⛽ Harga Pertamax Naik +32%, Rupiah Menguat terhadap Dolar AS ke Bawah 18.000
Daily Market Performance 🚀
IHSG |
Foreign Flow |
Kurs USD/IDR |
Gold |
| 5.902,4 +2,71% | -Rp3,1 triliun | 17.953 -0,59% | 4.190 -2,25% |
Oil |
Coal |
CPO |
Nickel |
| 91,1 -0,35% | 146,3-0,48% | 4.538 +0,22% | 18.064 -1,51% |
👋 Stockbitor!
Pertamina mengumumkan kenaikan harga jual Pertamax dari Rp12.300/liter menjadi Rp16.250/liter dan Pertamax Green dari Rp12.900/liter menjadi Rp17.000/liter per Rabu (10/6). Sebagai konteks, meski harga minyak dunia sudah naik sejak awal Maret 2026 akibat perang Iran, harga kedua produk tersebut selama ini ditahan di kisaran Rp12–13 ribu/liter untuk menjaga daya beli.
Sementara itu, harga jual Pertalite, Solar, serta produk BBM non–subsidi lain — yakni, Pertamax Turbo, Pertamina Dex dan Dexlite — tidak dinaikkan.
Pada Mei 2026, Sekretaris Perusahaan Pertamina, Roberth MV Dumatubun, mengatakan bahwa selisih harga antara harga keekonomian dengan harga jual Pertamax ditanggung oleh Pertamina terlebih dahulu, sebelum nantinya pemerintah akan membayarkan kompensasi energi dengan besaran yang akan didiskusikan lebih lanjut.
Key Takeaway
Menurut pemahaman kami, secara regulasi, Pertamax merupakan BBM non–subsidi dan bukan BBM penugasan — meski harganya dikontrol oleh pemerintah — sehingga tidak termasuk skema subsidi maupun kompensasi dalam APBN. Oleh karena itu, berdasarkan regulasi, kenaikan harga Pertamax tidak secara langsung mengurangi beban APBN (memperbaiki kondisi fiskal). Namun, jika mengacu ke pernyataan Roberth, kenaikan harga jual Pertamax akan mengurangi potensi beban APBN. Kami menilai bahwa meski masih terdapat ketidakjelasan apakah kenaikan harga jual Pertamax memiliki hubungan langsung atau tidak terhadap APBN, kenaikan harga jual Pertamax ini tetap memberikan sinyal kedisiplinan terkait harga energi. Menyusul dinamika ini, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada Rabu (10/6) kembali menguat sekitar +0,6% ke level ~17.953. Penguatan nilai tukar rupiah pun kembali memberikan sentimen positif bagi IHSG sehingga menguat +2,71%, meski mencatatkan net foreign outflow Rp3,1 T.
⛏️ FORU Berencana Rights Issue Rp27,7 T, Pengendali Inbreng Aset Batu Bara Kokas
- $FORU: Fortune Indonesia berencana menggelar rights issue hingga ~219,5 miliar saham baru dengan harga pelaksanaan Rp126/lembar, rasio 100 saham lama akan mendapatkan 47.177 rights, dan efek dilusi hingga 99,79%. Potensi perolehan dana dari aksi korporasi ini mencapai ~Rp27,7 T. IMR Asia Holding Pte. Ltd. selaku pengendali FORU dengan kepemilikan 76,81% akan melaksanakan haknya melalui inbreng berupa 49% saham PT Borneo Prima senilai ~Rp21,2 T, sementara sisa porsi publik sebesar ~Rp6,4 T akan disetor secara tunai dan ditujukan untuk pinjaman modal kerja kepada PT Borneo Prima. PT Borneo Prima merupakan perusahaan tambang batu bara kokas di Kalimantan Tengah. Transaksi inbreng ini sekaligus akan mengubah kegiatan usaha utama FORU menjadi perusahaan holding. Rencana–rencana ini akan dibahas dalam RUPSLB pada 16 Juli 2026.
- $ANTM: Pemegang saham Aneka Tambang pada Rabu (10/6) menyetujui rencana pembagian dividen tahun buku 2025 sebesar ~Rp5 T atau setara 70% dividend payout ratio (vs. 2024: 100%). Jumlah tersebut mengindikasikan dividen ~Rp210/saham dan dividend yield ~7,6% per Rabu (10/6). Cum date dan tanggal pembayaran belum diumumkan.
- $ESSA: ESSA Industries Indonesia mengumumkan bahwa fasilitas Banggai Ammonia Plant yang dioperasikan oleh anak usaha perseroan, PT Panca Amara Utama, telah merampungkan pemeliharaan terjadwal (scheduled maintenance) pada 8 Juni 2026, di mana pabrik tersebut kini telah kembali beroperasi secara penuh. Sebelumnya, maintenance pabrik tersebut dimulai pada 6 Mei 2026. Berdasarkan diskusi kami dengan manajemen ESSA pada acara Closed Door Meeting, kami mengestimasikan produksi amonia ESSA pada 2Q26 turun ke kisaran 110–130 ribu ton (turun 33–44% QoQ atau turun 28–39% YoY) akibat maintenance terjadwal tersebut, sementara kinerja penjualan kemungkinan akan dibantu oleh inventory amonia sebesar ~38 ribu ton yang belum sempat dikirim per akhir 1Q26 dan kenaikan harga acuan Asia Tenggara di kisaran ~US$750/MT (+71% QoQ, +161% YoY).
- $MIDI: Midi Utama Indonesia mencatatkan same store sales growth (SSSG) sebesar +1,12% YoY pada April 2026 (vs. April 2025: -14,77% YoY). Momentum positif berlanjut pada Mei 2026 dengan SSSG tumbuh +7,15% YoY. Manajemen MIDI optimistis SSSG selama 2026 dapat mencapai target di level mid–single digit.
- $SIMP: Bloomberg melaporkan bahwa Kejaksaan Agung telah menginterogasi para bankir di Bank Maybank Indonesia ($BNII), sebagai bagian dari penyelidikan terhadap dugaan manipulasi nilai aliran ekspor yang melibatkan Salim Ivomas Pratama. Narasumber Bloomberg menyebut bahwa Kejaksaan Agung tengah menyelidiki apakah SIMP sengaja membuat faktur di bawah harga pasar untuk menyembunyikan keuntungan dan mengurangi beban pajak. Kejaksaan Agung juga disebut sedang mencari informasi tentang fasilitas perbankan yang diberikan kepada SIMP dan sifat pengaturan pembiayaannya, sementara narasumber Bloomberg mengatakan bahwa BNII hanya menyediakan fasilitas kredit bergulir yang ditujukan untuk kebutuhan modal kerja dan bukan secara khusus untuk mendanai ekspor. BNII mengatakan kepada Bloomberg bahwa perseroan tetap berkomitmen untuk mempertahankan standar tata kelola dan kepatuhan tertinggi, serta akan bekerja sama dengan otoritas terkait sesuai dengan hukum dan peraturan yang berlaku. Hingga saat ini, belum ada bukti pelanggaran yang ditetapkan. Baik BNII maupun SIMP belum dituduh melakukan kesalahan. Kejaksaan Agung menolak mengomentari kabar ini, sementara SIMP belum memberikan komentar.
- $TSPC: Tempo Scan Pacific akan membagikan dividen final tahun buku 2025 senilai Rp50/saham, mengindikasikan yield dividen final ~2,1% per Rabu (10/6). Cum dividen final di pasar reguler dan negosiasi pada 15 Juni 2026, sementara pembayaran pada 9 Juli 2026. Sebelumnya, TSPC telah membagikan dividen interim Rp100/saham pada November 2025, sehingga total dividend payout ratio tahun buku 2025 mencapai ~48% (vs. 2024: ~39%).
- $DSNG: Dharma Satya Nusantara akan membagikan dividen tahun buku 2025 sebesar ~Rp498 M atau Rp47/saham. Jumlah ini setara 27% dividend payout ratio (vs. 2024: 22%) dan mengindikasikan dividend yield ~4,2% per Rabu (10/6). Cum dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 18 Juni 2026, sementara pembayaran pada 8 Juli 2026.
- $MTDL: Pemegang saham Metrodata Electronics dalam RUPST pada Selasa (9/6) menyetujui rencana pembagian dividen tahun buku 2025 sebesar ~Rp331,5 M atau Rp27/saham. Jumlah ini setara 40,7% dividend payout ratio (vs. 2024: 39,8%) dan mengindikasikan dividend yield ~5,2% per Rabu (10/6). Cum date dan tanggal pembayaran belum diumumkan.
- $VISI: Satu Visi Putra mengumumkan bahwa PT Harmoni Semesta Investama — perusahaan yang dimiliki oleh Nagita Slavina sebesar 51% dan Raffi Ahmad sebesar 49% — telah mengakuisisi 61,85% saham VISI dengan harga pembelian Rp94/saham atau senilai total ~Rp178,7 M. Rencana transaksi ini sebelumnya telah diumumkan sejak Februari 2026. PT Harmoni Semesta Investama akan menjadi pengendali baru VISI dan akan melaksanakan penawaran tender wajib.
- $PGUN: Kontan melaporkan bahwa Pradiksi Gunatama mengincar laba bersih selama 2026 di level Rp299 M, mengimplikasikan kenaikan sekitar +88% YoY. Dalam public expose pada Selasa (9/6), Direktur PGUN, Tamlikho, mengatakan bahwa pihaknya akan melepas 4,88% saham yang dimiliki oleh pendiri dan/atau afiliasi untuk memenuhi minimum free float 12,5% per 31 Maret 2027, di mana free float perseroan saat ini masih sekitar 7,62% per 31 Maret 2026. Tamlikho juga menyebut bahwa PGUN saat ini tengah mengevaluasi beberapa alternatif untuk meningkatkan free float, termasuk divestasi bertahap di pasar reguler, private placement kepada investor strategis non–afiliasi, secondary offering/accelerated bookbuilding, serta program peningkatan basis investor publik.
🔎 Insider Transactions
Top Gainer 🔥
$SGER |
$DSSA |
$BULL |
$WIRG |
| +20,69% | +17,04% | +13,73% | +11,54% |
Top Loser 🤕
$TPIA |
$CUAN |
$KPIG |
$ANTM |
| -7,42% | -5,81% | -5,62% | -4,51% |
🔥 Hal lain yang lagi hot yang perlu kamu ketahui…
- Bloomberg melaporkan bahwa Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, mengisyaratkan pihaknya akan mengizinkan kenaikan yield obligasi dan membuka kemungkinan untuk kembali menaikkan suku bunga di masa mendatang, yang ditujukan untuk menarik inflow ke Indonesia. Pernyataan Perry tersebut disampaikan dalam sebuah diskusi virtual pada Selasa (9/6) malam kepada investor Eropa dan AS, beberapa jam setelah Bank Indonesia menaikkan suku bunga secara tiba–tiba sebesar 25 bps ke 5,5% — yang menandai kenaikan BI Rate sebesar 75 bps dalam 3 pekan terakhir. Narasumber Bloomberg yang mengikuti pemaparan tersebut mengatakan bahwa pesan utama dari Perry adalah bahwa regulator Indonesia akan membiarkan yield obligasi naik sebagai cara untuk menstabilkan nilai tukar rupiah, meski hal tersebut berarti akan meningkatkan beban pembiayaan yang lebih tinggi bagi pemerintah. Narasumber Bloomberg juga mengatakan bahwa Bank Indonesia akan menahan diri untuk tidak membeli obligasi pemerintah dengan tenor 10 tahun atau lebih, membuka kembali fasilitas repo untuk menyerap likuiditas di bank, dan mengurangi biaya lindung nilai (hedging) bagi investor asing. Ke depan, konsensus Bloomberg mengekspektasikan Bank Indonesia untuk kembali menaikkan suku bunga BI Rate sebesar 25 bps dalam pengumuman Rapat Dewan Gubernur pada 18 Juni 2026.
- Anggota Dewan Ekonomi Nasional, Chatib Basri, dan Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, masing–masing membantah spekulasi yang menyebut nama mereka masuk sebagai calon pengganti Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa. Pernyataan keduanya muncul setelah Budi dan Chatib dipanggil oleh Presiden Prabowo Subianto ke Istana pada Selasa (9/6). Chatib menjelaskan bahwa dirinya dipanggil oleh Presiden Prabowo untuk membahas perekonomian, sementara Budi mengatakan bahwa dirinya dipanggil oleh Presiden Prabowo untuk menyampaikan laporan perkembangan program–program quick wins di bidang kesehatan.
- Gaikindo mencatat bahwa wholesales mobil nasional pada Mei 2026 mencapai 69.219 unit (+14% YoY, -14,3% MoM). Hasil ini membuat wholesales mobil nasional selama 5M26 mencapai 359.015 unit (+12,8% YoY), setara 42,2% target 2026 dari Gaikindo (vs. 5M25: 39,6% realisasi 2025).
- Bank Indonesia mencatat bahwa indeks keyakinan konsumen Indonesia melandai secara bulanan ke level 120,9 pada Mei 2026 (vs. April 2026: 123, Mei 2025: 117,5). Hasil ini didorong oleh penurunan secara bulanan di hampir seluruh sub–indeks, kecuali indeks ekspektasi ketersediaan lapangan kerja dan indeks ekspektasi kegiatan usaha yang masih naik tipis masing–masing 0,4 point secara bulanan.
- Pemerintah resmi menetapkan 3 proyek fasilitas waste–to–energy yang diinisiasi Danantara di Bekasi, Bogor Raya, dan Denpasar Raya sebagai proyek strategis nasional (PSN). Sebelumnya, Solusi Environment Asia ($SOFA) melalui anak usahanya telah mengakuisisi 10% kepemilikan di dalam 2 perusahaan konsorsium yang dipimpin Zhejiang Weiming Environment Protection Co. Ltd. untuk wilayah Denpasar Raya dan Bogor Raya.
- Kementerian Koordinator Bidang Pangan pada Selasa (9/6) mengumumkan bantuan sosial berupa distribusi beras 10 kg untuk ~33,2 juta penerima manfaat selama 3 bulan mulai Juli 2026. Pemerintah juga akan mensubsidi kedelai impor sebesar Rp2.000/kg dengan total 250.000 ton, yang ditujukan untuk menurunkan biaya bagi produsen tempe dan tahu.
- Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, mengatakan pada Rabu (10/6) bahwa puncak musim kemarau diperkirakan terjadi di sebagian besar wilayah Indonesia pada periode Agustus–September 2026, dengan lebih banyak daerah telah memasuki periode kering pada bulan ini. BMKG memperkirakan El Niño kemungkinan akan segera berkembang dan berlanjut hingga awal 2027, dengan intensitas sedang hingga kuat. Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, menambahkan bahwa kondisi lebih kering dari biasanya dan musim kemarau yang lebih panjang diperkirakan terjadi di separuh wilayah Indonesia, termasuk sebagian Sumatra, Jawa, Kalimantan, Bali, dan Sulawesi. BMKG pun mengimbau petani untuk menyesuaikan jadwal tanam dan memilih varietas yang tahan kekeringan dengan siklus pertumbuhan yang lebih pendek.
😶🌫️ Floating Loss Bukan Berarti Uang Hilang
“Secara psikologis, rasa sakit akibat kehilangan Rp1 juta itu dua kali lipat lebih kuat daripada rasa bahagia saat mendapatkan Rp1 juta.” — dewanggapalguna
Kutipan menarik dari komunitas Stockbit minggu ini
Ketika pasar saham mengalami koreksi dan nilai portofolio menurun, banyak investor langsung merasa telah kehilangan uang, padahal belum tentu demikian. Dalam tulisannya, Stockbitor Dewanggapalguna menjelaskan perbedaan antara unrealized loss (floating loss) dan realized loss. Penurunan harga saham yang belum dijual hanya mencerminkan perubahan nilai pasar sementara, sedangkan kerugian baru benar-benar terealisasi ketika investor memutuskan menjual saham tersebut pada harga yang lebih rendah. Karena itu, yang terpenting saat menghadapi kondisi pasar yang lesu adalah mengevaluasi apakah fundamental perusahaan masih tetap kuat atau tidak. Selain itu, penulis juga menyoroti bahwa kepanikan sering muncul akibat kecenderungan psikologis manusia yang lebih sensitif terhadap kerugian dibanding keuntungan. Oleh karena itu, menjaga ketenangan dan berfokus pada kualitas bisnis yang dimiliki sering kali lebih penting daripada bereaksi berlebihan terhadap fluktuasi harga jangka pendek. Baca selengkapnya di sini!
Disclaimer:
Email ini dikirim oleh PT Stockbit Karya Indonesia (“Stockbit”), perusahaan media ekonomi dan keuangan yang menghadirkan berita, analisis, dan insight tentang dunia bisnis, investasi, dan kebijakan ekonomi, khususnya yang terkait Pasar Modal.
Semua konten dalam email ini dibuat untuk tujuan informasional dan bukan merupakan rekomendasi untuk membeli/menjual saham tertentu. Always do your own research.
Selanjutnya, semua keputusan investasi nasabah mengandung risiko dan adanya kemungkinan kerugian atas investasi tersebut. Seluruh risiko investasi bukan merupakan tanggung jawab Stockbit melainkan menjadi tanggung jawab masing-masing nasabah.
Domain resmi Stockbit adalah https://stockbit.com/ dan semua informasi yang dikirimkan oleh kami akan menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit dan/atau alamat email yang diakhiri “@Stockbit.com”. Semua pemberian Informasi Rahasia kepada pihak–pihak yang mengatasnamakan Stockbit namun tidak berasal dari atau tidak menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit merupakan tanggung jawab pribadi pihak pemilik Informasi Rahasia dan kami tidak bertanggung jawab atas setiap penyalahgunaan Informasi Rahasia yang dilakukan oleh pihak–pihak yang mengatasnamakan Stockbit yang tidak berasal dari atau tidak menggunakan platform resmi aplikasi Stockbit.
Unsubscribe here
IHSG
Foreign Flow
Kurs USD/IDR
Gold
Oil
Coal
CPO
Nickel
$SGER
$DSSA
$BULL
$WIRG
$TPIA
$CUAN
$KPIG
$ANTM
0 komentar:
Posting Komentar
Terima kasih atas komentar anda