English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

🌷 BI Pertahankan Suku Bunga di 5,75%, Perluas Insentif Stabilisasi

IHSG turun -0,86%, Pemerintah Izinkan TINS untuk Sementara Beli Timah dari Masyarakat. Kompilasi berita untuk hari ini.
open

🌷 BI Tahan Suku Bunga di 5,75%, Perluas Insentif Stabilisasi

Photo by: Stockbit

Daily Market Performance 🚀

IHSG Foreign Flow Kurs USD/IDR Gold
6.394,1 -0,86% -Rp488,5 miliar 17.833 -0,13% 4.411 -0,21%
Oil Coal CPO Nickel
91,9 +0,99% 134,3+0,15% 4.883 +0,47% 16.751 -0,49%

👋 Stockbitor!

Bank Indonesia pada Rabu (19/8) mempertahankan suku bunga BI Rate di level 5,75%, sejalan dengan ekspektasi konsensus, dengan lending facility dan deposit facility juga dipertahankan di 6,5% dan 4,75%. Ini merupakan rapat dewan gubernur yang pertama di bawah Destry Damayanti selaku gubernur sementara Bank Indonesia, menyusul pengunduran diri Perry Warjiyo pada Juli 2026. Berikut kebijakan baru yang diumumkan:

  • Perluasan Cakupan Insentif Swap Lindung Nilai ke FDI & Pinjaman Luar Negeri — Insentif swap lindung nilai sebesar 12,5% diperluas untuk mencakup pinjaman luar negeri oleh bank dan foreign direct investment (FDI), di samping transaksi aliran portofolio yang sebelumnya sudah diberlakukan sejak kepemimpinan Perry. Transaksi swap lindung nilai tersebut berjangka waktu paling lama 12 bulan dengan masa kontrak paling lama 3 tahun, serta dapat diperpanjang (rollover) sesuai sisa jangka waktu kontrak lindung nilai. Perluasan ini efektif mulai pekan ke–2 September 2026 untuk dana yang masuk sejak 1 Juli 2026.
  • Infrastruktur Baru untuk Pendalaman Pasar Uang, Valas & Pertumbuhan — Dari aspek pendalaman pasar uang dan pasar valas, Bank Indonesia memfasilitasi penyediaan likuiditas yuan China di pasar domestik melalui Renminbi Clearing Bank yang akan beroperasi paling lambat pada 4Q26. Bank sentral China (People’s Bank of China/PBoC) telah menunjuk Bank of China sebagai bank kliring pertama. Sementara itu, Bank Indonesia mendorong salah satu bank BUMN yang tidak disebutkan identitasnya untuk menjadi bank kliring kedua, yang saat ini masih dalam proses administrasi. Dari sisi pertumbuhan, Bank Indonesia memperluas implementasi Kartu Kredit Indonesia untuk segmen retail pada 17 Agustus 2026 sebagai alternatif pembiayaan tertunda (deferred payment), serta memperluas kebijakan merchant discount rate QRIS 0% untuk seluruh kategori merchant pada transaksi sampai dengan Rp100.000 (sebelumnya minimum Rp500.000) per 1 Oktober 2026 guna menekan biaya transaksi dan memperluas adopsi pembayaran digital.

Key Takeaway

Secara umum, kami melihat kelanjutan bauran kebijakan yang telah dibangun sebelumnya — yakni, mempertahankan suku bunga sambil memperluas insentif untuk menarik aliran dana asing — dengan tone yang lebih optimistis pada pertumbuhan ekonomi, didukung data makro pada Juli 2026 yang positif, mulai dari apresiasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, akselerasi pertumbuhan kredit, terjaganya inflasi, hingga pertumbuhan ekonomi yang solid. Destry juga menyebut bahwa meski yield SRBI telah menurun selama 2 pekan beruntun, inflow tetap berlanjut sebesar US$1,8 miliar sejak awal Agustus 2026, yang mengindikasikan efektivitas pendekatan insentif.

Meski outlook lebih optimis, Bank Indonesia tetap mewaspadai 2 risiko ke depan, yakni: 1) meningkatnya inflasi, di mana Deputi Gubernur Bank Indonesia, Aida S. Budiman, memperkirakan inflasi hingga akhir tahun akan sedikit di atas 3% seiring risiko El Nino yang diperkirakan menguat hingga Oktober 2026; dan 2) potensi kenaikan suku bunga AS, di mana Bank Indonesia memproyeksikan The Fed akan menaikkan suku bunga sebanyak 1x pada 4Q26, yang berpotensi membutuhkan respons lebih kuat dari Bank Indonesia.

Spesifik bagi sektor perbankan, perluasan insentif bagi pinjaman luar negeri oleh perbankan dapat berdampak positif bagi likuiditas sistem seiring berkurangnya kompetisi pendanaan dan menurunnya biaya dana (cost of funds).

💰 Pemerintah Izinkan TINS untuk Sementara Beli Timah dari Masyarakat

  • $TINS: Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Indonesia, Yusril Ihza Mahendra, mengatakan pada Selasa (18/8) bahwa pemerintah mengizinkan Timah untuk tetap melakukan pembelian timah yang beredar dan diproduksi oleh masyarakat, sembari pemerintah menyiapkan peraturan presiden terkait pertimahan. Kontan melaporkan bahwa langkah ini diambil oleh pemerintah sebagai solusi atas persoalan tata kelola pertimahan di Bangka Belitung, meski tidak merincinya lebih lanjut. Sebelumnya, manajemen TINS dalam earnings call pada Jumat (14/8) memberikan guidance volume penjualan pada 3Q26 akan berada di level yang kurang lebih sama dengan 2Q26 di 4.975 ton seiring kendala pasokan bijih, yang kami nilai kendala ini kemungkinan besar berasal dari telah habisnya kuota produksi RKAB di Bangka Belitung.
  • $PIPA: Pengendali Oxala Energi International, PT Morris Capital Indonesia, mengatakan bahwa PIPA menargetkan dapat merampungkan perjanjian akuisisi pada Agustus 2026, di mana perusahaan target merupakan perusahaan perdagangan alat teknik, konstruksi, dan jasa konsultan teknik yang berekspansi ke bisnis minyak dan gas bumi sejak 2025. Perusahaan target tersebut — yang tidak dirinci identitasnya — diklaim memiliki kontrak senilai lebih dari US$100 juta, dengan potensi pendapatan sekitar Rp250 M per tahun dan proyeksi margin EBITDA sekitar 60%. Bisnis melaporkan bahwa PIPA masih mengkaji sejumlah opsi pendanaan akuisisi, mulai dari rights issue hingga penerbitan surat utang. RUPSLB terkait persetujuan rencana transaksi ini ditargetkan digelar paling lambat pada Maret 2027, setelah seluruh proses dan persyaratan terpenuhi.
  • $BYAN: Bayan Resources mengatakan dalam klarifikasi kepada BEI bahwa perseroan tidak mengetahui adanya rencana transaksi akuisisi ~62% saham perseroan oleh Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam atau pihak afiliasinya. Namun, BYAN menjelaskan bahwa pengendali perseroan telah menyampaikan kepada perseroan bahwa mereka dapat saja mempertimbangkan berbagai kesempatan dan peluang untuk memaksimalkan investasi mereka di perseroan. Pernyataan BYAN muncul setelah harga sahamnya naik +20% pada Selasa (18/8), di mana CNBC Indonesia melaporkan kenaikan harga saham tersebut didorong oleh rumor bahwa Haji Isam berencana mengakuisisi sekitar 62% saham BYAN.
  • $APEX: Apexindo Pratama Duta mendapatkan kontrak pengeboran laut senilai US$74,3 juta dari PT Pertamina Hulu Mahakam. Pekerjaan ini akan dilakukan di wilayah Delta Mahakam, Kalimantan Timur dengan durasi 2 tahun pasti dan 1 tahun opsional.
  • $IRSX: Folago Global Nusantara berencana menggelar rights issue hingga ~12,4 miliar saham baru dengan efek dilusi hingga 66,67%. Harga pelaksanaan dan rasio rights issue ini belum diumumkan, sementara perolehan dana ditujukan untuk ekspansi dan pengembangan usaha, baik dalam bentuk capex maupun opex. Aksi korporasi ini juga akan disertai penerbitan waran hingga ~1,9 miliar lembar dengan rasio 100 saham baru hasil pelaksanaan rights akan mendapatkan 15 waran. Harga pelaksanaan waran belum diumumkan, sementara perolehan dana ditujukan untuk opex. Rencana ini akan dibahas dalam RUPSLB pada 24 September 2026.
  • $INTP: Indocement Tunggal Prakarsa mencatat kenaikan volume penjualan semen +13% YoY pada Juli 2026, didukung oleh cuaca yang lebih kering dan efek low–base, sehingga volume penjualan selama 7M26 naik +6,4% YoY (vs. 7M25: -3,8% YoY). Market share naik menjadi 31,3% pada Juli 2026 (vs. Juli 2025: 29,2%), tetapi turun menjadi 28,6% selama 7M26 (vs. 7M25: 29,4%). Berdasarkan segmennya, volume penjualan semen kantong (bag) naik +11% YoY pada 7M26, sementara volume penjualan semen curah (bulk) naik +19% YoY.
  • $PRDA: Prodia Widyahusada berencana melaksanakan buyback saham dengan alokasi dana hingga Rp150 M pada periode 20 Agustus–19 November 2026. Rencana ini tidak memerlukan persetujuan pemegang saham seiring relaksasi yang diberikan OJK untuk stabilisasi pasar modal.

Top Gainer 🔥

$BSDE $MEDC $BULL $RMKE
+6,56% +6,34% +5,99% +5,80%

Top Loser 🤕

$RATU $ARTO $ESSA $PGEO
-6,11% -5,29% -4,62% -4,55%

 🔥 Hal lain yang lagi hot yang perlu kamu ketahui…

  • Bank Indonesia mencatat bahwa pertumbuhan kredit perbankan mencapai +13,58% YoY per Juli 2026 (vs. Juni 2026: +12,67% YoY, Juli 2025: +7,03% YoY), lebih tinggi dibandingkan target 2026 dari Bank Indonesia di kisaran +8–12% YoY.
  • Kementerian Keuangan mencatat bahwa total penyerapan dalam lelang surat utang negara (SUN) pada Selasa (18/8) mencapai Rp34 T, lebih tinggi dibandingkan target indikatif di level Rp32 T. Total penawaran yang masuk mencapai ~Rp84,8 T, membuat bid–to–target ratio mencapai 2,65x dan menandai level tertinggi sejak lelang 16 Desember 2025, menurut data yang dihimpun Bloomberg.
  • FTSE Russell pada Selasa (18/8) mengumumkan bahwa sejumlah perlakuan indeks untuk saham–saham Indonesia kembali ditunda setidaknya hingga review Desember 2026. Perlakuan yang ditunda mencakup perubahan segmen ukuran, peningkatan free float, update weight adjustment factor dari nol menjadi positif, serta penambahan saham baru termasuk IPO. Penundaan tersebut bertujuan untuk memberikan periode observasi dan pemantauan yang lebih panjang terhadap efektivitas reformasi pasar. Meski demikian, FTSE tetap akan melaksanakan sejumlah perubahan untuk saham Indonesia pada review September 2026, termasuk penghapusan saham yang gagal memenuhi kriteria kelayakan indeks dan downgrade ke micro cap. FTSE juga akan menghapus saham–saham yang masuk daftar kepemilikan saham terkonsentrasi tinggi (high shareholding concentration/HSC) pada harga pasar, efektif sejak pembukaan perdagangan 21 September 2026. FTSE mencatat otoritas pasar Indonesia telah menerapkan sejumlah langkah untuk memperkuat transparansi, termasuk penyediaan data kepemilikan saham di atas 1%, publikasi daftar HSC, dan peningkatan pelaporan klasifikasi investor.
  • Harga CPO sempat naik +0,7% ke level MYR4.905/ton pada intraday Rabu (19/8) sebelum melandai ke MYR4.883/ton pada penutupan perdagangan, melanjutkan kenaikan +0,8% pada Selasa (18/8). Berlanjutnya kenaikan harga CPO didorong oleh kekhawatiran pasokan seiring kondisi cuaca kering di sejumlah wilayah utama penghasil CPO. Departemen Pertanian AS pada 18 Agustus 2026 melaporkan bahwa fenomena El Nino yang tengah berkembang telah menyebabkan kondisi yang relatif kering di Malaysia dan Indonesia, dengan sedikit atau bahkan tidak ada curah hujan di banyak wilayah. Kondisi tersebut berpotensi mulai memberikan tekanan terhadap tanaman kelapa sawit, serta padi, jagung, dan kedelai. Malaysia Palm Oil Council mengatakan bahwa kekhawatiran bahwa El Nino dapat menekan produksi, yang mendorong kontrak berjangka Kuala Lumpur untuk pengiriman sepanjang 1H27 menembus MYR5.000/ton. Produksi CPO Malaysia diperkirakan mencapai puncaknya pada September dan Oktober 2026 sebelum menurun sepanjang sisa 4Q26, yang berpotensi memperketat pasokan menjelang akhir 2026.
  • Ketua DPR, Puan Maharani, mengatakan pada Selasa (18/8) bahwa Presiden Prabowo Subianto mengusulkan M. Sardjito sebagai calon kepala Bursa Mineral dan Komoditas Strategis. Bursa Mineral dan Komoditas Strategis sendiri ditujukan untuk membangun Indonesia Reference Price untuk komoditas ekspor utama. Sebelumnya, Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, menyebut bahwa daftar mineral dan komoditas yang akan diperdagangkan telah ditetapkan, meski belum diumumkan karena menunggu peraturan presiden. Bursa Mineral dan Komoditas Strategis ditargetkan mulai beroperasi pada 1 Januari 2027, dengan rancangan peraturan OJK terkait ditargetkan rampung selambatnya 17 September 2026.
  • Manajemen Indocement Tunggal Prakarsa ($INTP) mencatat bahwa volume penjualan semen seindustri tumbuh +6% YoY pada Juli 2026, sehingga naik +10% YoY selama 7M26 (vs. 7M25: -4% YoY). Kenaikan volume penjualan seindustri selama 7M26 didukung oleh kenaikan volume penjualan semen kantong (bag) yang naik +9% YoY (vs. 7M25: -0,1% YoY), sedangkan penjualan semen curah (bulk) naik +10% YoY (vs. 7M25: -10% YoY). Manajemen INTP mengatribusikan pertumbuhan volume penjualan semen didorong oleh dampak cuaca yang lebih kering dan efek low–base.

💻 Cara Screening Saham dengan Struktur EMA yang Seirama dengan IHSG

“Karena buat momentum trading, sering kali yang menarik itu bukan saat semua EMA sudah bullish. Yang menarik justru saat EMA pendek sudah berubah, sementara EMA panjangnya belum ikut berubah.” — ariefhidayatst

Kutipan menarik dari komunitas Stockbit minggu ini

EMA seringkali dipakai sebagai screener dengan tujuan mencari saham yang harganya sudah diatas EMA20. Pada kondisi IHSG sekarang, Stockbitor ariefhidayatst menerapkan strategi yang unik, yaitu mencari saham yang baru menunjukkan kekuatan di jangka pendek meskipun tren jangka panjangnya masih cenderung menurun (bearish). Hal ini ditandai dengan posisi EMA5 yang berada di atas EMA10 dan EMA10 di atas EMA20. Meskipun demikian, tren jangka menengah hingga panjangnya masih berada dalam fase penurunan (bearish), karena garis EMA20 masih tertahan di bawah EMA50, EMA50 di bawah EMA100, dan EMA100 berada di bawah EMA200. Selain itu, Stockbitor ariefhidayatst juga melihat apakah EMA5 dan EMA10 terus bergerak naik secara konsisten, EMA20 mulai mendatar dan bersiap melengkung ke atas, serta harga saham mampu bertahan stabil di atas garis EMA20 tersebut. Screening ini juga bukan menjadi satu–satunya patokan bagi Stockbitor ariefhidayatst. Untuk mengetahui semua cara Stockbitor ariefhidayatst untuk memanfaatkan EMA sebagai screener, baca selengkapnya dibawah ini!

Copyright 2026 Stockbit, all rights reserved. Anda menerima email ini karena terdaftar sebagai akun aktif di Stockbit dan/atau telah mendaftar melalui website Stockbit/Stockbit Snips.

Disclaimer:

Email ini dikirim oleh PT Stockbit Karya Indonesia (“Stockbit”), perusahaan media ekonomi dan keuangan yang menghadirkan berita, analisis, dan insight tentang dunia bisnis, investasi, dan kebijakan ekonomi, khususnya yang terkait Pasar Modal.

Semua konten dalam email ini dibuat untuk tujuan informasional dan bukan merupakan rekomendasi untuk membeli/menjual saham tertentu. Always do your own research.

Selanjutnya, semua keputusan investasi nasabah mengandung risiko dan adanya kemungkinan kerugian atas investasi tersebut. Seluruh risiko investasi bukan merupakan tanggung jawab Stockbit melainkan menjadi tanggung jawab masing-masing nasabah.

Domain resmi Stockbit adalah https://stockbit.com/ dan semua informasi yang dikirimkan oleh kami akan menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit dan/atau alamat email yang diakhiri “@Stockbit.com”. Semua pemberian Informasi Rahasia kepada pihak–pihak yang mengatasnamakan Stockbit namun tidak berasal dari atau tidak menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit merupakan tanggung jawab pribadi pihak pemilik Informasi Rahasia dan kami tidak bertanggung jawab atas setiap penyalahgunaan Informasi Rahasia yang dilakukan oleh pihak–pihak yang mengatasnamakan Stockbit yang tidak berasal dari atau tidak menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit.
Want to change how you receive these emails?
Unsubscribe here

0 komentar:

Posting Komentar

Terima kasih atas komentar anda

 
Copyright © Faceblog Blogger Theme by BloggerThemes & newwpthemes Sponsored by Internet Entrepreneur