
📈 Ekonomi RI Tumbuh +5,11% YoY pada 2025, Lampaui Ekspektasi
.png)
Daily Market Performance 🚀
IHSG | Foreign Flow | Kurs USD/IDR | Gold |
| 8.103,9 -0,53% | -Rp469,7 miliar | 16.830 +0,33% | 4.907 -0,91% |
Oil | Coal | CPO | Nickel |
| 68,5 -1,38% | 118,0 +0,43% | 4.215 -0,24% | 17.379 -0,39% |
👋 Stockbitor!
BPS mencatat bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 4Q25 mencapai +5,39% YoY (vs. 3Q25: +5,04% YoY), melampaui ekspektasi konsensus di level +5,1% YoY sekaligus menandai pertumbuhan secara tahunan yang tertinggi sejak 3Q22. Hasil ini membuat pertumbuhan ekonomi Indonesia selama 2025 mencapai +5,11% YoY (vs. 2024: +5,03% YoY), melampaui ekspektasi konsensus di level +5,04% YoY, meski lebih rendah dibandingkan target pemerintah di level +5,2% YoY.
Pembentukan modal tetap bruto/investasi (PMTB) menjadi komponen dengan pertumbuhan tahunan tertinggi pada 4Q25 sebesar +6,12% YoY (vs. 3Q25: +5% YoY), di mana pertumbuhan ini disebabkan oleh peningkatan impor mesin produksi untuk industri serta belanja pemerintah untuk peralatan dan mesin. Pertumbuhan PMTB tersebut juga sejalan dengan data pertumbuhan realisasi investasi dari Kementerian Investasi dan Hilirisasi sebesar +9,7% YoY pada 4Q25. Hal ini membuat pertumbuhan PMTB selama 2025 menjadi +5,09% YoY.
Konsumsi rumah tangga — sebagai komponen terbesar — tumbuh lebih cepat pada 4Q25 sebesar +5,11% YoY (vs. 3Q25: +4,89% YoY), relatif sejalan dengan peningkatan momentum pada indeks penjualan ritel dan indeks keyakinan konsumen yang turut didorong oleh pemberian paket stimulus sebesar Rp37,4 T. Hasil ini membawa konsumsi rumah tangga tumbuh +4,98% YoY selama 2025 (vs. 2024: +4,94% YoY).
Sementara itu, kontribusi dari net ekspor menurun pada 4Q25 seiring dengan pertumbuhan ekspor yang lebih rendah di level +3,3% YoY (vs. 3Q25: +9,14%), sementara impor meningkat +4% YoY (vs. 3Q25: 0,9% YoY).
Key Takeaway
Secara umum, percepatan pertumbuhan ekonomi pada 4Q25 — yang lebih didorong oleh peningkatan pasar domestik dibandingkan ekspor — relatif sejalan dengan tren Purchasing Managers' Index manufaktur Indonesia dan akselerasi pertumbuhan kredit. Pemerintah sendiri menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar +5,4% YoY pada 2026, sementara Menteri Keuangan memproyeksikan target yang lebih tinggi di level +6% YoY. Tren perbaikan makroekonomi yang berkelanjutan berpotensi memberikan dampak positif terhadap IHSG — terutama pada saham–saham blue chip seperti perbankan dan konsumer — dari kembalinya foreign inflow.
🏦 Kementerian Keuangan Berencana Ambil Alih PNM dari BBRI
- $BBRI: Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengatakan bahwa pihaknya tengah berdiskusi dengan Danantara untuk mengambil alih PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dari Bank Rakyat Indonesia ke bawah Kementerian Keuangan. Pengambilalihan tersebut ditujukan agar PNM dapat langsung ditugaskan oleh Kementerian Keuangan dalam menyalurkan kredit kepada UMKM, skema yang dinilai lebih efektif dibandingkan penyaluran melalui BBRI maupun pembentukan special mission vehicle (SMV) baru. Purbaya juga mengusulkan agar transaksi dapat dilakukan dengan menukar PNM dengan PT Geo Dipa Energi, SMV milik Kementerian Keuangan di bidang geothermal. Purbaya juga menyebut akan mempertimbangkan kenaikan pajak terhadap Danantara jika PT Permodalan Nasional Madani tidak dialihkan kepada Kementerian Keuangan. Purbaya menyebut bahwa diskusi terkait wacana ini telah dilakukan beberapa kali dengan Danantara, meski hingga saat ini belum terdapat keputusan resmi. Per 9M25, PNM berkontribusi ~3% terhadap laba bersih konsolidasi BBRI.
- $TPIA: Reuters melaporkan bahwa Aster Chemicals and Energy Pte. Ltd. — joint venture antara Chandra Asri Pacific dan Glencore — menargetkan penyelesaian 2 proyek pada 2H26, yakni: 1) perbaikan condensate splitter berkapasitas 70.000 barrel per hari untuk meningkatkan kapasitas pemrosesan minyak bumi dari 237.000 bpd menjadi 307.000 barrel per hari; dan 2) perbaikan single buoy mooring untuk memfasilitasi kapal very large crude carriers (VLCC) yang dapat membongkar 2 juta barel minyak per kapal, sehingga biaya produksi akan lebih murah dan lebih kompetitif. Untuk meningkatkan laba bersih dengan cepat, Aster berencana menyewakan tangki sebanyak 4,3 juta meter kubik, menjual pasokan listrik berlebih dari panel surya ke jaringan Singapura, dan berencana berinvestasi pada proyek pembangkit listrik berbahan bakar gas hidrogen senilai US$150 juta. Singapura sendiri akan menaikkan pajak karbon untuk bisnis beremisi tinggi menjadi 45 dolar Singapura per ton, naik dari 25 dolar Singapura per ton pada 2024–2025.
- $CDIA: Chandra Daya Investasi berencana melaksanakan buyback saham dengan alokasi dana hingga Rp1 T pada periode 6 Februari–5 Mei 2026. Rencana ini tidak memerlukan persetujuan pemegang saham, seiring relaksasi yang diberikan OJK untuk mendukung stabilitas pasar modal.
- $CUAN: Bisnis melaporkan bahwa Petrindo Jaya Kreasi melalui entitas usahanya, PT Guna Darma Integra, melaksanakan groundbreaking proyek pembangkit listrik berkapasitas 680 MW di kawasan industri Feni Haltim Industrial Park, Maluku Utara. Direktur Utama CUAN, Michael, mengatakan bahwa proyek bernilai US$600 juta atau Rp10 T tersebut merupakan komitmen perseroan untuk berkontribusi dalam mendukung pengembangan ekosistem baterai kendaraan listrik, mengingat Feni Haltim Industrial Park merupakan kawasan industri terintegrasi untuk hilirisasi mineral.
- $RAJA: Direktur utama dan direktur Rukun Raharja, Djauhar Maulidi dan Ogi Rulino, masing–masing membeli 400.000 dan 300.000 saham RAJA dengan harga rata–rata Rp4.999/lembar atau senilai total ~Rp3,5 M pada 27 Januari 2026. Setelah transaksi ini, porsi kepemilikan langsung Djauhar Maulidi di RAJA naik dari 0,12% menjadi 0,13%, sementara kepemilikan Ogi Rulino naik tetapi masih di kisaran 0,05%.
- $MEDC: Medco Energi Internasional mendapatkan fasilitas kredit senilai Rp800 M dengan jangka waktu 60 bulan dari PT Bank ICBC Indonesia untuk belanja modal dan/atau pendanaan umum perseroan.
- $DRMA: Direktur Utama Dharma Polimetal, Irianto Santoso, mengatakan bahwa pihaknya memproyeksikan pertumbuhan penjualan sebesar single digit selama 2025 (vs. realisasi 9M25: +9% YoY). Irianto juga menjelaskan bahwa pihaknya menargetkan pendapatan minimum Rp6,5 T pada 2026 (vs. target pendapatan 2025: Rp6 T), seiring strategi diversifikasi pasar ekspor hingga perluasan portofolio produk yang semakin beragam. DRMA sendiri belum merilis laporan keuangan untuk tahun buku 2025.
Top Gainer 🔥
$UNVR | $TPIA | $SCMA | $ARTO |
| +7,80% | +5,84% | +5,69% | +4,29% |
Top Loser 🤕
$FILM | $ADMR | $HRTA | $EXCL |
| -14,85% | -6,25% | -6,19% | -5,81% |
🔥 Hal lain yang lagi hot yang perlu kamu ketahui…

- Moody's Ratings men–downgrade outlook Indonesia dari 'stable' menjadi 'negative', meski mempertahankan peringkat kredit Baa2. Perubahan outlook tersebut didasarkan pada berkurangnya predictability dalam kebijakan pemerintah, yang berpotensi menghambat efektivitas kebijakan serta mengindikasikan tata kelola yang lemah. Moody's menilai bahwa jika tren tersebut berlanjut, kredibilitas kebijakan Indonesia — yang telah terbentuk sejak lama dan berperan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi serta menjaga stabilitas makrofiskal dan finansial — berpotensi melemah.
- BEI mengusulkan agar kenaikan minimum free float dari 7,5% menjadi 15% diberlakukan kepada emiten yang telah terdaftar lebih dari 1 tahun, berdasarkan rancangan peraturan yang di–upload di situs web BEI. Rancangan peraturan tersebut tidak merinci deadline implementasi maupun masa transisi yang diberikan kepada emiten untuk memenuhi kenaikan minimum free float. Rancangan peraturan baru juga mengusulkan peningkatan minimum saham free float untuk emiten IPO menjadi 15–25% tergantung pada market cap, dibandingkan peraturan existing sebesar 10–20% tergantung pada ekuitas.
- Direktur Jenderal di Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan pada Kamis (5/2) bahwa pihaknya belum mengeluarkan keputusan resmi terkait RKAB batu bara 2026. Tri tidak menjelaskan lebih lanjut terkait kapan Kementerian ESDM akan menerbitkan keputusan resmi RKAB batu bara 2026. Sebelumnya, Direktur Eksekutif Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI), Gita Mahyarani, mengatakan pada pekan lalu bahwa para anggota asosiasi melaporkan pemangkasan kuota produksi batu bara 2026 di kisaran 40–70%. Sementara itu, Bloomberg melaporkan bahwa beberapa perusahaan tambang batu bara terbesar di Indonesia terhindar dari pemotongan kuota produksi yang ditetapkan pemerintah untuk 2026. Narasumber Bloomberg menyebut bahwa Bumi Resources ($BUMI), Adaro Andalan Indonesia ($AADI), dan Indika Energy ($INDY) mendapatkan kuota penuh sesuai pengajuan mereka tahun ini, dengan total kuota ketiganya berkisar 170 juta ton.
- CEO Danantara, Rosan Roeslani, mengatakan pada Kamis (5/2) bahwa pihaknya akan melaksanakan groundbreaking atas 6 proyek hilirisasi senilai total US$5,8 miliar pada besok, Jumat (6/2), meski tidak merincinya lebih lanjut. Sebelumnya, Rosan menyebut bahwa pihaknya akan menggelar groundbreaking 6 proyek hilirisasi pada Januari 2026, antara lain pengembangan industri smelter aluminium dari alumina, fasilitas smelter grade alumina dari bauksit, fasilitas produksi bioavtur, fasilitas pengolahan kelapa terintegrasi, fasilitas produksi bioetanol, dan fasilitas budidaya unggas (5 dari 12 lokasi).
- Presiden AS, Donald Trump, dan Presiden China, Xi Jinping, melakukan percakapan telepon pada Rabu (4/2) menjelang rencana pertemuan kedua presiden pada April 2026. Pembicaraan tersebut mencangkup kesepakatan dagang terkait peningkatan pembelian kedelai AS oleh China dari 12 juta ton menjadi 20 juta ton, pembelian minyak dan gas, serta pengiriman mesin pesawat. Selain itu, pemerintah China meminta AS agar menangani penjualan senjata ke Taiwan dengan sangat hati–hati, sembari menegaskan bahwa China tidak akan membiarkan pulau tersebut dipisahkan.
- Wakil Menteri ESDM, Yuliot Tanjung, mengatakan bahwa pemerintah menargetkan groundbreaking sejumlah proyek pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa) pada pertengahan 2026 sebagai bagian dari proyek waste–to–energy, dengan target beberapa PLTSa sudah dapat beroperasi pada 2027. Yuliot menyebut bahwa durasi pembangunan PLTSa umumnya memakan waktu sekitar 1,5–2 tahun, dengan catatan ketersediaan lahan sudah terpenuhi. Sebelumnya, Danantara menyebut akan mengumumkan pemenang lelang proyek waste–to–energy tahap pertama pada pertengahan Februari 2026, yang akan dilanjutkan dengan groundbreaking proyek pada akhir Maret 2026 serta lelang proyek waste–to–energy tahap kedua.
- Direktur Jenderal di Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan pada Kamis (5/2) bahwa pemerintah berencana menerapkan mandatori campuran bioetanol 10% di bensin pada 2028. Deadline yang disampaikan Tri mundur dari wacana sebelumnya, di mana Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, mengatakan pada Oktober 2025 bahwa mandatori campuran bioetanol 10% akan dimulai paling lambat pada 2027. Pemerintah sendiri sebelumnya telah menetapkan target mandatori bioetanol sebesar 5% pada 2025, tetapi target tersebut tidak tercapai karena pasokan etanol tidak mencukupi. Data Kementerian ESDM menunjukkan bahwa Indonesia berencana memproduksi 0,80 juta kiloliter bioetanol pada 2028, dengan permintaan bensin nasional sebesar 39,9 juta kiloliter.
- COO Danantara, Dony Oskaria, mengatakan pada Rabu (4/2) bahwa pihaknya menargetkan proses merger BUMN karya dapat rampung pada 2H26, mundur dari target sebelumnya pada 1Q26. Dony menjelaskan bahwa pihaknya akan terlebih dahulu membenahi laporan keuangan, khususnya terkait penurunan nilai aset (impairment) dan penurunan beban utang, sebelum masuk ke fase konsolidasi.
- Reuters melaporkan bahwa AS dan Iran sepakat menggelar perundingan di Oman pada Jumat (6/2), meski belum ada kesepakatan mengenai agenda pembahasan dalam pertemuan tersebut. AS mendesak untuk membahas mengenai persenjataan rudal balistik Iran, dukungan Iran terhadap kelompok proksi bersenjata di Timur Tengah, perlakuan Iran terhadap rakyatnya, dan program nuklir Iran. Di sisi lain, Iran hanya ingin membahas mengenai program nuklir dan mengatakan bahwa pembicaraan mengenai rudal balistik tidak akan terjadi.
📖 Membaca Supply, Demand dan Garis Support Saat IHSG Ambruk
"Kalau lo masih mikir support itu cuma garis, berarti cara berfikir lo masih salah." — ariefhidayatst
Kutipan menarik dari komunitas Stockbit minggu ini
Banyak orang menganggap support dan resistance sekadar garis di grafik yang menandai harga saham "murah" atau "kemahalan", padahal yang jauh lebih penting adalah dinamika supply dan demand di balik level tersebut, ulas Stockbitor ariefhidayatst. Dalam tulisannya, beliau mengulas cara membaca struktur supply–demand secara lebih objektif saat IHSG berada dalam tekanan, bukan hanya mengandalkan garis teknikal semata. Beliau menjelaskan bahwa supply tidak bersifat seragam, tapi ada yang berasal dari kepanikan, keterpaksaan, maupun distribusi terukur. Tugas trader adalah mengenali kapan tekanan jual mulai kehilangan tenaga. Support yang valid, menurutnya, terbentuk di area di mana penurunan harga mulai tertahan karena supply melemah dan demand perlahan muncul, bukan sekadar di level psikologis. Ingin memahami cara pandang momentum hunter dalam membaca struktur pasar saat fase sulit? Simak ulasan selengkapnya dalam tulisan berikut ini!
Disclaimer:
Email ini dikirim oleh PT Stockbit Sekuritas Digital ("Stockbit"), perusahaan efek yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.
Semua konten dalam email ini dibuat untuk tujuan informasional dan bukan merupakan rekomendasi untuk membeli/menjual saham tertentu. Always do your own research.
Selanjutnya, semua keputusan investasi nasabah mengandung risiko dan adanya kemungkinan kerugian atas investasi tersebut. Seluruh risiko investasi bukan merupakan tanggung jawab Stockbit melainkan menjadi tanggung jawab masing-masing nasabah.
Domain resmi Stockbit adalah https://stockbit.com/ dan semua informasi yang dikirimkan oleh kami akan menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit dan/atau alamat email yang diakhiri "@Stockbit.com". Semua pemberian Informasi Rahasia kepada pihak–pihak yang mengatasnamakan Stockbit namun tidak berasal dari atau tidak menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit merupakan tanggung jawab pribadi pihak pemilik Informasi Rahasia dan kami tidak bertanggung jawab atas setiap penyalahgunaan Informasi Rahasia yang dilakukan oleh pihak–pihak yang mengatasnamakan Stockbit yang tidak berasal dari atau tidak menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit.
Unsubscribe here
IHSG
Foreign Flow
Kurs USD/IDR
Gold
Oil
Coal
CPO
Nickel
$UNVR
$TPIA
$SCMA
$ARTO
$FILM
$ADMR
$HRTA
$EXCL
0 komentar:
Posting Komentar
Terima kasih atas komentar anda