English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

πŸ“ˆ Harga Tembaga Cetak All–Time High

IHSG naik +1,01%, MBMA Dikabarkan Berencana Melantai di Bursa Hong Kong via Depositary Receipt. Kompilasi berita untuk hari ini.
open

πŸ“ˆ Harga Tembaga Cetak All–Time High

Source: Bloomberg

Daily Market Performance πŸš€

IHSG Foreign Flow Kurs USD/IDR Gold
6.686,4 +1,01% +Rp398,1 miliar 17.630 -0,06% 4.439 -0,43%
Oil Coal CPO Nickel
98,6 +1,60% 152,0-0,65% 4.977 -0,02% 16.715 -0,78%

πŸ‘‹ Stockbitor!

Harga tembaga berjangka untuk kontrak 3 bulan di London Metal Exchange naik hingga +0,8% ke kisaran US$14.533/ton pada intraday Senin (7/9), menandai all–time high, sebelum melandai ke level US$14.509/ton (+0,7%) pada penutupan bursa. Kenaikan ini melanjutkan tren kenaikan harga tembaga yang telah mencapai +17% YTD sejak awal 2026 dan +47% YoY dalam 1 tahun terakhir.

Kenaikan harga ditopang oleh pengiriman ratusan ribu ton tembaga ke AS oleh trader yang memanfaatkan arbitrage, seiring premi harga tembaga di bursa komoditas AS, Comex, untuk kontrak Desember 2026 yang mencapai ~US$680/pound atau setara ~US$15.000/ton. Harga tembaga di AS sendiri bertahan di level premium seiring ekspektasi bahwa Presiden Donald Trump akan mengenakan tarif atas impor tembaga olahan, meski telah lewat lebih dari 2 bulan dari deadline laporan Departemen Perdagangan AS ke Gedung Putih terkait kepastian putusan tersebut.

Di sisi supply, risiko pengetatan pasokan yang lebih struktural muncul seiring produksi tambang–tambang tembaga besar dunia tercatat mengalami penurunan. Penurunan produksi ini utamanya didorong oleh penurunan kadar bijih secara global, khususnya dari pertambangan di Chile, serta hambatan produksi akibat kecelakaan tambang seperti yang dialami oleh PT Freeport Indonesia. Bloomberg melaporkan bahwa pasokan tambang global berpotensi mencatat penurunan tahunan pertama sejak 2017, kecuali produksi tambang–tambang besar mengalami pemulihan signifikan pada 2H26.

Menyusul kenaikan harga tembaga ini, harga saham emiten terkait sektor tembaga di BEI kompak menguat pada Selasa (8/9), dengan AMMN +5,9% dan MDKA +8,3%.

Key Takeaway

Kami mempertahankan pandangan positif terhadap outlook harga tembaga dunia, sejalan dengan tulisan kami dalam Unboxing AMMN, seiring potensi defisit supply pada pasar tembaga global. Dalam jangka panjang, permintaan tembaga berpotensi meningkat secara struktural seiring akselerasi pengembangan AI, data center, dan adopsi energi terbarukan, sementara supply mengalami tren penurunan akibat natural decline kadar bijih tembaga di tambang–tambang utama global serta kompleksitas perizinan untuk tambang baru. Meski demikian, kami menilai pergerakan harga tembaga global dalam jangka pendek akan dipengaruhi oleh sentimen tarif yang diwacanakan oleh pemerintah AS.

πŸ€‘ MBMA Dikabarkan Berencana Melantai di Bursa Hong Kong via Depositary Receipt

  • $MBMA: Bloomberg melaporkan bahwa Merdeka Battery Materials sedang mempertimbangkan penjualan depositary receipt di bursa Hong Kong. Narasumber Bloomberg melaporkan bahwa besaran nilai transaksi dan waktu penawaran masih dalam pembahasan, sembari menambahkan bahwa kesepakatan final terkait rencana ini belum dapat dipastikan. Juru bicara MBMA belum menanggapi kabar ini. Sebelumnya, Merdeka Gold Resources ($EMAS) telah melakukan penjualan depositary receipt di bursa Hong Kong pada Juni 2026. Selain MBMA, Bloomberg pada Juli 2026 juga melaporkan bahwa Amman Mineral Internasional ($AMMN) sedang mempertimbangkan pencatatan saham di bursa Hong Kong, meski AMMN menyebut bahwa kabar tersebut bersifat spekulasi.
  • $TLKM: Telkom Indonesia mengatakan sedang bernegosiasi untuk menyewakan gedung perkantoran Graha Merah Putih milik perseroan kepada Badan Gizi Nasional. Direktur Utama TLKM, Dian Siswarini, menyebut bahwa rencana penyewaan gedung Graha Merah Putih oleh Badan Gizi Nasional merupakan bentuk leveraging asset yang dapat menghadirkan peluang bisnis baru, termasuk melalui penyediaan layanan konektivitas dan solusi digital yang perseroan miliki. Dian menambahkan bahwa Badan Gizi Nasional berencana menggunakan Graha Merah Putih sebagai ruang kantor dan fasilitas stasiun kerja standar setelah negosiasi rampung. Relokasi dan transisi ruang kerja bagi karyawan TLKM yang terdampak akan dilakukan secara bertahap setelah tercapainya kesepakatan dengan semua pihak.
  • $SSIA: VP Investor Relations & Sustainability Surya Semesta Internusa, Erlin Budiman, mengatakan dalam public expose pada Senin (7/9) bahwa pihaknya merevisi turun target pendapatan selama 2026 dari Rp7,5 T menjadi Rp7,2 T seiring adanya penjualan yang tertunda dan peralihan kontrak di Nusa Raya Cipta ($NRCA). Sementara itu, target laba bersih 2026 tetap dipertahankan di level Rp400 M. Ke depan, SSIA menargetkan marketing sales sebesar 60 ha selama 2027, turun dari target 135 hektare pada 2026. Sebagai konteks, marketing sales SSIA selama 1H26 mencapai 10,1 hektare, dengan nilai sebesar ~Rp196 M. Direktur SSIA, Wilson Effendy, menyebut bahwa prospek kawasan industri masih cukup stabil pada 2027 dengan permintaan investasi datang dari China, sembari menambahkan bahwa kondisi tahun depan diperkirakan tidak banyak berubah dibandingkan 2026.
  • $PGEO: Pertamina Geothermal Energy mengumumkan telah memulai kajian pengembangan elektrifikasi green data center berbasis geothermal di area Kamojang, Jawa Barat, yang dirancang sebagai pilot project dan proof of concept untuk memvalidasi model bisnis serta menjajaki kebutuhan calon pengguna. Inisiatif ini merupakan bagian dari strategi PGEO untuk menciptakan permintaan baru bagi energi geothermal, sekaligus mempercepat pemanfaatan potensi yang selama ini belum terserap. PGEO menjelaskan bahwa optimalisasi pengembangan data center berbasis geothermal masih membutuhkan penyempurnaan regulasi tarif, perluasan insentif fiskal dan green financing, hingga penyesuaian strategi dengan kebijakan pemerintah dalam blueprint pengembangan data center dan geothermal nasional.
  • $RAJA: Rukun Raharja melalui anak usahanya, PT Raharja Gas Kasuri, mengakuisisi 5% saham PT Layar Nusantara Gas dari Genting LNG Pte. Ltd. dengan nilai yang tidak disebutkan. Transaksi tersebut dilakukan dalam rangka pengembangan bisnis perseroan, serta merupakan bagian dari kemitraan strategis antara RAJA dengan grup Genting Berhad dalam pengembangan dan operasional floating liquefied natural gas.
  • $TPIA: Chandra Asri Pacific mengatakan bahwa kegiatan operasional perseroanterutama untuk operasional di wilayah Cilegon, Bantentetap berjalan aman di tengah perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau. TPIA menyebut telah memperkuat kesiapsiagaan melalui pemeriksaan kecukupan dan kesiapan peralatan tanggap darurat, simulasi prosedur penghentian operasional fasilitas dalam waktu cepat jika dibutuhkan, serta peningkatan pemantauan abu vulkanik melalui pemeriksaan rutin dan patroli lapangan. TPIA juga memonitor laporan harian BMKG terkait aktivitas Gunung Anak Krakatau, potensi sebaran abu vulkanik, ketinggian air laut di area jetty, serta telah mengikuti rapat koordinasi bersama pemerintah Kota Cilegon.
  • $PIPA: Oxala Energy International menandatangani perjanjian bersyarat untuk mengakuisisi 75% saham PT Aztech Pandu Persada dari pihak non–afiliasi. Rencana akuisisi ini ditujukan untuk mengembangkan dan memperluas jaringan bisnis perseroan di bidang pertambangan minyak bumi dan gas alam, perdagangan, serta jasa. Nilai rencana transaksi tersebut belum diumumkan, dengan nilai indikatif baru diumumkan setelah proses due diligence selesai dilakukan. Akuisisi ini akan dilakukan melalui penerbitan saham baru dan/atau surat utang atau mekanisme transaksi lainnya sesuai kesepakatan para pihak. Target waktu pelaksanaan rencana transaksi ini adalah 6 bulan sejak penandatanganan perjanjian.
  • $ISSP: Corporate Secretary & Investor Relations Steel Pipe Industry of Indonesia, Johanes Wahyudi Edward, mengatakan bahwa pihaknya menargetkan dapat menambah output sekitar 50.000–70.000 ton pada 2027 dari pengembangan Plant 7, seiring rampungnya penambahan mesin pipa berukuran 8 inch dan 20 inch. Penambahan kapasitas ini ditujukan untuk menangkap pertumbuhan permintaan dari sektor minyak dan gas, energi, serta infrastruktur, sekaligus memperkuat diversifikasi produk dan kontribusi produk bernilai tambah.

πŸ”Ž Insider Transactions

Source: IDX

Top Gainer πŸ”₯

$MBMA $MDKA $ENRG $AMMN
+9,80% +8,33% +7,69% +5,90%

Top Loser πŸ€•

$SGER $COIN $KPIG $BULL
-5,04% -3,98% -2,94% -2,28%

 πŸ”₯ Hal lain yang lagi hot yang perlu kamu ketahui…

  • Gaikindo mencatat wholesales mobil nasional pada Agustus 2026 mencapai 81.756 unit (+32,4% YoY, +0,8% MoM). Hasil ini membuat wholesales mobil nasional selama 8M26 mencapai 599.491 unit (+20,1% YoY), setara 70,5% target 2026 dari Gaikindo di level 850.000 unit (vs. 8M25: 62,1% realisasi 2025).
  • Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) mencatat penjualan motor domestik sebesar 596.461 unit pada Agustus 2026 (+3,2% YoY, -6,2% MoM). Realisasi ini membuat penjualan motor domestik selama 8M26 mencapai ~4,4 juta unit (+2,2% YoY), setara 65,1–68,2% target 2026 dari AISI di kisaran 6,4–6,7 juta unit (vs. 8M25: 66,6% realisasi 2025).
  • Pemerintah dan Badan Anggaran DPR pada Senin (7/9) sepakat untuk menaikkan target pendapatan negara dalam RAPBN 2027 sebesar Rp9,1 T menjadi Rp3.435,1 T. Kenaikan tersebut berasal dari target penerimaan pajak yang naik sebesar Rp2 T, kepabeanan dan cukai yang naik sebesar Rp2 T, serta penerimaan negara bukan pajak yang naik sebesar Rp5,1 T. Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara, mengatakan bahwa kenaikan ini sejalan dengan target pertumbuhan ekonomi +6% YoY pada 2027 dan kenaikan harga komoditas, serta menilai penyesuaian tersebut masih wajar. Wakil Ketua Badan Anggaran DPR, Wihadi Wiyanto, menyebut tambahan penerimaan pajak dimungkinkan oleh potensi peningkatan penerimaan dari sektor sumber daya alam, termasuk kontribusi PT Danantara Sumberdaya Indonesia. Target defisit anggaran tetap dipertahankan di Rp671,2 T atau setara 2,4% terhadap PDB, seiring target belanja negara yang juga naik Rp9,1 T menjadi Rp4.106,3 T. Kenaikan target belanja negara seluruhnya berasal dari belanja pemerintah pusat.
  • Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sekaligus Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal, pada Senin (7/9) memproyeksikan kenaikan upah minimum provinsi (UMP) pada 2027 akan berada di kisaran +7,5–8,5% YoY, dengan asumsi inflasi tahunan sekitar +3% YoY, pertumbuhan ekonomi sekitar +5,2–5,3% YoY, dan indeks tertentu sebesar 0,9 yang diusulkan KSPI. Said menjelaskan bahwa angka tersebut masih berupa perkiraan awal dan keputusan akhir akan menggunakan data resmi inflasi dan pertumbuhan ekonomi dari BPS. KSPI mendorong agar formula pengupahan diatur secara tegas dalam regulasi untuk memberikan kepastian dan mencegah perdebatan formula setiap tahun. KSPI juga mengusulkan agar upah minimum sektoral ditetapkan minimum +5% di atas upah minimum kabupaten/kota (UMK) atau UMP. Isu pengupahan menjadi salah satu poin yang disoroti KSPI dalam RUU Perlindungan Ketenagakerjaan yang tengah dibahas DPR bersama pemerintah.
  • Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, mengatakan bahwa pemerintah dan DPR menargetkan penyusunan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan dapat rampung pada akhir Oktober 2026. Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sekaligus Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal, mengeklaim bahwa draf RUU tersebut lebih baik dibandingkan Omnibus Law dan dalam sejumlah hal lebih maju dibandingkan UU No. 13/2003 tentang ketenagakerjaan, dengan kemajuan antara lain pada penguatan program jaminan kehilangan pekerjaan (JKP), kompensasi bagi pekerja kontrak, serta sanksi pidana bagi pengusaha yang tidak memenuhi hak pekerja. Meski demikian, KSPI mengatakan terdapat sejumlah substansi yang dinilai perlu diperkuat dalam pembahasan, termasuk pemutusan hubungan kerja (PHK), pesangon, outsourcing, pekerja kontrak, waktu kerja dan istirahat, perlindungan pekerja perempuan, tenaga kerja asing, sanksi pidana, hingga JKP. KSPI juga mendorong perluasan definisi pekerja agar mencakup jurnalis, tenaga pendidikan, tenaga medis, anak buah kapal, pekerja kreatif, pekerja platform digital, hingga pengemudi daring, serta mengusulkan skema jaminan pesangon yang pembiayaannya berasal dari pemberi kerja dan/atau pemerintah, bukan dibebankan kepada pekerja.
  • PT Angkasa Pura Indonesia atau InJourney Airports membuka kembali Bandara Soekarno–Hatta di Tangerang, Bandara Halim Perdanakusuma di Jakarta, dan Bandara Husein Sastranegara di Bandung pada Selasa (8/9) dini hari setelah abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau mulai menghilang.
  • Reuters melaporkan bahwa Kejaksaan Agung pada Senin (7/9) menetapkan Toba Pulp Lestari ($INRU) sebagai tersangka dalam kasus dugaan manipulasi pajak yang menyebabkan kerugian negara sekitar Rp2 T. Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus, Saiful Bahri Siregar, mengatakan bahwa pihaknya menduga adanya praktik under–invoicing yang dilakukan oleh INRU antara tahun 2008–2025, sembari menambahkan bahwa INRU diduga telah melanggar ketentuan anti–korupsi dalam KUHP. INRU belum menanggapi permintaan komentar dari Reuters. Sebelumnya, Kejaksaan Agung pada Agustus 2026 telah menetapkan 2 petugas pajak sebagai tersangka kasus suap praktik under–invoicing oleh INRU, di mana kedua tersangka merupakan supervisor audit pajak untuk INRU antara 2020–2024.

🎫 Emerging Markets: Ketika Ketidakpastian Justru Menjadi Peluang

“Aset yang selama ini dianggap lebih beresiko, terkadang justru menjadi tempat berlindung ketika aset yang dianggap paling aman mulai kehilangan daya tariknya. Selama bertahun-tahun, developed markets dianggap sebagai safe haven. Tetapi safe haven bukanlah sebuah label yang permanen...” — VarelJoanK

Kutipan menarik dari komunitas Stockbit minggu ini

Terdapat dinamika menarik yang tengah terjadi di pasar obligasi global. Emerging markets mulai menunjukkan daya tariknya ketika obligasi negara maju menghadapi tekanan akibat kekhawatiran inflasi, kenaikan harga energi, dan kondisi fiskal yang semakin berat. Menurut VarelJoanK, hal ini dikarenakan negara berkembang memiliki ruang kebijakan yang lebih beragam. Inflasi di sejumlah emerging markets kini jauh lebih terkendali dibandingkan pada tahun 2022 akibat perang Rusia–Ukraina. Kebijakan moneter yang relatif telah ketat memberi ruang bagi bank sentral untuk menentukan langkahnya sendiri. Selain itu, emerging markets tidak lagi bergerak dalam satu arah seperti Brazil, Turkey, dan Hungary sudah mulai menurunkan suku bunga, sementara South Korea dan Philippines masih memilih untuk mengetatkan kebijakan. Perbedaan kondisi serta kebijakan antarnegara inilah yang justru menciptakan peluang menarik bagi investor. Lalu, bagaimana kondisi negara berkembang sampai saat ini? Baca selengkapnya di tulisan VarelJoanK!

Copyright 2026 Stockbit, all rights reserved. Anda menerima email ini karena terdaftar sebagai akun aktif di Stockbit dan/atau telah mendaftar melalui website Stockbit/Stockbit Snips.

Disclaimer:

Email ini dikirim oleh PT Stockbit Karya Indonesia (“Stockbit”), perusahaan media ekonomi dan keuangan yang menghadirkan berita, analisis, dan insight tentang dunia bisnis, investasi, dan kebijakan ekonomi, khususnya yang terkait Pasar Modal.

Semua konten dalam email ini dibuat untuk tujuan informasional dan bukan merupakan rekomendasi untuk membeli/menjual saham tertentu. Always do your own research.

Selanjutnya, semua keputusan investasi nasabah mengandung risiko dan adanya kemungkinan kerugian atas investasi tersebut. Seluruh risiko investasi bukan merupakan tanggung jawab Stockbit melainkan menjadi tanggung jawab masing-masing nasabah.

Domain resmi Stockbit adalah https://stockbit.com/ dan semua informasi yang dikirimkan oleh kami akan menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit dan/atau alamat email yang diakhiri “@Stockbit.com”. Semua pemberian Informasi Rahasia kepada pihak–pihak yang mengatasnamakan Stockbit namun tidak berasal dari atau tidak menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit merupakan tanggung jawab pribadi pihak pemilik Informasi Rahasia dan kami tidak bertanggung jawab atas setiap penyalahgunaan Informasi Rahasia yang dilakukan oleh pihak–pihak yang mengatasnamakan Stockbit yang tidak berasal dari atau tidak menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit.
Want to change how you receive these emails?
Unsubscribe here

0 komentar:

Posting Komentar

Terima kasih atas komentar anda

 
Copyright © Faceblog Blogger Theme by BloggerThemes & newwpthemes Sponsored by Internet Entrepreneur