English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

🔍 Highlight Indonesia Economic Outlook 2026

IHSG turun -0,64%, EXCL Catat Rugi Bersih Rp4,4 T selama 2025. Kompilasi berita untuk hari ini.
open

🔍 Highlight Indonesia Economic Outlook 2026

Photo by: CNBC Indonesia

Daily Market Performance 🚀

IHSGForeign FlowKurs USD/IDRGold
8.212,3 -0,64%-Rp2,0 triliun16.839 +0,12%4.989 +0,83%
OilCoalCPONickel
67,8 +0,50%119,0 +0,00%4.041 +0,10%17.428 -2,53%

👋 Stockbitor!

Pemerintah mengadakan Indonesia Economic Outlook 2026 pada Jumat (13/2). Berikut beberapa highlight yang kami rangkum:

  • Target Pertumbuhan Ekonomi
    • 1Q26: +5,5–6% YoY, didorong oleh percepatan pengeluaran pemerintah, investasi domestik, dan peningkatan konsumsi rumah tangga di tengah perayaan liburan. Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, memperkirakan bahwa realisasi belanja negara akan mencapai Rp809 T pada 1Q26 (+30,4% YoY).
    • 2026: +5,4–6% YoY.
  • Makan Bergizi Gratis (MBG)
    • Penerima manfaat: 60,2 juta per 12 Februari 2026. Target 82,9 juta penerima manfaat diproyeksikan tercapai pada Mei–Juni 2026.
    • Dapur MBG (SPPG): Jumlah SPPG mencapai ~23 ribu per 12 Februari 2026. Sementara itu, ~14 ribu SPPG sedang dalam proses pengajuan. Setiap SPPG menyerap ~50 pekerja, sehingga total jumlah pekerja dari ~30 ribu SPPG berpotensi mencapai ~1,5 juta.
  • Koperasi Desa Merah Putih dan Desa Nelayan
    • Target ~30 ribu Koperasi Desa Merah Putih pada 2026. Total target adalah ~80 ribu Koperasi Desa Merah Putih.
    • Koperasi Desa Merah Putih akan menjadi offtaker hasil pertanian dan peternakan sekaligus menjadi supplier SPPG, sehingga memotong rantai pasok menjadi lebih efisien.
    • Target ~1.000 desa nelayan pada 2026 dan ~5.000 desa nelayan hingga 2029.
  • Investasi
    • Target kenaikan realisasi investasi +15,7% CAGR selama 2025–2029, didorong oleh investasi terkait hilirisasi.
    • Proyek investasi besar Danantara pada 2026 mencakup: 1) proyek 'Wamena' di bidang waste–to–energy senilai Rp84 T melalui pembangunan fasilitas waste–to–energy di 33 kota; dan 2) proyek 'Johor' di bidang agrikultur senilai Rp84 T, bekerja sama dengan Australia.
  • Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)
    • Fokus menaikkan lifting migas dengan 3 inisiatif yakni: 1) menerapkan teknologi untuk reaktivasi sumur–sumur tua; 2) sumur–sumur yang tidak dikelola K3S ditawarkan ke sektor swasta; dan 3) wilayah kerja yang sudah selesai eksplorasi tapi tidak kunjung jalan akan diultimatum dengan ancaman pencabutan konsesi.
    • Inisiatif pengurangan impor, seperti mengurangi impor LPG dengan hilirisasi batu bara menjadi DME. Selain itu, mengurangi impor bensin dengan blending ethanol 20% pada 2028.
    • Melanjutkan hilirisasi dengan mengkaji larangan ekspor mentah komoditas–komoditas lain, salah satunya timah.

Key Takeaway

Program–program dan sejumlah target yang dipaparkan relatif sejalan dengan yang telah diumumkan sebelumnya oleh pemerintah. Kami menilai eksekusi program–program tersebut menjadi kunci untuk merealisasikan percepatan pertumbuhan ekonomi yang ditargetkan.

📶 EXCL Catat Rugi Bersih Rp4,4 T selama 2025

  • $EXCL: XLSmart Telecom Sejahtera mencatatkan rugi bersih sebesar Rp1,8 T pada 4Q25 (vs. 3Q25: rugi bersih Rp1,3 T, 4Q24: laba bersih Rp503 M). Hasil ini membuat rugi bersih selama 2025 menjadi Rp4,4 T (vs. 2024: laba bersih Rp1,8 T), dibandingkan estimasi 2025F konsensus yang memperkirakan rugi bersih ~Rp3,9 T. Meningkatnya kerugian secara kuartalan pada 4Q25 utamanya disebabkan oleh kenaikan biaya integrasi (+146% QoQ) dan beban percepatan depresiasi (+6% QoQ) pasca–merger. Pendapatan pada 4Q25 sendiri masih tumbuh menjadi ~Rp11,9 T (+32% YoY, +4% QoQ), didorong oleh lonjakan ARPU ke level Rp44,8 ribu (+8,7% YoY, +15,2% QoQ), yang mencerminkan normalisasi persaingan harga di industri. Di sisi lain, jumlah pelanggan menurun ke level 73 juta pada 4Q25 (+24,1% YoY, -8,3% QoQ), seiring strategi perseroan yang fokus pada segmen pelanggan berkualitas tinggi. Kenaikan pendapatan pada 4Q25 membuat realisasi pendapatan selama 2025 mencapai Rp42,4 T (+23% YoY), sejalan dengan estimasi 2025F konsensus. Untuk 2026, EXCL menargetkan pertumbuhan pendapatan yang sejalan dengan industri dan pertumbuhan EBITDA sebesar 2x pertumbuhan pendapatan.
  • $ASII: Astra International mencatat wholesales mobil sebesar 34.867 unit pada Januari 2026 (+1% YoY, -15% MoM). Kenaikan secara tahunan pada Januari 2026 ditopang oleh Daihatsu yang membukukan wholesales sebanyak 12.513 unit (+25% YoY, +5% MoM), sementara wholesales Toyota+Lexus turun -9% YoY dan -24% MoM menjadi 20.127 unit. Market share ASII pada Januari 2026 berada di level 52,5% (vs. Januari 2025: 55,6%, Desember 2025: 43,5%).
  • $SCMA: Pengendali saham Surya Citra Media, Elang Mahkota Teknologi ($EMTK), membeli ~2,7 miliar saham SCMA dengan harga rata–rata Rp281/lembar atau senilai total ~Rp752,7 M pada 10–11 Februari 2026. Setelah transaksi ini, porsi kepemilikan langsung EMTK di SCMA naik dari 70,39% menjadi 74,02%.
  • $BUKA: Pengendali saham Bukalapak sekaligus anak usaha Elang Mahkota Teknologi ($EMTK), PT Kreatif Media Karya, membeli ~6,7 miliar saham BUKA dengan harga rata–rata Rp139/lembar atau senilai total ~Rp931,8 M pada 10–11 Februari 2026. Setelah transaksi ini, porsi kepemilikan langsung PT Kreatif Media Karya di BUKA naik dari 34,05% menjadi 40,55%.
  • $MSIN: Bloomberg melaporkan bahwa MNC Digital Entertainment sedang mempertimbangkan untuk melantai di bursa Hong Kong. Narasumber Bloomberg mengatakan bahwa pembahasan terkait rencana tersebut masih berlangsung, termasuk mengenai nilai dan waktunya. MSIN belum mengomentari kabar ini.
  • $KIJA: Kawasan Industri Jababeka melalui anak usahanya, PT Likuid Nusantara Gas, resmi mengoperasikan pabrik mini liquefied natural gas (LNG) bernilai US$16,9 juta di kawasan Pasuruan Industrial Estate Rembang, Jawa Timur. Pabrik yang berdiri di atas lahan ~1 hektare ini beroperasi sebagai pusat pengolahan dan distribusi LNG dengan kapasitas produksi 2,5 MMSCFD per hari, dengan potensi ekspansi kapasitas hingga 4 MMSCFD per hari pada 2H27.
  • $PGEO: Pertamina Geothermal Energy menargetkan produksi listrik sebesar 5.255 GWh selama 2026 (+3,14% YoY). Berdasarkan segmen, volume penjualan uap diperkirakan mencapai 2.356 GWh (-1,1% YoY), sementara volume penjualan listrik diperkirakan mencapai 2.899 GWh (+6,8% YoY). Untuk mendukung rencana tersebut, PGEO mengalokasikan capex sebesar US$209,3 juta pada 2026 (vs. realisasi capex 2025: US$105,5 juta).
  • $IRSX: Pengendali Folago Global Nusantara, PT Matra Tri Abadi, membeli ~113,2 juta saham IRSX dengan harga rata–rata Rp570/lembar atau senilai total ~Rp64,5 M pada 12 Februari 2026. Setelah transaksi ini, porsi kepemilikan langsung PT Matra Tri Abadi di IRSX naik dari 56,98% menjadi 58,8%.
  • $LEAD: Logindo Samudramakmur mengumumkan bahwa permohonan perseroan untuk melaksanakan opsi perpanjangan jangka waktu (extension option) atas fasilitas pinjaman A dan B1 senilai total ~US$16,5 juta telah diterima oleh para pemberi pinjaman (lenders). Perpanjangan fasilitas pinjaman ini berlaku untuk jangka waktu selama 1 tahun sejak 24 April 2026 sampai dengan 24 April 2027.
  • $GRPM: Graha Prima Mentari mengumumkan bahwa pengendali perseroan, Prima Multi Usaha Indonesia ($PMUI), dan direktur utama perseroan, Agus Susanto, telah menandatangani non–binding agreement untuk menjual 80% saham GPRM kepada PT Tunas Binatama Lestari, perusahaan di bidang perdagangan dan pertambangan batu bara sekaligus bagian dari Rimau Group. Nilai transaksi belum diumumkan karena rencana transaksi ini masih dalam tahap negosiasi lebih lanjut. Dalam keterbukaan informasi terpisah, Agus Susanto menjual ~8,5 juta saham GRPM dengan harga rata–rata Rp450/lembar pada 11 Februari 2026, sehingga porsi kepemilikannya di GRPM turun dari 9,88% menjadi 9,33%.

Top Gainer 🔥

$DEWA$ENRG$BUMI$RATU
+9,73%+9,64%+8,15%+4,28%

Top Loser 🤕

$SMGR$EXCL$SMIL$PGAS
-5,94%-5,32%-4,23%-4,05%

 🔥 Hal lain yang lagi hot yang perlu kamu ketahui…

  • Bloomberg melaporkan bahwa pemerintah Rusia telah menyusun proposal kerja sama ekonomi dengan pemerintahan AS, yang mencakup kemungkinan kembalinya Rusia ke sistem penyelesaian transaksi menggunakan dolar AS. Dokumen internal yang di–review oleh Bloomberg menyebutkan terdapat 7 area potensi kerja sama antara Rusia–AS, termasuk investasi bersama di sektor minyak, gas alam, bahan baku strategis, hingga kerja sama energi nuklir. Rencana tersebut dinilai dapat menandai perubahan signifikan dari kebijakan ekonomi Presiden Vladimir Putin, yang sebelumnya berupaya mengurangi ketergantungan terhadap dolar AS dan mempererat hubungan dengan China.
  • Harga minyak Brent turun -2,71% ke level US$67,52/barrel pada penutupan perdagangan hari Kamis (12/2), seiring meredanya kekhawatiran terkait gangguan pasokan di tengah proses negosiasi AS–Iran yang dapat berlangsung hingga satu bulan. Presiden AS, Donald Trump, mengatakan bahwa AS berupaya mencapai kesepakatan diplomatik guna membatasi ambisi nuklir Iran. Sementara itu, International Energy Agency (IEA) memperkirakan surplus pasokan lebih dari 3,7 juta barrel per hari selama 2026 — yang akan menjadi rekor tertinggi secara rata–rata tahunan — dan persediaan global mengalami peningkatan pada 2025 dengan laju tercepat sejak pandemi 2020.
  • Produsen minyak dan gas terbesar di Jepang, Inpex (TYO: 1605), memperkirakan permintaan global untuk liquefied natural gas (LNG) akan tumbuh +75% dari level saat ini di 400 juta ton per tahun menjadi ~700 juta ton per tahun pada 2035, yang berpotensi mengakibatkan kekurangan pasokan di wilayah pesisir Pasifik, termasuk Asia. Inpex memperkirakan kekurangan pasokan tahunan di wilayah pesisir Pasifik sebesar 231 juta ton pada 2035, sementara wilayah pesisir Atlantik dan pesisir Samudra Hindia diperkirakan akan mengalami kelebihan pasokan masing–masing sebesar 137 juta ton dan 56 juta ton.
  • Presiden Philippine Nickel Industry Association, Dante Bravo, mengatakan bahwa ekspor bijih nikel dari Filipina ke Indonesia dapat berlipat ganda dari level 15 juta ton pada 2025 menjadi 30 juta ton pada 2026 seiring pemangkasan kuota produksi nikel di Indonesia. Filipina sendiri merupakan negara produsen bijih nikel terbesar kedua di dunia setelah Indonesia, dengan produksi ~65 juta ton per tahun.
  • Pemegang saham IMC Pelita Logistik ($PSSI), Kendilo Pte. Ltd., membeli ~65,7 juta saham PSSI dari PT Bio Permai dengan harga rata–rata Rp352/lembar atau senilai total ~Rp23,1 M pada 10 Februari 2026. Setelah transaksi ini, porsi kepemilikan langsung Kendilo Pte. Ltd. di PSSI naik dari 26,91% menjadi 28,12% sementara kepemilikan PT Bio Permai turun dari 7,35% menjadi 6,14%.

🌟 Pengaruh Ego Pada Trading dan "Aliran Overthinking Nusantara"

"Masalahnya Bukan Di TP, Tapi di ego. Abis TP terus harga terbang? Itu bukan salah plan. Itu ego ente lagi kelaparan." — stocksahamharian

Kutipan menarik dari komunitas Stockbit minggu ini

Saat saham kita sedang naik, pasti kita akan mempertimbangkan waktu yang pas untuk take profit alias TP. Mungkin secara rasional, kita sudan set rate yang baik. Namun, saat kita jual, sahamnya bisa naik drastis yang menumbuhkan rasa menyesal tidak hold lebih lama. Fenomena ini sering terjadi oleh karena ego dan emosi kita masing-masing, dan Stockbitor stocksahamharian mengingatkan kita bahwa market selalu bersifat netral; dan rasa ributnya ada di kepala kita masing-masing. Ingin mengetahui bagaimana sebaiknya menanggapi strategi TP dengan lebih rasional? Simak di tulisan berikut ini!

Sekilas tentang stocksahamharian

User stocksahamharian sudah aktif di Stream sejak 2025 dan telah menarik followers yang cukup banyak dengan rutin posting setiap dari di Stream. Stylenya menuju ke scalping cepat dengan fokus pada analisa teknikal untuk mencari saham underrated dengan potensi returns yang tinggi. Selain sharing hasil data tradenya, posting beliau di Stream seringkali mencakupi tips scalping dan saran bagi trader.

Copyright 2026 Stockbit, all rights reserved. Anda menerima email ini karena terdaftar sebagai akun aktif di Stockbit dan/atau telah mendaftar melalui website Stockbit/Stockbit Snips.

Disclaimer:

Email ini dikirim oleh PT Stockbit Sekuritas Digital ("Stockbit"), perusahaan efek yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Semua konten dalam email ini dibuat untuk tujuan informasional dan bukan merupakan rekomendasi untuk membeli/menjual saham tertentu. Always do your own research.

Selanjutnya, semua keputusan investasi nasabah mengandung risiko dan adanya kemungkinan kerugian atas investasi tersebut. Seluruh risiko investasi bukan merupakan tanggung jawab Stockbit melainkan menjadi tanggung jawab masing-masing nasabah.

Domain resmi Stockbit adalah https://stockbit.com/ dan semua informasi yang dikirimkan oleh kami akan menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit dan/atau alamat email yang diakhiri "@Stockbit.com". Semua pemberian Informasi Rahasia kepada pihak–pihak yang mengatasnamakan Stockbit namun tidak berasal dari atau tidak menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit merupakan tanggung jawab pribadi pihak pemilik Informasi Rahasia dan kami tidak bertanggung jawab atas setiap penyalahgunaan Informasi Rahasia yang dilakukan oleh pihak–pihak yang mengatasnamakan Stockbit yang tidak berasal dari atau tidak menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit.
Want to change how you receive these emails?
Unsubscribe here

0 komentar:

Posting Komentar

Terima kasih atas komentar anda

 
Copyright © Faceblog Blogger Theme by BloggerThemes & newwpthemes Sponsored by Internet Entrepreneur