staf kepresidenan diisi oleh Listyo Sigit Prabowo. Presiden Prabowo juga mengangkat Suyudi Ario Seto — yang sebelumnya menjabat sebagai kepala BNN — sebagai kapolri, serta menggeser Dedi Prasetyo dari wakapolri menjadi kepala Badan Reforma Agraria Nasional. Selain menteri, Presiden Prabowo mengangkat sejumlah wakil menteri, antara lain Drajat Hari Wibowo sebagai wakil menteri koordinator bidang perekonomian, Nurkholisoh Ibnu Aman dan Luky Alfirman sebagai wakil menteri keuangan, Muhammad Saleh Mustafa sebagai wakil menteri pertanian, dan Irwan Meilano sebagai wakil menteri kehutanan, kelautan, dan perikanan.
- Biro analisis ekonomi AS mencatat bahwa inflasi indeks pengeluaran konsumsi pribadi inti (core personal consumption expenditures/core PCE) AS mencapai 3% YoY pada Agustus 2026, di bawah ekspektasi konsensus yang memperkirakan inflasi 3,3% YoY. Sementara itu, data inflasi PCE inti periode Juli 2026 direvisi turun dari 3,3% YoY menjadi 3% YoY. Secara bulanan, inflasi PCE inti tercatat 0,2% MoM pada Agustus 2026 (vs. Juli 2026: inflasi 0,1% MoM), juga lebih rendah dari ekspektasi konsensus yang memperkirakan inflasi 0,3% MoM. Data inflasi PCE inti sendiri merupakan acuan The Fed dalam menentukan kebijakan moneternya, termasuk suku bunga AS. Meski angka inflasi PCE inti periode Agustus 2026 secara bulanan dan tahunan lebih rendah dari ekspektasi, angka tersebut masih di atas target inflasi 2% yang ditetapkan The Fed. Menyusul rilis data ini, ekspektasi kenaikan suku bunga AS dalam pertemuan The Fed pada Oktober 2026 menjadi berkurang, dengan analisis dari CME FedWatch Tool menunjukkan bahwa probabilitas The Fed untuk mempertahankan suku bunga AS di kisaran 3,75–4% dalam pertemuan tersebut meningkat dari level 29,1% pada sepekan lalu menjadi 61,8% per Kamis (1/10) pagi.
- BPS mencatat bahwa inflasi indeks harga konsumen (IHK) pada September 2026 melonjak ke level 3,28% YoY (vs. Agustus 2026: inflasi 3,19% YoY), relatif sejalan dibandingkan ekspektasi konsensus yang memperkirakan inflasi 3,3% YoY dan masih sejalan dengan target inflasi Bank Indonesia pada 2026 di kisaran 2,5±1%. Secara bulanan, Indonesia mencatat inflasi IHK 0,3% MoM pada September 2026 (vs. Agustus 2026: inflasi 0,21% MoM), relatif sejalan dibandingkan ekspektasi konsensus yang memperkirakan inflasi 0,33% MoM. Inflasi IHK secara bulanan pada September 2026 didorong oleh kelompok pengeluaran ‘makanan, minuman, dan tembakau’ dengan andil inflasi 0,26 percentage point, utamanya akibat kenaikan harga cabai rawit, cabai merah, daging ayam ras, beras, telur ayam ras, dan ikan segar. Inflasi inti mencapai 2,84% YoY pada September 2026 (vs. Agustus 2026: inflasi 2,92% YoY), lebih rendah dibandingkan ekspektasi konsensus yang memperkirakan inflasi 2,9% YoY.
- BPS mencatat bahwa neraca perdagangan Indonesia mencetak surplus US$3,55 miliar pada Agustus 2026 (vs. Agustus 2025: surplus US$5,57 miliar, Juli 2026: surplus US$0,12 miliar), lebih tinggi dibandingkan ekspektasi konsensus yang memperkirakan surplus US$735 juta. Hasil ini dipengaruhi oleh ekspor yang tumbuh +6,72% YoY pada Agustus 2026 (vs. Juli 2026: +6,05% YoY), sementara impor melonjak +19,09% YoY (vs. Juli 2026: +27,02% YoY). Selama 8M26, surplus neraca perdagangan Indonesia turun ke level US$7,25 miliar (vs. 8M25: surplus US$29,35 miliar), dengan ekspor naik +4,74% YoY sementara impor melonjak +19,84% YoY.
- S&P Global mencatat bahwa Purchasing Managers’ Index (PMI) manufaktur Indonesia meningkat ke level 52,4 pada September 2026 (vs. Agustus 2026: 49,8), menandai ekspansi aktivitas pabrik yang terkuat sejak Februari 2026. Hasil ini didorong oleh produksi dan pesanan baru yang tumbuh dengan laju tercepat sejak Februari 2026, sementara permintaan dari luar negeri meningkat selama 2 bulan beruntun dan dengan laju terkuat sejak Mei 2022. Selain itu, jumlah tenaga kerja meningkat dengan laju tercepat sejak Februari 2025, dengan backlog pekerjaan bertambah pada laju paling terkuat dalam 5 tahun terakhir. Produsen pun tercatat meningkatkan pembelian input dengan laju tercepat sejak Februari 2026, sementara inventaris input naik ke tingkat tertinggi sejak Maret 2024. Inflasi biaya input melambat ke tingkat terendah dalam 6 bulan terakhir, meski tetap berada di atas rata–rata jangka panjang seiring tingginya biaya bahan baku dan pemasok, pelemahan nilai tukar, kelangkaan pasokan, serta dampak kebijakan bahan bakar. Sementara itu, peningkatan harga output melandai ke tingkat terendah dalam 6 bulan terakhir. Kepercayaan bisnis masih dalam level optimis, meski sedikit menurun, dengan peningkatan produksi dalam 12 bulan ke depan diekspektasikan akan didukung oleh kenaikan permintaan, proyek baru, rencana ekspansi bisnis, dan harapan akan harga bahan baku yang lebih stabil.
- BPS mencatat bahwa kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia mencapai ~1,6 juta orang pada Agustus 2026 (+6,3% YoY, +4,9% MoM). Hasil ini membuat kunjungan wisman selama 8M26 mencapai ~10,6 juta orang (+5,4% YoY), setara 60,1–66,1% target 2026 dari pemerintah di kisaran 16–17,6 juta orang.
- Pelayaran Nasional Bina Buana Raya ($BBRM) mengumumkan telah mengakuisisi 1 unit kapal anchor handling tug supply (AHTS) senilai US$12,1 juta dari pihak non–afiliasi. Serah terima kapal tersebut sudah dilakukan dan siap beroperasi.
🧑🏫 Kalau Suatu Saham Ramai Shortsell, Apa yang Akan Terjadi?
“Jangan sampai trader nya pengen makan kacang, ternyata yang diambil malah batang bonsai 4 cm karena disuruh meraba ambil barang dalam kondisi gelap.” — skydrugz27
Kutipan menarik dari komunitas Stockbit minggu ini
Mekanisme short selling masih menjadi perbincangan hangat di kalangan pelaku pasar modal. Investor bertanya-tanya mengenai dampak dan perkiraan dinamika pasar pada mekanisme baru ini. Stockbitor skydrugz27 menuliskan pendapatnya bahwa pergerakan saham tetap ditentukan oleh dasar utamanya yaitu supply dan demand. Ketika aktivitas short selling tinggi, sementara saham beredar banyak, valuasi mahal, dan fundamental lemah, harga berpotensi terus tertekan. Namun, short selling juga memiliki batas karena ketika saham yang dipinjam semakin banyak maka semakin langka. Harga yang sudah jatuh dalam juga membuat investor mulai melihat valuasi menarik dan membeli, sehingga dapat memicu short squeeze yang dapat membuat short seller mengalami kerugian. Terutama pada saat ini mekanisme short selling di IHSG, masih minim data dan indikator. Lalu apa dampak dari minimnya indikator yang tersedia ini? Baca selengkapnya disini!
Disclaimer:
Email ini dikirim oleh PT Stockbit Karya Indonesia (“Stockbit”), perusahaan media ekonomi dan keuangan yang menghadirkan berita, analisis, dan insight tentang dunia bisnis, investasi, dan kebijakan ekonomi, khususnya yang terkait Pasar Modal.
Semua konten dalam email ini dibuat untuk tujuan informasional dan bukan merupakan rekomendasi untuk membeli/menjual saham tertentu. Always do your own research.
Selanjutnya, semua keputusan investasi nasabah mengandung risiko dan adanya kemungkinan kerugian atas investasi tersebut. Seluruh risiko investasi bukan merupakan tanggung jawab Stockbit melainkan menjadi tanggung jawab masing-masing nasabah.
Domain resmi Stockbit adalah https://stockbit.com/ dan semua informasi yang dikirimkan oleh kami akan menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit dan/atau alamat email yang diakhiri “@Stockbit.com”. Semua pemberian Informasi Rahasia kepada pihak–pihak yang mengatasnamakan Stockbit namun tidak berasal dari atau tidak menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit merupakan tanggung jawab pribadi pihak pemilik Informasi Rahasia dan kami tidak bertanggung jawab atas setiap penyalahgunaan Informasi Rahasia yang dilakukan oleh pihak–pihak yang mengatasnamakan Stockbit yang tidak berasal dari atau tidak menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit.
Unsubscribe here
IHSG
Foreign Flow
Kurs USD/IDR
Gold
Oil
Coal
CPO
Nickel
$KPIG
$ENRG
$CUAN
$BULL
$GOTO
$BRIS
$BUVA
0 komentar:
Posting Komentar
Terima kasih atas komentar anda